Pendaftaran Tajemtra 2026 Resmi Ditutup: Lebih dari 25 Ribu Orang Siap Taklukkan Rute Tanggul Menuju Jember

JEMBER, 3 September 2026 — Penyelenggaraan Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional tahun 2026 siap digelar pada Sabtu, 5 September 2026. Berdasarkan data resmi penutupan pendaftaran pada Rabu, 2 September 2026, tercatat sebanyak 25.613 peserta dipastikan ambil bagian untuk menaklukkan rute legendaris sepanjang 30 kilometer, mulai dari Alun-Alun Tanggul hingga garis finis di Alun-Alun Jember.
Tingginya antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan usia maupun luar daerah mendorong Pemerintah Kabupaten Jember bersama jajaran Muspika, aparat keamanan, dan pemerintah desa untuk mematangkan seluruh aspek teknis pelaksanaan. Koordinasi intensif difokuskan pada kesiapan pelayanan nomor dada, penyediaan posko pemantauan dan logistik di sepanjang jalur perlintasan, hingga skema pengamanan terpadu demi memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan nyaman.
Animo Tinggi dan Optimalisasi Pelayanan Peserta
Lonjakan pendaftar hingga menembus angka 25.613 orang mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap agenda olahraga rekreasi tahunan ini. Guna mengantisipasi kepadatan menjelang hari pelaksanaan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember memusatkan pelayanan pengambilan nomor dada di Jember Sports Garden serta GOR PKPSO Jember secara terstruktur.
Plt. Kepala Bidang Kepemudaan dan Pembudayaan Olahraga Disporabudpar Jember, Deta Irama Kasih, menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam berolahraga dan menjaga kebersamaan. “Alhamdulillah, Tajemtra 2026 sudah menembus 25.000 pendaftar. Ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, dan bergerak bersama sangat luar biasa. Kami dari Disporabudpar terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta, termasuk dalam proses pengambilan nomor dada,” ujar Deta Irama Kasih. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan gelaran ini dengan menjunjung sportivitas, menjaga kesehatan, serta mempromosikan potensi daerah Jember kepada khalayak luas.
Daya Tarik Lintas Wilayah dan Inspirasi Lintas Usia
Daya tarik Tajemtra 2026 terbukti meluas melampaui batas wilayah Kabupaten Jember. Salah satu potret kegigihan ditunjukkan oleh Noerhadin Aman Prasetyo atau Udin, peserta berusia 72 tahun asal Surabaya yang turun pada kategori perorangan putra. Udin yang telah menuntaskan penukaran nomor dada di GOR PKPSO mengaku rutin melatih kebugaran fisik demi menyelesaikan tantangan jarak tempuh 30 kilometer tersebut. Baginya, keikutsertaan ini adalah ikhtiar menjaga kesehatan sekaligus merayakan semangat kebersamaan. Udin berpesan agar peserta lain senantiasa menjaga kondisi tubuh, mempersiapkan fisik, serta mempertahankan tekad hingga mencapai garis akhir.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengapresiasi partisipasi peserta lansia tersebut sebagai teladan berharga. “Ini menjadi contoh bahwa olahraga tidak mengenal batas usia. Semangat beliau tentu sangat menginspirasi. Yang paling penting adalah bagaimana peserta mempersiapkan kondisi fisiknya dengan baik dan mengikuti kegiatan sesuai dengan kemampuan masing-masing,” tutur Regar. Ia menambahkan, kehadiran peserta luar kota seperti Surabaya menegaskan posisi Tajemtra sebagai agenda olahraga rekreasi yang memiliki daya magnet tinggi di tingkat regional.
Kecamatan Tanggul Siap Sambut Peserta Sebagai Tuan Rumah
Sebagai titik tolak pemberangkatan puluhan ribu orang, Kecamatan Tanggul menyatakan kesiapan penuh. Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, S.Sos., menyatakan bahwa jumlah 25.613 peserta melampaui perkiraan awal dan menjadi representasi kuatnya persatuan warga.
