Diskominfo Jember Tingkatkan Literasi Digital Generasi Muda melalui Sosialisasi Interaktif “Ayo Cerdas Digital!” di Sekolah dan Pesantren

Jember, 3 November 2025 — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember aktif mempersiapkan program Sosialisasi Literasi Digital “Ayo Cerdas Digital!” untuk menumbuhkan kesadaran digital sejak dini pada siswa sekolah dasar (SD) dan santri pondok pesantren. Melalui kolaborasi dengan Relawan TIK (RTIK) Jember dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), kegiatan ini akan digelar di sepuluh lokasi pendidikan mulai 4 hingga 19 November 2025, dengan pendekatan interaktif berbasis permainan edukatif untuk memastikan penggunaan teknologi yang bijak, aman, dan produktif.

Rapat Koordinasi sebagai Langkah Awal Persiapan

Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Literasi Digital digelar pada Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di Aula Bawah Timur Pemkab Jember. Acara ini dihadiri perwakilan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Pendidikan (Dispendik), serta sekolah dasar dan pondok pesantren yang menjadi lokasi roadshow. Rakor diselenggarakan oleh Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik, dan dibuka oleh Sandy Cahyono, Kepala Bidang Layanan Media Komunikasi Publik, mewakili Rachmat Agung Purnama, Kepala Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik.

Dalam sambutannya, Sandy menekankan pentingnya inisiatif ini untuk membekali anak-anak dengan kemampuan digital yang bertanggung jawab. “Kegiatan literasi digital ini adalah langkah penting agar anak-anak Jember dapat menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan produktif. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas digital dan sadar akan etika di ruang digital,” katanya. Rakor dilanjutkan dengan paparan teknis oleh Seviana As Sya’adah dari Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik, yang merinci pelaksanaan kegiatan mulai awal November 2025.

Kolaborasi dengan RTIK dan KIM untuk Konten Interaktif

Kegiatan sosialisasi melibatkan kerjasama erat dengan RTIK Jember dan KIM untuk menyajikan materi yang menarik bagi peserta. Perwakilan RTIK Jember memaparkan konsep acara, termasuk dua permainan edukatif: Ular Tangga Digital dan Flash Card Literasi Digital. Permainan ini dirancang untuk membantu anak-anak memahami keamanan data pribadi, etika berinternet, serta penggunaan media digital secara positif dan produktif. Target utama adalah siswa kelas 4–5 SD dan santri setingkatnya, dengan fokus pada pendekatan edukatif yang interaktif.

Survei Lokasi untuk Kesiapan Teknis dan Fasilitas

Sebagai tahap persiapan lanjutan, Diskominfo Jember melakukan kunjungan dan survei ke sejumlah sekolah dasar serta pondok pesantren. Lokasi yang disurvei mencakup SD Negeri Jember Lor 3, Pondok Pesantren Al Qodiri 1, SD Negeri Karangrejo 3, Pondok Pesantren Nurul Islam (NURIS), SD Negeri Kepatihan 6, MIS Riyadlus Sholihien, SD Al Baitul Amien 02, Pondok Pesantren Darus Sholah (PPDS), SD Katolik Maria Fatima 1, serta Pondok Pesantren Nurul Chotib Al Qodiri. Survei ini memverifikasi kelayakan tempat, ketersediaan aula, layar proyektor, sistem suara, serta koordinasi dengan pihak lembaga pendidikan.

Rachmat Agung Purnama menyatakan bahwa survei bertujuan memastikan kelancaran kegiatan. “Kami ingin memastikan semua lokasi benar-benar siap, baik dari sisi teknis maupun koordinasi dengan pihak sekolah dan pesantren. Harapannya kegiatan nanti bisa memberikan manfaat bagi siswa dan santri dalam memahami literasi digital secara bijak dan aman,” ujarnya.

Komitmen Jangka Panjang untuk Generasi Cerdas Digital

Program ini mencerminkan komitmen Diskominfo Jember dalam memperkuat literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pembekalan sejak dini melalui sepuluh titik lokasi pada 4–19 November 2025, diharapkan siswa dan santri tumbuh sebagai individu yang cerdas, kreatif, dan beretika di ruang digital. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan generasi yang tangguh menghadapi era teknologi informasi.

Related Articles

Back to top button