Pembukaan HSN 2026 di Jember Berlangsung Meriah, Satukan Semangat Santri Menuju Indonesia Emas 2045

JEMBER, 11 Oktober 2026 — Pemerintah Kabupaten Jember resmi membuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB di Alun-Alun Jember. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi kontribusi santri dalam menjaga nilai keagamaan, merawat persatuan, serta mendukung kemajuan bangsa.
Pembukaan HSN 2026 yang berlangsung meriah dihadiri oleh ribuan masyarakat, ulama, tokoh lintas agama, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Hadir di antaranya Plt. Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Jember, M. Syamsu Rijal, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan sekaligus penghormatan atas peran santri dalam pembangunan nasional. Nuansa kebersamaan dan kekhidmatan juga terpancar dari busana para peserta dan ASN yang kompak mengenakan pakaian muslim serba putih, berupa baju koko dan sarung untuk laki-laki serta busana muslimah putih untuk perempuan.
Seni Budaya dan Nuansa Keagamaan Warnai Pembukaan
Kemegahan acara pembukaan diisi dengan sajian pertunjukan yang memadukan unsur seni, budaya, dan religiusitas. Alun-Alun Jember digelorakan oleh penampilan energik Marching Band Gita Irama Spasa yang menjadi pembuka acara, disusul pertunjukan Tari Kolosal Sukma Santri dan lantunan mars “Bangga Menjadi Santri” oleh paduan suara dari Pondok Pesantren (PP) Ashri Talangsari.
Tari Kolosal Sukma Santri menjadi salah satu sorotan utama. Melalui gerak tari yang dibawakan secara kolosal, pertunjukan ini menggambarkan kehidupan santriwan dan santriwati yang tumbuh dalam landasan nilai keislaman, berakhlak mulia, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berkarya. Penampilan tersebut menegaskan bahwa lingkungan pesantren tidak hanya berfokus pada pendalaman ilmu agama, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan potensi, seni, dan kreativitas generasi muda.
Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardani, mengapresiasi kreativitas para santri yang ditampilkan pada acara pembukaan tersebut. “Melalui Tari Kolosal Sukma Santri dan penampilan paduan suara mars ‘Bangga Menjadi Santri’, kita dapat melihat bahwa santriwan dan santriwati memiliki potensi yang luar biasa. Mereka tidak hanya belajar dan memperdalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkarya, mengembangkan kreativitas, serta menunjukkan rasa percaya diri. Harapannya, kegiatan ini semakin menumbuhkan kebanggaan menjadi santri dan memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi,” ujar Ni Ketut Ardani.
17 Rangkaian Agenda dan Wadah Kompetisi Santri
Peringatan HSN 2026 di Kabupaten Jember dijadwalkan berlangsung dari 10 hingga 22 Oktober 2026 dengan total 17 rangkaian kegiatan. Agenda ini mencakup bidang keagamaan, olahraga, seni, budaya, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Sejumlah kompetisi yang disiapkan bagi para santri meliputi Liga Santri, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), lomba Dai Cilik dan Dewasa, Festival Adzan, Festival Hadrah Nasional, Festival Musik Patrol, Adu Ketangkasan Kitab, serta bazaar produk pesantren dan UMKM. Melalui berbagai ajang ini, para santri diajak untuk mengasah bakat, melatih keberanian, memupuk sportivitas, serta mempererat silaturahmi antarpesantren di Kabupaten Jember.
Terkait dengan rangkaian perlombaan tersebut, Ni Ketut Ardani berharap kegiatan ini menjadi ruang positif dalam pembentukan karakter generasi muda. “Melalui rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tahun 2026 ini, kami berharap para santri dapat mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan. Yang terpenting bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai positif dalam setiap prosesnya,” tuturnya.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Jember akan mencapai puncaknya pada 22 Oktober 2026 mendatang di Alun-Alun Jember. Agenda puncak akan diisi dengan Apel Santri, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan donor darah, dzikir dan sholawat bersama, serta penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba santri.



