Konser Cinta NKRI di Alun-Alun Jember Hadirkan Hiburan Rakyat Gratis, Dongkrak Ekonomi UMKM, dan Galang Kepedulian Sosial

JEMBER, 21 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember sukses menggelar Konser Cinta NKRI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Alun-alun Jember pada Rabu (19/8/2026) malam. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan publik “Sapa Suara Kemerdekaan 2026” dan Malam Apresiasi Pelanggan ini dihadiri sekitar 22 ribu penonton dari berbagai lapisan masyarakat, baik warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

Selain memberikan hiburan secara gratis, agenda berskala besar ini dirancang untuk memberikan dampak positif multidimensional. Perhelatan tersebut terbukti efektif mendorong perputaran ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memperkuat citra daerah (city branding), mempromosikan seni budaya lokal, hingga menjadi sarana aksi kepedulian sosial kemanusiaan.

Pesta Rakyat dan Ruang Promosi Budaya Daerah

Suasana Alun-alun Jember dipadati masyarakat sejak sore hingga malam hari. Antusiasme penonton memuncak saat deretan pengisi acara tampil di panggung utama, di antaranya Ndarboy Genk, K2 Reggae, Bina Nada featuring Keenan Idol dan Antania, serta Feli. Panggung hiburan ini juga dimanfaatkan untuk memamerkan karya dan kreativitas khas daerah melalui penampilan Jember Fashion Carnaval (JFC).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, hadir secara langsung di tengah kerumunan penonton untuk menyapa dan berinteraksi bersama warga. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Jember ini mempertegas fungsi hiburan rakyat sebagai ruang temu dan jembatan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Masyarakat menyambut positif inisiatif tersebut. Fator Rohman, salah seorang warga Jember, mengungkapkan kegembiraannya dapat menikmati musik berkualitas tanpa dipungut biaya. Hal serupa dirasakan oleh Rara, pengunjung asal Kabupaten Bondowoso yang sengaja datang bersama keluarga untuk menyaksikan kemeriahan konser, membuktikan tingginya daya tarik agenda publik Jember bagi masyarakat lintas kabupaten.

Sekretaris Kecamatan Kaliwates, Sujirman, turut mengapresiasi suksesnya gelaran ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memupuk rasa cinta tanah air di tengah momentum bulan kemerdekaan.

Gerakkan Sektor UMKM dan Strategi City Branding

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan berskala besar di Kabupaten Jember diarahkan untuk menciptakan multiplier effect (dampak berganda) bagi masyarakat luas, sejalan dengan visi pembangunan daerah.

“Kita ingin setiap event di Jember memberikan multi efek. Masyarakat bisa menikmati hiburan gratis, UMKM mendapatkan keuntungan, wisatawan dari luar daerah datang, dan pada akhirnya perputaran ekonomi di Jember semakin meningkat. Ini bagian dari ikhtiar kita membangun Jember Baru, Jember Maju,” tutur Bupati Muhammad Fawait.

Aktivitas ekonomi terlihat meningkat di sekitar lokasi konser. Para pelaku usaha menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner hingga kriya, baik melalui stan resmi maupun penjualan keliling. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., menyatakan bahwa acara publik seperti ini mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung sehingga efektif mendongkrak omzet penjualan harian mereka.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa kemasan acara publik yang menarik merupakan bagian dari strategi penguatan branding city. Kehadiran pengunjung turut menggerakkan sektor kuliner, transportasi, dan jasa di Jember. Bobby juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran internal, termasuk Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Feby A. Ginting atas penguatan promosi, serta sinergi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan acara.

Wadah Solidaritas Sosial dan Respons Cepat Kebersihan

Selain aspek hiburan dan ekonomi, Konser Cinta NKRI difungsikan sebagai wadah kepedulian sosial. Palang Merah Indonesia (PMI) memanfaatkan konsentrasi massa di alun-alun untuk melaksanakan aksi penggalangan dana guna membantu para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kelancaran acara tersebut diimbangi dengan kesigapan penanganan kebersihan lingkungan pascakonser. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember melalui Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) langsung menerjunkan 23 personel kebersihan yang terbagi ke dalam tiga kelompok kerja. Didukung satu armada truk sampah, para petugas menyisir dan membersihkan area Alun-alun Jember tepat setelah acara usai hingga tengah malam. Koordinator Tim Kebersihan Alun-Alun Jember, Miski, menyampaikan bahwa pembersihan cepat dilakukan agar fasilitas publik dapat langsung kembali difungsikan oleh masyarakat dalam kondisi bersih, tertata, dan nyaman keesokan harinya.

Related Articles

Back to top button