Bupati Jember Ikuti Verifikasi Hybrid Kabupaten Layak Anak

JEMBER, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menyebut terdapat 24 indikator yang terbagi dalam 5 kelompok atau kluster yang harus dipenuhi untuk dinyatakan Kabupaten Layak Anak.

Kelima kelompok tersebut wajib dijalankan setiap instansi pemerintah dan umum di Kabupaten Jember.

“Semangatnya bagaimana kita mengedukasi bagaimana hak anak itu betul terpenuhi. Bagaimana anak bisa menikmati lingkungan, pendidikannya, dan banyak lagi lainnya,” ujarnya usai menghadiri acara Verifikasi Hybrid Kabupaten Layak Anak di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis 9 Juni 2022.

Sementara itu, Bupati Hendy mengakui selama 2 tahun terakhir, pemerintah terhambat dalam mengedukasi anak karena pandemi Covid-19 mengharuskan serba pembelajaran online, sementara masih ada beberapa wilayah di pelosok yang blank spot internetnya.

“Sekitar 30-40 persen memang ada gap untuk akses pendidikan secara online waktu itu, antara murid yang di pelosok dan di perkotaan,” sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya optimis dari segala upaya yang telah dilakukan dapat predikat Kabupaten Layak Anak yang lebih tinggi lagi dari sebelumnya.

Perlu diketahui, sebelumnya komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk mewujudkan lingkungan ramah bagi tumbuh kembang anak dan pemenuhan hak serta perlindungan anak mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dengan meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021 tingkat Madya. (ipf)

Related Articles

Back to top button