Menjaga Ketahanan Pangan: DKP3 Jember Pantau Harga, Stok dan Kualitas Daging Jelang Lebaran

Jember, 27 Februari 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya pengawasan rantai pasok komoditas peternakan guna memastikan ketersediaan stok daging yang aman, stabil, dan terjangkau menjelang Ramadhan serta Idul Fitri 1447 H. Melalui serangkaian kegiatan survei harga, monitoring distribusi, dan diskusi publik, dinas aktif memantau kondisi dari tingkat hulu hingga distribusi akhir, sekaligus mengantisipasi potensi fluktuasi harga serta menjaga kualitas produk yang beredar di masyarakat.
Survei Harga dan Stok di Pasar Bangsalsari: Kondisi Aman dengan Catatan Kualitas
Pada Rabu, 18 Februari 2026, tim Puskeswan dan Rumah Potong Hewan (RPH) Bangsalsari yang terdiri dari drh. Rifki Nugroho, M.Vet., Teguh Heri, Andrik Hariyanto, serta didampingi mantri pasar Sulam, melaksanakan survei harga dan ketersediaan stok daging di Pasar Bangsalsari. Hasil pemantauan menunjukkan stok daging sapi dan daging ayam secara keseluruhan terpantau aman. Untuk daging ayam, terjadi peningkatan permintaan masyarakat dengan harga konsumen berkisar Rp39.000–Rp40.000 per kg, sementara harga hati ayam/jeroan berada di kisaran Rp20.000–Rp30.000 per kg. Sedangkan daging sapi mencatat permintaan yang cenderung stabil dengan harga konsumen Rp130.000–Rp140.000 per kg dan harga hati sapi Rp80.000–Rp100.000 per kg.
Dalam tinjauan lapangan, tim menemukan satu ekor ayam yang tidak terpotong sempurna dan menyarankan agar ayam tersebut dikafkir serta menghimbau penjual untuk lebih teliti dalam proses pemotongan. Selain itu, ditemukan hati sapi yang terinfeksi cacing hati (fasciolosis), sehingga tim merekomendasikan agar hati tersebut juga dikafkir. Kegiatan survei ini diharapkan dapat memantau fluktuasi harga menjelang hari raya, menjamin stabilitas pasokan, serta memberikan data bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan intervensi pasar jika diperlukan.
Monitoring Rantai Pasok dari Hulu hingga Distribusi
Pada 25–26 Februari 2026, DKP3 Kabupaten Jember melanjutkan monitoring intensif terhadap rantai pasok komoditas peternakan. Hari pertama difokuskan pada tingkat hulu di Kecamatan Balung, Umbulsari, dan Kencong, dengan perhatian utama pada telur ayam ras, domba, dan sapi potong. Hasil pantauan menunjukkan populasi ternak di tingkat peternak berada dalam kondisi produktif dan distribusi berjalan rutin, termasuk pengiriman ke daerah seperti Jawa Tengah dan Bali. Para peternak menyampaikan masukan terkait tantangan biaya operasional pemeliharaan yang perlu diseimbangkan dengan nilai jual di pasar.
Pada hari kedua, pemantauan beralih ke tingkat menengah di Kecamatan Sumbersari, khususnya operasional Rumah Pemotongan Ayam (RPA). Tim mengamati mekanisme penyaluran daging ayam (karkas) ke pasar tradisional, di mana jalur distribusi mandiri yang memangkas peran tengkulak terbukti efektif dalam menjaga efisiensi harga dan kesegaran produk hingga tiba di Pasar Tanjung. Aktivitas pemotongan dan pengiriman dilakukan secara terjadwal dua kali sehari untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman di pasar.
Persiapan Stok Daging Jelang Idul Fitri Dibahas dalam Podcast RRI
Sebelumnya, pada Selasa, 3 Januari 2026, DKP3 Kabupaten Jember telah menghadiri undangan podcast RRI Jember di UPTD Perbibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Rembangan. Sekretaris Dinas Asrah Joyo Widono, S.Kep., SH., M.Si., didampingi Kabid Peternakan drh. Elok Kristanti serta Kepala UPTD Budi Santoso, S.Pt., memaparkan kondisi ketersediaan daging di kabupaten beserta prediksi lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri 1447 H. Dibahas pula langkah-langkah konkret pemerintah daerah dalam menjamin stok, strategi menghadapi potensi kenaikan harga, kelancaran distribusi ke pasar tradisional maupun modern, serta pengawasan ketat terhadap praktik penimbunan dan permainan harga.
Diskusi menyoroti peran peternak lokal, pentingnya pengawasan kualitas dan kesehatan daging, serta tantangan dalam mewujudkan swasembada pangan sektor daging. Para narasumber menekankan harapan agar masyarakat mendukung program swasembada dengan meningkatkan konsumsi produk peternakan lokal.
Komitmen DKP3: Stabilitas Pangan dan Perlindungan Konsumen
Melalui rangkaian kegiatan survei, monitoring, dan komunikasi publik ini, DKP3 Kabupaten Jember menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas rantai pasok peternakan dari hulu hingga hilir. Upaya ini tidak hanya memastikan ketersediaan stok daging yang cukup dan berkualitas, tetapi juga melindungi konsumen dari fluktuasi harga berlebih serta risiko produk yang tidak layak konsumsi menjelang periode hari raya keagamaan. Dengan pengawasan berkelanjutan dan sinergi bersama peternak serta pelaku pasar, diharapkan ketahanan pangan di sektor peternakan Kabupaten Jember tetap terjaga secara optimal.



