Bupati Jember Minta Tidak Ada Lagi Kasus Pembuangan Bayi

JEMBER, Tak mampu menahan sedih, air mata itu menetes di wajah Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST. IPU. ketika hendak menyerahkan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki kepada UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB), Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rabu (27 April 2022).

Bayi laki-laki yang telah diberi nama Muhammad Arjuna Ramadan dibuang pada awal Bulan Suci Ramadan atau tepatnya tanggal 11 April 2022 lalu.

Bupati Hendy kemudian meminta seluruh pihak terkait supaya tidak ada lagi kasus pembuangan bayi oleh orangtua kandungnya.

“Tentunya antar instansi terkait dan OPD¬† harus bersama-sama melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa penyebab utama kasus seperti ini adalah faktor ekonomi dan juga penyebab lainnya,” ungkap Bupati Hendy Siswanto.

Adanya pembuangan bayi menurut Bupati Hendy adalah parameter literasi masyarakat akan keluarga yang baik itu masih rendah. Akibatnya masih banyak pernikahan dini yang berujung pada ketidaksiapan pasangan suami-istri menempuh kehidupan baru, dan juga hubungan di luar nikah.

Bayi tersebut saat diserahkan kepada Pemprov Jatim kondisinya sehat berkat kolaborasi Dinsos maupun Dinkes Jember yang merawat sejak bayi itu ditemukan. Bayi tersebut kemudian berstatus anak negara yang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah.

“Prosedurnya bayi ini harus diserahkan dulu kepada Pemprov Jatim, baru kalau nanti ada yang mau mengadopsi harus melalui tahapan assesmen, proses pengadilan dan betul-betul pengadilan lah yang memutuskan di situ,” urainya.

Untuk diketahui, bayi tersebut telah dibuatkan pencatatan adminduknya sebagai dasar hukum negara dapat merawatnya. (ipf)

Related Articles

Back to top button