Perbaikan JPL 30 Garahan Selesai, Jalur Banyuwangi-Jember Kini Lebih Aman dan Nyaman

Jember, 12 Juli 2025 – Perlintasan sebidang JPL 30 di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, yang sebelumnya rusak dan membahayakan pengguna jalan, kini telah selesai diperbaiki. Proses perbaikan yang melibatkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, PT KAI Daerah Operasi 9, Dinas Perhubungan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), serta aparat TNI-Polri ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam merespons keluhan masyarakat secara cepat dan tepat. Kini, jalur strategis yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember ini telah diaspal, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Respon Cepat atas Keluhan Masyarakat

Perbaikan perlintasan JPL 30 Garahan ini berawal dari laporan masyarakat melalui kanal aduan resmi Pemkab Jember, Wadul Gus’e, yang digagas oleh Bupati Jember, Gus Fawait. Kondisi jalan di perlintasan tersebut sebelumnya sangat memprihatinkan, dengan lubang-lubang besar dan posisi rel kereta api yang melengkung serta memiliki ketinggian berbeda. Kondisi ini, terutama saat hujan, kerap menyebabkan pengguna jalan tergelincir dan memicu risiko kecelakaan.

Menanggapi keluhan tersebut, Pemkab Jember segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT KAI Daop 9, Dinas Perhubungan, BBPJN, serta aparat setempat. Plt Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan tindak lanjut langsung dari laporan masyarakat. Gatot menjelaskan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan, baik yang disampaikan langsung maupun melalui kanal Wadul Guse. “Alhamdulillah, kami tindaklanjuti sore ini,” ujarnya pada Kamis, 10 Juli 2025. Ia menambahkan bahwa kondisi jalan memang sangat parah, sehingga pengaspalan seluas sekitar delapan meter persegi langsung dikerjakan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Sinergi Lintas Instansi untuk Keamanan Jalan

Proses perbaikan JPL 30 Garahan melibatkan pendekatan teknis yang cermat, mengingat perlintasan ini berada di lengkungan rel dengan ketinggian yang berbeda. Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menegaskan bahwa perbaikan dilakukan dengan memperhatikan spesifikasi teknis untuk menjaga keamanan perjalanan kereta api.

Selain itu, perbaikan ini juga melibatkan Satlantas, TNI, dan Muspika setempat untuk memastikan kelancaran proses. Pengaspalan dilakukan dalam waktu singkat dengan memanfaatkan “jendela kerja” agar tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta api. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci keberhasilan penyelesaian perbaikan secara cepat dan efektif, dengan target rampung pada sore hari Kamis (10/7/2025) dan lalu lintas kembali normal dalam waktu dekat.

Komitmen Berkelanjutan untuk Perbaikan Infrastruktur

Perbaikan JPL 30 Garahan bukanlah yang pertama dilakukan Pemkab Jember. Sebelumnya, perlintasan sebidang di Desa Pecoro, Kecamatan Bangsalsari, juga telah diperbaiki melalui pengaspalan yang dipimpin langsung oleh Bupati Gus Fawait. Gatot Triyono menyebutkan bahwa masih ada dua perlintasan lain yang menjadi prioritas perbaikan, yakni di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, dan Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro. “Dalam beberapa hari ke depan, kami akan menyelesaikan perbaikan di titik-titik tersebut,” tambahnya.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan pentingnya keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Dalam proses perbaikan sebelumnya di Pecoro, beliau sempat menyinggung kurangnya respons dari pihak terkait meskipun telah mengirimkan surat koordinasi di jauh hari sebelumnya.

Apresiasi dan Himbauan untuk Masyarakat

Pemkab Jember bersama instansi terkait mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Dinas Perhubungan juga menghimbau agar pengguna jalan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di perlintasan sebidang. Dengan rampungnya perbaikan JPL 30 Garahan, diharapkan mobilitas masyarakat di jalur strategis ini semakin lancar dan aman.

Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen untuk terus menindaklanjuti keluhan masyarakat dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayahnya.

Related Articles

Back to top button