Tanggapi Keluhan Kualitas Makan Bergizi Gratis, Pemkab Jember Lakukan Sidak dan Peninjauan di Beberapa SPPG

Jember, 27 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan respons cepat dan tegas terhadap berbagai laporan serta keluhan masyarakat mengenai kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Peninjauan dan inspeksi mendadak dilakukan secara serentak di beberapa lokasi pada Kamis, 26 Februari 2026, guna memastikan keamanan pangan, higienitas, dan kepatuhan standar operasional program nasional tersebut.

Peninjauan Langsung di SPPG Jalan Batu Raden

Di SPPG Jalan Batu Raden, Kecamatan Sumbersari, tim lintas sektor yang dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Jember Ratno C Sembodo melakukan pengecekan mendalam menyusul aduan masyarakat melalui kanal Wadul Gus’e. Tim yang terdiri dari perwakilan Satgas MBG, Camat Sumbersari, Danramil, Kapolsek, Lurah Tegalgede, serta petugas kesehatan dan pengelola dapur menemukan sejumlah catatan penting terkait kualitas menu, kebersihan dapur, dan tata kelola penyimpanan bahan pangan.

Pemeriksaan visual terhadap sampel makanan dilakukan untuk menilai kelayakan konsumsi, sementara petugas kesehatan memberikan rekomendasi perbaikan, antara lain penguatan higienitas, pemilahan bahan baku segar, serta penyesuaian proses distribusi agar makanan tiba dalam kondisi aman. Asisten II menegaskan komitmen penuh terhadap mutu dan keamanan pangan dalam program MBG.

“Setiap aduan masyarakat menjadi alarm perbaikan. Tidak boleh ada toleransi terhadap menu yang berpotensi membahayakan kesehatan,” tegasnya. Pengawasan rutin oleh pihak kecamatan dan kelurahan diminta ditingkatkan, disertai evaluasi berkala oleh Satgas MBG terhadap operasional dapur SPPG.

Penanggung jawab SPPG menyatakan kesiapan segera melakukan langkah korektif, termasuk pembenahan Standar Operasional Prosedur (SOP) dapur, pelatihan ulang petugas, serta penguatan kontrol kualitas bahan makanan. Kanal Wadul Gus’e tetap dibuka sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pengawasan program.

Sidak di Dua Dapur SPPG Kelurahan Kaliwates

Respons serupa juga dilakukan di Kecamatan Kaliwates. Camat Kaliwates bersama Lurah Kaliwates dan tim medis Puskesmas setempat menggelar inspeksi mendadak ke dua lokasi dapur SPPG di Kelurahan Kaliwates pada hari yang sama. Langkah ini diambil menyusul maraknya unggahan warga di media sosial yang mempertanyakan standar sanitasi dan proses pengolahan makanan.

Pemeriksaan menyeluruh mencakup kelayakan fasilitas (kebersihan area memasak, pembuangan limbah, ketersediaan air bersih), kualitas bahan baku (kesegaran dan penyimpanan suhu tepat), higiene personel (penggunaan masker, sarung tangan, penutup kepala), serta standardisasi gizi menu melalui pengecekan sampel oleh tim Puskesmas.

Secara keseluruhan, operasional dapur dinilai telah berjalan dengan baik, meskipun ditemukan beberapa catatan evaluasi kecil, terutama terkait penataan ruang penyimpanan. Edukasi langsung diberikan di tempat untuk memastikan kualitas tetap terjaga demi kesehatan penerima manfaat, khususnya anak-anak.

Pihak kecamatan menegaskan pentingnya menjaga standar sesuai SOP yang berlaku, dengan peringatan bahwa pelanggaran sengaja yang merugikan masyarakat akan ditindak tegas. Sidak serupa direncanakan dilakukan secara berkala dan acak di seluruh wilayah Kaliwates untuk menjamin transparansi serta kesesuaian kualitas makanan dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

Komitmen Bersama untuk Keberlanjutan Program MBG

Dengan respons cepat ini, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas dengan prinsip utama keamanan, gizi, dan kualitas layanan. Pengawasan partisipatif masyarakat melalui berbagai kanal dihargai sebagai bagian integral dari upaya perbaikan berkelanjutan, sehingga program dapat memberikan manfaat optimal bagi generasi penerus tanpa kompromi terhadap kesehatan.

Related Articles

Back to top button