TP PKK Kecamatan Sumbersari Gelar Edukasi Pencegahan Kanker Payudara dengan Deteksi Dini dan Teknik SADARI

Jember, 21 November 2025 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan perempuan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menggelar serangkaian kegiatan sosialisasi deteksi dini kanker payudara. Kegiatan ini melibatkan kader PKK dari berbagai kelurahan, dengan fokus utama pada pentingnya pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai langkah pencegahan dini yang efektif dan dapat dilakukan secara mandiri.

Gerakan Edukasi Dimulai dari Tingkat Kecamatan

Pada Rabu, 19 November 2025, TP PKK Kecamatan Sumbersari menyelenggarakan pertemuan rutin di Pendopo Kelurahan Kebonsari. Acara yang dihadiri pengurus dan kader PKK dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Sumbersari ini menghadirkan narasumber dari organisasi nirlaba peduli kanker payudara di Jember.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa kanker payudara bukan penyakit yang harus ditakuti secara berlebihan, melainkan masalah kesehatan yang dapat dicegah melalui kesadaran dan deteksi dini. Langkah-langkah SADARI diperagakan secara langsung, disertai kisah nyata para penyintas yang berhasil sembuh berkat penemuan gejala sejak awal. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, mencakup tanda-tanda awal, faktor risiko, hingga dukungan psikologis bagi penderita.

Ketua TP PKK Kecamatan Sumbersari menyatakan bahwa kader PKK merupakan ujung tombak penyampaian informasi kesehatan hingga ke tingkat rumah tangga. “Para kader adalah orang terdekat dengan masyarakat. Mereka yang mampu menyampaikan pesan secara sederhana dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pertemuan Rutin di Kelurahan Kebonsari dan Tegalgede

Dua hari berselang, pada Jumat, 21 November 2025, pengetahuan yang diperoleh di tingkat kecamatan segera diteruskan ke kelurahan. Di Kelurahan Kebonsari, pengurus TP PKK setempat menggelar pertemuan khusus bagi kader lingkungan, RT, dan RW. Ruangan Pendopo Kelurahan dipenuhi antusiasme saat materi tentang gejala kanker payudara, pentingnya SADARI bulanan, serta cara mengedukasi warga disampaikan secara jelas dan mudah dipahami.

Sementara itu, pada hari yang sama, TP PKK Kelurahan Tegalgede juga mengadakan pertemuan rutin yang dipimpin langsung oleh Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, ST, MM. Menggandeng Komunitas Love Pink, acara ini dihadiri puluhan kader posyandu dan anggota PKK. Ketua TP PKK Kelurahan Tegalgede, Sri Pujiati, S.Pd, menekankan bahwa kanker payudara dapat dicegah dan diobati jika terdeteksi sejak dini. “Masyarakat perlu mengetahui gejala awal serta rutin melakukan SADARI,” ungkapnya.

Shierley Aisyah menambahkan bahwa sinergi antarPokja PKK dan kader posyandu harus terus ditingkatkan agar informasi kesehatan sampai ke lebih dari 9.700 jiwa penduduk Tegalgede, termasuk 3.100 keluarga yang memiliki balita dan lansia.

Langkah Kecil, Dampak Besar

Ketiga kegiatan tersebut menunjukkan pola yang sama: edukasi yang dimulai dari tingkat kecamatan, diteruskan ke kelurahan, kemudian akan disebarkan oleh kader hingga ke tingkat rumah tangga melalui posyandu, arisan, dan kunjungan rutin. Para kader pulang membawa komitmen baru—mengajak perempuan di lingkungannya untuk tidak menunda SADARI dan berani memeriksakan diri jika menemukan gejala mencurigakan.

Dengan semakin banyaknya kader yang memahami materi deteksi dini, diharapkan angka kematian akibat kanker payudara di Kecamatan Sumbersari dapat terus menurun. Gerakan sederhana yang digelorakan TP PKK ini membuktikan bahwa pencegahan terbaik dimulai dari kesadaran bersama, dimulai dari lingkungan terkecil: keluarga dan tetangga.

Yuk, mulai SADARI dari sekarang.

Karena deteksi dini adalah kunci menyelamatkan nyawa.

Related Articles

Back to top button