Bupati Jember Sosialisasikan UHC Gratis dan Perkuat Pelayanan Kesehatan pada Bunga Desaku ke-6 di Panti

Jember, 1 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui rangkaian kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa) ke-6 yang digelar di Kecamatan Panti pada 26–27 Oktober 2025. Program ini tidak hanya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, tetapi juga memfokuskan pada penguatan fasilitas Puskesmas, pelayanan keliling, sosialisasi Universal Health Coverage (UHC), serta peran kader posyandu dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.
Peninjauan Langsung di Puskesmas Panti untuk Peningkatan Mutu Layanan
Kegiatan dimulai dengan peninjauan langsung oleh Bupati Fawait di Puskesmas Panti pada 26 Oktober 2025. Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos, serta seluruh kepala bidang Dinas Kesehatan, Bupati Fawait berkeliling memantau ruang perawatan pasien, ruang farmasi, dan fasilitas lainnya. Ia berdialog dengan pasien untuk mengetahui pengalaman mereka secara langsung.
Dalam arahannya, Bupati Fawait menekankan bahwa pelayanan di Puskesmas harus mengutamakan keramahan, kebersihan, dan kenyamanan bagi pasien. “Ruang perawatan pasien harus lebih baik dan nyaman dibandingkan ruang kepala Puskesmas maupun ruang tenaga kesehatan,” ujarnya, sebagai simbol orientasi layanan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat. Ia juga menyoroti peningkatan pendapatan kapitasi Puskesmas seiring penerapan UHC, yang menjamin akses layanan kesehatan dasar bagi seluruh warga. Bupati Fawait menyarankan agar rujukan pasien diarahkan terlebih dahulu ke tiga rumah sakit daerah untuk memperkuat sistem pelayanan berjenjang.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti arahan tersebut melalui pembinaan dan penguatan seluruh Puskesmas di Jember, demi mewujudkan pusat layanan yang ramah, bersih, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.
Pelayanan Kesehatan Keliling dan Dukungan RSD dr. Soebandi
Dukungan terhadap program kesehatan juga datang dari Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi. Pada hari yang sama, tim medis rumah sakit tersebut melaksanakan pelayanan kesehatan keliling di Desa Pakis, Kecamatan Panti. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum dan edukasi pola hidup sehat, khususnya bagi warga pedesaan dengan keterbatasan akses fasilitas kesehatan.
Rangkaian Bunga Desaku di kecamatan tersebut juga melibatkan pemeriksaan kesehatan gratis, penyediaan layanan administrasi kependudukan, pemberdayaan UMKM, dialog aspirasi masyarakat, serta acara hiburan seperti jalan sehat dan bazar. Sosialisasi UHC dan program beasiswa pendidikan turut disampaikan untuk mendukung kesehatan dan pendidikan generasi muda. Kolaborasi ini menegaskan peran RSD dr. Soebandi sebagai rumah sakit rujukan yang aktif hadir di tengah masyarakat.
Sosialisasi UHC dan Kesehatan Gratis dalam Sarasehan RT/RW
Pada sore hari 26 Oktober 2025, sarasehan RT/RW di Kecamatan Panti menjadi wadah dialog terbuka antara Bupati Fawait, Pj Sekda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pimpinan OPD, kepala desa dari Kecamatan Sumberbaru, serta perwakilan RT/RW. Bupati Fawait menegaskan bahwa seluruh pemegang KTP Jember berhak mendapat layanan kesehatan gratis, termasuk persalinan, untuk meringankan beban keluarga kurang mampu.
“Program ini bukan hanya untuk orang yang sakit, melainkan untuk para ibu hamil juga dapat merasakan manfaat dari program ini. Kami ingin memastikan setiap ibu hamil mendapat layanan yang memadai agar angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan,” tegasnya. Forum ini juga membahas infrastruktur, layanan publik, dan pemberdayaan masyarakat, diakhiri sesi dialog interaktif yang hangat.
Apresiasi kepada Kader Posyandu dan Motivasi Generasi Muda
Kegiatan dilanjutkan pada 27 Oktober 2025 dengan apel siswa di SMPN 1 Panti. Bupati Fawait menyampaikan motivasi kepada siswa untuk menumbuhkan semangat belajar, disiplin, dan kepedulian sosial. Selanjutnya, ia menyapa kader posyandu di Desa Serut bersama Sekretaris Dinas dan Kasubag Dinas Kesehatan.
Bupati Fawait mengapresiasi peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. “Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Tanpa kerja keras dan dedikasi mereka, upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi tidak akan berjalan optimal,” katanya. Pemerintah berkomitmen memperkuat layanan kesehatan dasar, penyuluhan gizi, dan partisipasi masyarakat di posyandu.
Melalui integrasi pendidikan dan kesehatan, program Bunga Desaku ke-6 ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun masyarakat sehat, cerdas, dan sejahtera. Komitmen terhadap UHC dan penguatan fasilitas dasar diharapkan terus mendorong penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.



