“Gus’e Menyapa” Gelorakan Semangat Jember Baru di Jenggawah: Agenda Bergilir Pelayanan Lebih Dekat ke Masyarakat

Jember, 7 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan program inovatif bertajuk “Gus’e Menyapa” sebagai wujud nyata komitmen mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Program yang digagas Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., ini bertujuan mempererat hubungan sosial, meningkatkan kesehatan masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, dan mengapresiasi peran tokoh masyarakat seperti guru ngaji dan kader posyandu. Peluncuran perdana program ini digelar meriah di Kecamatan Jenggawah pada Minggu (5/10), menarik antusiasme ribuan warga.
Antusiasme Masyarakat Sambut “Gus’e Menyapa”
Peluncuran “Gus’e Menyapa” di Alun-alun Jenggawah menjadi momen bersejarah dengan kehadiran lebih dari 5.000 peserta, mulai dari pelajar, organisasi masyarakat, hingga warga umum. Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB ini menampilkan lima kegiatan utama: Jalan Sehat Kampoeng, Pesta Kampoeng, Pertemuan Kader Posyandu Se-Kecamatan, Sholawat Kampoeng, dan Pertemuan Tokoh Tani. Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc., secara resmi membuka acara dengan menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai investasi kesehatan dan penguatan silaturahmi antarwarga.
“Acara ini luar biasa. Masyarakat sangat antusias berbondong-bondong mengikuti Jalan Sehat Kampoeng. Selain menyehatkan, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi, khususnya di Kecamatan Jenggawah,” ujar Ning Ghyta dalam sambutannya di tengah keceriaan warga.
Menggerakkan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat
Program “Gus’e Menyapa” tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mendorong geliat ekonomi lokal. Sepanjang rute Jalan Sehat Kampoeng, warga memanfaatkan momen untuk memasarkan kuliner khas, pakaian, dan suvenir lokal, menciptakan efek domino positif bagi perputaran ekonomi masyarakat. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., menegaskan bahwa program ini akan menjadi agenda rutin mingguan yang digelar secara bergilir di berbagai kecamatan hingga akhir tahun.
“Program ini dirancang untuk memastikan pemerataan perhatian dan pelayanan pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami menargetkan sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi,” ungkap Edy.
Sementara itu, di Kantor Desa Kemuningsari Kidul, Bupati Gus Fawait menyapa ratusan kader posyandu dalam kegiatan Posyandu Kampoeng. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara kader posyandu dan tenaga kesehatan untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, stunting, serta kematian ibu dan anak. Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas juga menjadi fokus untuk memastikan warga Jember tidak lagi kesulitan berobat karena kendala biaya.
“Bunda-bunda kader posyandu adalah pejuang kemanusiaan yang menjaga masa depan anak-anak Jember. Bersama, kita wujudkan Jember yang lebih sehat dan sejahtera,” ujar Gus Fawait.
Apresiasi untuk Guru Ngaji dan Semangat Kebersamaan
Selain fokus pada kesehatan dan ekonomi, “Gus’e Menyapa” juga menjadi ajang apresiasi bagi para guru ngaji dan guru kitab non-Muslim melalui pengajian akbar di Alun-alun Jenggawah. Ratusan guru ngaji memadati lokasi, menyemarakkan suasana dengan penampilan grup hadrah lokal yang membawakan shalawat. Dalam sambutannya, Gus Fawait menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi mereka dalam menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan kepada generasi muda.
“Saya bersyukur bisa bertemu kembali dengan para guru ngaji dan masyarakat. Silaturahmi ini memperkuat kerukunan dan kebersamaan untuk membangun Jember yang lebih maju,” katanya.
Ia juga memaparkan capaian kepemimpinannya selama tujuh bulan, termasuk layanan kesehatan gratis melalui UHC, perbaikan sistem pelayanan publik, dan penyaluran insentif bagi guru ngaji serta mudin langsung di balai desa. Langkah ini diharapkan mempermudah akses masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warganya.
Menuju Jember Baru Jember Maju
Program “Gus’e Menyapa” mencerminkan visi Pemerintah Kabupaten Jember untuk membangun Jember Baru Jember Maju yang inklusif, sehat, dan sejahtera. Dengan mengusung semangat gotong royong, kegiatan ini menyatukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kader posyandu, guru ngaji, hingga pelaku ekonomi lokal. Melalui pendekatan holistik yang menggabungkan kesehatan, ekonomi, dan nilai-nilai keagamaan, program ini menjadi simbol kehadiran pemerintah yang nyata di tengah masyarakat.
Ke depan, “Gus’e Menyapa” akan terus hadir di berbagai kecamatan, membawa pesan bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang hati yang menyatu dan tangan yang saling menguatkan. Dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, Jember optimistis menuju masa depan yang lebih baik, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, sejahtera, dan bahagia.



