Bunga Desaku ke-6 di Panti: Sinergi Ulama-Umaro, Bantuan Guru Ngaji, dan Jalan Sehat Ribuan Warga Jember

Jember, 1 November 2025 – Lapangan Argopuro, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dipenuhi ribuan warga yang antusias mengikuti program “Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku)” ke-6 pada Minggu siang. Kegiatan ini, yang dirangkai dengan Apel Kebangsaan bertema “Ulama dan Umaro Bersatu dalam Pembangunan Masyarakat”, menjadi wadah utama untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun Jember yang religius, sehat, dan sejahtera. Dipimpin langsung oleh Bupati Jember H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait), acara ini menghadirkan pelayanan publik langsung, pembagian bantuan, serta promosi gaya hidup sehat melalui jalan sehat dan senam bersama.

Sinergi Ulama dan Umaro sebagai Fondasi Pembangunan Desa

Program Bunga Desaku, yang digagas Bupati Fawait sebagai agenda unggulan Pemerintah Kabupaten Jember, bertujuan mendekatkan pelayanan publik ke tingkat desa sambil memperkuat kebersamaan antara ulama (tokoh agama) dan umaro (pemimpin pemerintahan). Pada gelaran ke-6 ini, sekitar 2.000 peserta hadir, termasuk Plt. Kepala Bakesbangpol Jember Lingga Diputra, S.Sos, Pj. Sekretaris Daerah Jupriono, S.T., M.Si, serta KH. Dr. Abdullah Syamsul Arifin, Ketua Lembaga Dakwah PBNU dan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arifin Jember. Unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, guru ngaji, dan perwakilan masyarakat juga turut serta.

Dalam orasi kebangsaannya, Bupati Fawait menekankan bahwa pembangunan holistik melampaui infrastruktur, mencakup akhlak dan spiritual masyarakat. “Ulama dan umaro harus berjalan seiring, saling melengkapi. Ulama membimbing moral dan rohani masyarakat, sementara pemerintah menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Bila dua kekuatan ini bersatu, maka pembangunan akan kokoh dan masyarakat akan sejahtera,” ujarnya. Ceramah dari KH. Abdullah Syamsul Arifin melengkapi pesan tersebut, menyatakan bahwa kemajuan bangsa diukur dari kuatnya moral dan persatuan, serta mengapresiasi inisiatif Bunga Desaku sebagai dakwah sosial di era modern.

Pembagian Bantuan dan Apresiasi kepada Guru Ngaji

Sebagai wujud kepedulian, Bupati Fawait membagikan paket sembako, susu balita, serta bingkisan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan mie instan kepada masyarakat kecil, guru ngaji, dan tokoh agama. Penyaluran bantuan ini dikoordinasikan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag Kesra) Setda Kabupaten Jember, memastikan distribusi merata dan tepat sasaran. Gus Fawait menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk terima kasih atas dedikasi guru ngaji dalam membentuk karakter generasi muda. “Guru ngaji adalah pilar moral yang membentuk karakter generasi muda. Pemerintah harus hadir dan berterima kasih atas dedikasi mereka,” katanya.

Promosi Budaya Sehat melalui Senam dan Jalan Sehat

Kegiatan olahraga menjadi highlight lain, didukung Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember. Ribuan warga mengikuti senam bersama instruktur, diikuti jalan sehat yang melibatkan OPD, camat, kepala desa, dan masyarakat. Acara ini dimeriahkan stan UMKM lokal serta pembagian door prize. Kepala Dispora Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si, menegaskan dukungan penuh pada aspek kepemudaan dan olahraga dalam setiap Bunga Desaku, termasuk penyediaan alat olahraga. Sebelum memulai jalan sehat, Bupati Fawait mensosialisasikan program kesehatan dan pembangunan ekonomi, seraya menyapa warga untuk memperkuat kedekatan pemerintah.

Rangkaian acara dimulai pukul 12.00 WIB dengan registrasi, penampilan musik gambus, pembukaan, dan sambutan. Dilanjutkan orasi, ceramah pada pukul 14.55 WIB, doa bersama, hingga penutupan pukul 15.30 WIB. Semua berjalan tertib berkat koordinasi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Melalui Bunga Desaku ke-6, Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen partisipatif dalam membangun dari desa, dengan sinergi ulama-umaro, promosi kesehatan, dan kesejahteraan sebagai pilar utama. Inisiatif ini tidak hanya mendengar aspirasi warga, tetapi juga menanamkan gotong royong untuk mewujudkan Jember Baru Jember Maju.

Related Articles

Back to top button