Tunjukkan Capaian Gemilang di Tahun Pertama, Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember Buktikan Kualitas Pendidikan Inklusif

JEMBER, 21 Juni 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 6 Jember menggelar acara Open House untuk orang tua dan calon peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Balai Pengembangan Pendidikan, Jalan Dr. Soebandi, Patrang, ini tidak sekadar menjadi ajang sosialisasi fasilitas, tetapi juga menjadi panggung pembuktian atas ragam prestasi gemilang sekolah yang belum genap satu tahun berdiri tersebut.

Dihadiri oleh jajaran Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, acara ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan keluarga dalam mencetak generasi penerus yang unggul secara akademik maupun karakter.

Pengenalan Sistem Asrama dan Fasilitas Terintegrasi

Dalam kegiatan Open House ini, sebanyak 50 tamu undangan yang terdiri dari orang tua calon siswa diajak untuk menyelami visi, misi, dan tata tertib sekolah. Pihak penyelenggara memberikan pemaparan menyeluruh mengenai layanan pendidikan, pola pengasuhan, hingga mekanisme kehidupan berasrama yang akan dijalani oleh para peserta didik. Para orang tua juga berkesempatan berkeliling meninjau langsung sarana dan prasarana penunjang pembelajaran.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Mahmud Rizal, SE., M.Si., menegaskan bahwa keterbukaan informasi sejak awal sangat esensial untuk membangun kepercayaan keluarga. “Melalui kegiatan ini, para orang tua dapat memahami konsep pendidikan yang diterapkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah sangat diperlukan agar anak-anak memperoleh layanan pendidikan yang optimal,” jelasnya.

Lompatan Prestasi Akademik dan Non-Akademik

Meski berstatus sebagai sekolah yang didedikasikan untuk anak-anak dari kelompok rentan (desil satu dan dua), SRT 6 Jember membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk berprestasi. Kepala SRT 6 Jember, Kartika Sari Dewi, S.Pd., M.TESOL, memaparkan kemajuan pesat pada jenjang Sekolah Dasar (43 siswa) dan Sekolah Menengah Pertama (53 siswa).

Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, sekolah ini telah menorehkan sederet capaian luar biasa, di antaranya:

  • Peningkatan Literasi & Numerasi: Angka kelancaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) melonjak drastis. Jika di awal pembelajaran 60 persen siswa belum lancar, kini 95 persen siswa telah menguasainya.
  • Prestasi Olahraga dan Seni: Meraih 1 emas dan 4 perak pada kejuaraan Karate tingkat provinsi di Situbondo (2025), serta 4 emas dan 6 perak pada Kejuaraan Karate Open Piala Wali Kota Surabaya 2026. Siswa juga menyabet Juara 2 tingkat olimpiade cabang bridge, Juara Harapan 1 tari tradisional tunggal, dan lolos sebagai kontingen Jambore Nasional 2026 di Cibubur.
  • Pendidikan Karakter & Kerohanian: Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama dan Fatayat NU, sekolah sukses melahirkan siswa hafiz dan hafizah Al-Qur’an.
  • Keterampilan Wirausaha: Siswa didorong memproduksi telur asin, kerajinan rajut, hingga batik.

“Prestasi anak-anak kami buktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak akan menyurutkan semangat untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya. Dengan pengasuhan dan pendampingan yang tepat, anak-anak dari desil satu dan desil dua mampu menyetarakan diri dengan sekolah-sekolah unggulan di Jember,” tegas Kartika.

Untuk memfasilitasi minat bakat, SRT 6 Jember saat ini memiliki sembilan kegiatan ekstrakurikuler—termasuk English club, panahan, hingga hadrah—dengan rencana penambahan bahasa Arab, Mandarin, dan Jepang pada tahun ajaran mendatang.

Sentuhan Kepedulian Sosial

Di samping sosialisasi pendidikan, Open House ini juga menjadi momentum perwujudan kepedulian sosial. Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Jember turut hadir membagikan 50 paket sembako yang diserahkan langsung kepada seluruh tamu undangan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos PPPA Jember, Mohamad Rizqi Fajri, S.I.P., menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga calon peserta didik. “Momentum Open House Sekolah Rakyat ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi melalui penyaluran 50 paket sembako kepada para orang tua calon siswa,” ujarnya. Hal ini turut membuktikan bahwa relawan Tagana senantiasa berkontribusi aktif dalam ranah pelayanan sosial kemanusiaan, bukan hanya pada saat kondisi bencana.

Menyongsong Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Keberhasilan program ini menjadi fondasi kuat bagi langkah pemerintah selanjutnya. Plh Kepala Dinsos PPPA, Mahmud Rizal, mengungkapkan bahwa saat ini sedang berlangsung progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang berlokasi di belakang Jember Sport Garden. Sekolah tersebut nantinya akan membuka kuota masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Sesuai arahan Kementerian Sosial, Dinsos Jember akan terus mengawal seluruh tahapan penerimaan siswa baru, berkolaborasi dengan berbagai lintas sektor mulai dari aparat keamanan (Polsek, Koramil), sektor kesehatan, hingga Dinas Bina Marga dan DPRKP. Ke depan, sebuah Surat Keputusan (SK) Bupati akan segera diterbitkan untuk membentuk tim transisi yang akan memastikan seluruh proses rekrutmen hingga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berjalan dengan lancar dan aman.

Related Articles

Back to top button