“Alhamdulillah, angka ini melampaui ekspektasi kita semua. Sebanyak 25.613 peserta siap melangkah bersama. Ini bukan sekadar lomba, melainkan bukti bahwa semangat persatuan dan kebersamaan warga masih sangat kokoh. Dan sebagai titik keberangkatan, Kecamatan Tanggul siap menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh peserta,” tegas Fariqul Mashudi pada Kamis, 3 September 2026.
Fariqul turut mengimbau masyarakat di sepanjang rute awal keberangkatan untuk menyambut peserta dengan ramah, memberikan dukungan moral, serta menyediakan fasilitas penunjang mandiri seperti tempat istirahat dan air minum. Partisipasi aktif warga dinilai esensial agar para peserta memperoleh kesan yang berkesan sekaligus menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan selama pelepasan berlangsung.
Delapan Posko Strategis Disiagakan Sepanjang Koridor Rambipuji
Sebagai salah satu wilayah perlintasan terpanjang, Pemerintah Kecamatan Rambipuji menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepala desa, kepolisian, dan TNI pada Jumat, 4 September 2026. Camat Rambipuji, Prima Kusuma Dewi, menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan desa di sepanjang rute Pecoro hingga batas Terminal Tawang Alun untuk bertanggung jawab penuh terhadap posko pemantauan.
Sebanyak delapan posko pelayanan dan pemantauan didirikan di wilayah Rambipuji dengan penanggung jawab kepala desa setempat:
- Posko 1: Depan Kantor Desa Pecoro, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Pecoro beserta perangkat desa.
- Posko 2: Sebelah timur SPBU Pecoro, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Rowotamtu.
- Posko 3: Depan Rumah Makan Nikmat Kaliputih, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Curahmalang.
- Posko 4: Depan Masjid Baiturrohman, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Gugut.
- Posko 5: Depan Kantor Desa Rambipuji, ditempati oleh Kepala Desa Rambipuji beserta jajaran perangkat.
- Posko 6: Depan Momoyo, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Nogosari.
- Posko 7: Depan Pabrik Rokok Rambiagung, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Rambigundam.
- Posko 8: Depan Bakso Cak Ripin, dikoordinasikan oleh Kepala Desa Kaliwining.
Posko-posko ini difungsikan sebagai simpul penanganan darurat, pemantauan arus lalu lintas, hingga pertolongan pertama bagi peserta yang memerlukan asistensi medis.
Kapolsek Rambipuji AKP Eko Yulianto memastikan penempatan personel kepolisian di simpul-simpul rawan kepadatan lalu lintas. Langkah tersebut disokong oleh perwakilan Danramil Rambipuji, Kusnadi, yang mengerahkan jajaran Babinsa untuk bersiaga di setiap posko, mewujudkan sistem pengamanan terpadu dan berlapis di tingkat kewilayahan.
Pengamanan Jalur Diperkuat Satpol PP Jember
Penegakan ketertiban umum di sepanjang koridor kegiatan turut disiapkan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember. Melalui rapat koordinasi teknis Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pada Rabu, 2 September 2026, Satpol PP memetakan titik-titik krusial yang memerlukan atensi pengamanan jalur dan kerumunan massa.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember, Adi Wijaya, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa jajarannya siap mendukung kelancaran Tajemtra melalui kesiapsiagaan operasional dan komunikasi intensif antarpetugas. “Kami ingin memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Persiapan ini penting agar pelaksanaan Tajemtra dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” ungkap Adi Wijaya.
Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Jember, Herwindo Tri Rahadi, S.Sos., menambahkan bahwa fokus utama pengamanan mencakup mitigasi kepadatan arus massa, pengawasan simpul kegiatan, serta patroli dinamis di seluruh jalur. Satpol PP mengimbau seluruh masyarakat dan peserta untuk senantiasa mematuhi instruksi petugas di lapangan demi terciptanya suasana yang kondusif.
Kolaborasi menyeluruh antara instansi teknis, aparatur kewilayahan, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal utama keberhasilan Tajemtra 2026. Melalui persiapan infrastruktur jalur, kesiapan posko bantuan, serta komitmen pengamanan yang ketat, Kabupaten Jember siap menyelenggarakan perhelatan akbar ini secara aman, tertib, dan mencerminkan semangat persatuan.



