Inilah 9 Pesan Bupati Jember Untuk Kader NU

JEMBER, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST. IPU. menjadi pembina upacara peringatan Satu Abad NU yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Minggu 22 Januari 2022.

Apel tersebut diikuti oleh para tokoh NU Jember di antaranya, Rois Syuriah PCNU Jember KH. Muhyiddin Abdus Somad, Wakil Sekretaris PWNU Jatim KH. Najibur Rohman Wahid, KH. A. Muqiet Arif, KH. A. Nasihin, Ketua PCNU Jember Saiful Bahri, KH. Badrus Shodiq, Ketua DPRD Jember H. M. Itqon Syauqi, Prof. KH Abdul Halim Subahar, KH. Abdullah Syamsul Arifin, juga seluruh pengurus Banom, MWC dan Ranting NU se-Cabang Jember.

Bupati Hendy menyampaikan bahwa Nahdatul Ulama adalah organisasi islam kemasyakaratan yang telah berdiri sejak kemerdekaan Indonesia.

“Kiprah serta kontribusi segenap Kader NU bagi NKRI, sudah tidak diragukan lagi dan masih berlangsung hingga masa kini,” ujar Bupati Hendy Siswanto.
Ia menyampaikan pada tahun 2023 ini, NU telah genap berusia 100 tahun atau Satu Abad.

“Dalam usianya yang 100 tahun ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengangkat tema Mendigdyakan NU Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru. Melalui tema ini kita harapkan dapat membangkitkan semangat pembaharuan di tengah-tengah umat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hendy menyampaikan sembilan perintah Kader NU.

Sembilan perintah bagi Kader NU sebagai berikut:

1. Susun database potensi kepengurusan cabang hingga ranting.
2. Konsolidasikan kegiatan keagamaan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah didalam organisasi NU maupun masyarakat.
3. Kunjungi dan datangi para Ulama, Kyai, maupun tokoh Agama.
4. Petakan orang-orang dan simpul gerakan yang berindikasi menyebarkan paham wahabi, radikal islam, paham liberal, dan neo komunis dalam segala bentuk dan manifestasinya.
5. Petakan problem,kelemahan serta ancaman tantangan dan hambatan terhadap NU di semua tingkatan.
6. Gerakkan potensi ekonomi warga NU serta sumber-sumber pendanaan NU.
7. Lakukan observasi dan identifikasi perkembangan jumlah warga NU.
8. Lakukan pendataan dan identifikasi lembaga-lembaga strategis NU mulai dari pesantren, masjid, madrasah,hingga perguruan Islam.
9. Lakukan pengembangan jaringan strategis didalam maupun diluar NU.

Dalam akhir sambutannya, Bupati Hendy mengajak segenap elemen untuk bersatu dan bersama-sama bergerak memantapkan langkah guna berperan aktif di berbagai bidang pembangunan khususnya di Kabupaten Jember.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap warga NU yang selama ini senantiasa berjuang, mengabdikan diri dan membangun kebersamaan dalam pembangunan dan kemaslahatan umat,” pungkasnya. (ipf)

Related Articles

Back to top button