Program Sekolah Rakyat Solusi untuk Atasi Anak Putus Sekolah dan Beri Akses Pendidikan Gratis

Jember, 22 November 2025 – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus menjadi solusi utama Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengatasi permasalahan anak putus sekolah. Melalui serangkaian pembinaan, kunjungan monitoring, dan dukungan fasilitas, pemerintah daerah setempat memastikan anak-anak yang sebelumnya terhenti pendidikannya kembali mendapatkan hak belajar secara gratis, lengkap dengan seragam, buku, hingga makan bergizi, sekaligus mencegah mereka terjerumus ke dalam pengangguran atau risiko perdagangan orang.

Pembinaan Khusus di Kecamatan Ambulu Tekankan Sekolah Rakyat sebagai Solusi

Pada Kamis, 6 November 2025, Pemerintah Kecamatan Ambulu menggelar kegiatan pembinaan bagi anak putus sekolah dan pengangguran di Aula Kecamatan Ambulu. Kegiatan ini diikuti tujuh perwakilan dari setiap desa, didampingi kepala dusun setempat.

Dalam sambutannya, Sunarsi Khoris, S.Ag, M.Si., menegaskan bahwa “Jember memiliki solusi yang luar biasa untuk mengatasi anak-anak yang putus sekolah, yaitu Sekolah Rakyat”. Beliau menjelaskan bahwa program ini menyediakan pendidikan gratis dengan seluruh biaya ditanggung negara, termasuk seragam dan makan bergizi.

Plt. Camat Ambulu, Hanifah, S.PT., M.Si., menambahkan motivasi dengan pernyataan tegas, “Putus sekolah bukan berarti putus masa depan”. Sementara itu, KASPAR, S.Psi., M.P.H., dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Jember, memaparkan manfaat Sekolah Rakyat sekaligus memberikan peringatan keras terkait bahaya perdagangan orang, khususnya bagi pencari kerja yang berencana ke Kamboja.

Kunjungan Lurah Kranjingan Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Terpenuhi Haknya

Di Kelurahan Kranjingan, Lurah Ica Ghea Hernawati, S.STP., M.Si., melakukan dua kali kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember yang berlokasi di Jalan dr. Soebandi Nomor 29, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, pada 16 dan 20 November 2025.

Dari empat anak asal Kranjingan yang tercatat bersekolah di sana, lurah berhasil bertemu langsung dengan Aisyah dan Muhammad Rizki Ibrahim. Kedua siswa tersebut menyampaikan rasa nyaman dan senang mengikuti pembelajaran serta fasilitas yang mendukung ibadah dan kegiatan belajar.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, kami berharap anak-anak yang sebelumnya kesulitan memperoleh akses pendidikan dapat belajar kembali dan mengejar cita-cita mereka. Pemerintah kelurahan siap bersinergi untuk memastikan kebutuhan pendidikan mereka terpenuhi,” ujar Lurah Ica.

Kelurahan Kranjingan Siap Fasilitasi Transportasi saat Libur Bulanan

Masih dalam kunjungan 16 November 2025, Lurah Ica menanggapi keluhan guru pendamping bahwa sekolah belum memiliki kendaraan untuk mengantar siswa pulang saat libur tiga hari setiap bulan. Ia langsung menyatakan kesiapan pemerintah kelurahan untuk memfasilitasi transportasi bagi siswa asal Kranjingan.

“Kami sangat membuka ruang koordinasi. Jika ada siswa asal Kranjingan yang ingin pulang saat libur bulanan, silakan sampaikan kepada kami. Pemerintah kelurahan siap membantu agar mereka dapat menikmati waktu bersama keluarga,” tegas Lurah Ica.

Komitmen Bersama Wujudkan Pendidikan Merata

Melalui rangkaian kegiatan di Kecamatan Ambulu dan Kelurahan Kranjingan, Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen nyata mendukung program Sekolah Rakyat. Langkah pembinaan, monitoring langsung, hingga penyediaan fasilitasi transportasi menjadi bukti bahwa pemerintah daerah berupaya maksimal agar tidak ada lagi anak Jember yang putus asa karena putus sekolah.

Program ini tidak hanya memberikan pendidikan gratis dan berkualitas, tetapi juga melindungi generasi muda dari risiko pengangguran dan perdagangan orang, sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi mereka.

Related Articles

Back to top button