Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang di Jalur Nasional Kabupaten Jember, Respons Cepat Relawan dan Aparat Minimalkan Dampak

Jember, 23 Februari 2026 – Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan deras dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah pohon tumbang di jalur nasional wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kejadian ini mengganggu kelancaran lalu lintas di dua ruas utama, yaitu Jalan Nasional Jember–Banyuwangi dan Jember–Bondowoso, serta menimbulkan risiko keselamatan pengguna jalan. Respons cepat dari relawan, aparat, dan unsur terkait berhasil membuka akses kembali dalam waktu singkat, sementara upaya pencegahan melalui perempesan pohon terus digalakkan untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Peristiwa pohon tumbang pertama terjadi pada Senin, 9 Februari 2026, di sepanjang Jalan Nasional Jember–Bondowoso. Angin kencang yang melanda sekitar pukul 14.15 WIB menyebabkan beberapa pohon besar roboh di dua lokasi, yaitu Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, dan Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk. Di Desa Candijati, pohon lamtoro berdiameter sekitar 80 sentimeter tumbang dan menimpa jaringan listrik PLN, sehingga menyebabkan kemacetan hingga satu kilometer. Dampak lebih signifikan terjadi di Desa Jelbuk, di mana dua pohon trembesi dengan lingkar batang masing-masing sekitar 120 sentimeter dan 100 sentimeter roboh, menutup sebagian besar badan jalan.
Di lokasi kedua ini, salah satu pohon menimpa pengendara sepeda motor bernama Achmad Safari (46), seorang pedagang UMKM, yang beruntung selamat meskipun sepeda motornya rusak. Pohon tersebut juga menimpa sebuah toko sembako milik Sundulia (67), serta merusak jaringan listrik PLN dan WiFi di sekitar lokasi. Akibatnya, kemacetan mencapai sekitar dua kilometer, mengganggu mobilitas masyarakat di jalur penghubung antarwilayah tersebut.
Keesokan harinya, Selasa, 10 Februari 2026, kejadian serupa berulang di Jalan Nasional Jember–Banyuwangi. Sekitar pukul 19.38 WIB, pohon kopian dengan lingkar batang sekitar 150 sentimeter tumbang di perbatasan Dusun Krajan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo, dengan Dusun Sumber Kejayan, Kecamatan Mayang. Pohon tersebut roboh melintang menutup total badan jalan, menyebabkan lumpuhnya arus lalu lintas dari kedua arah dan antrean kendaraan yang cukup panjang. Tidak ada korban jiwa atau kendaraan tertimpa, meskipun kondisi malam hari dan cuaca tidak menentu meningkatkan risiko kecelakaan di jalur vital tersebut.
Respons Cepat dan Sinergi Lintas Unsur
Laporan kejadian di Jember–Bondowoso diterima BPBD Kabupaten Jember pukul 14.25 WIB, sementara di Jember–Banyuwangi pukul 20.55 WIB. Tim gabungan segera diterjunkan, melibatkan BPBD, TNI/Polri, PUPR, PLN, relawan, serta warga setempat. Di ruas Jember–Banyuwangi, relawan Rock ’N’ Roll Rescue bersama Polsek Silo, Satpol PP Kecamatan Silo, Destana Sempolan, dan masyarakat sekitar melakukan pemotongan batang pohon serta pengamanan lalu lintas. Proses evakuasi selesai pukul 21.36 WIB, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Di ruas Jember–Bondowoso, penanganan meliputi evakuasi tiga pohon tumbang, termasuk pengangkatan sepeda motor korban, dan selesai pada pukul 16.30 WIB. Petugas juga melanjutkan pemotongan sisa pohon condong untuk mencegah risiko lebih lanjut. Kerja sama lintas unsur dan partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan penanganan cepat di kedua lokasi.
Upaya Pencegahan Melalui Perempesan Pohon
Sejalan dengan kejadian tersebut, Pemerintah Kecamatan Rambipuji melaksanakan perempesan pohon terpadu di sepanjang Jalan Gajah Mada, Desa Rambipuji, pada Selasa dan Rabu, 10–11 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin Camat Rambipuji dengan melibatkan BBPJN VIII, PUPR Kabupaten Jember, DLH dan Cipta Karya, BPBD Kabupaten Jember, Destana Desa Rambipuji, UPL PLN Rambipuji, serta pengamanan dari PJR, Polsek Rambipuji, Koramil 0824/13 Rambipuji, dan Satpol PP.
Proses dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan lalu lintas, didahului apel persiapan yang menekankan keselamatan kerja, keselamatan pengguna jalan, serta pendekatan humanis terhadap masyarakat. Kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga diharapkan meningkatkan keamanan jalur tersebut.
Imbauan dan Antisipasi ke Depan
Relawan Rock ’N’ Roll Rescue mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pohon rawan tumbang, terutama saat cuaca ekstrem, serta segera melapor jika menemukan potensi bahaya. BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan peningkatan kewaspadaan, pelaksanaan Gerakan Perempesan Pohon (GERPAS), dan pembersihan material kayu secara berkala.
Sinergi antara pemerintah, relawan, aparat, dan masyarakat dalam menangani serta mencegah bencana pohon tumbang menunjukkan komitmen bersama menjaga keselamatan dan kelancaran transportasi di Kabupaten Jember. Upaya mitigasi berkelanjutan di jalur strategis diharapkan dapat mengurangi risiko serupa di masa mendatang.



