Terbesar di Asia Tenggara, JKCI Festival 2026 Sukses Angkat Potensi Pariwisata dan UMKM Jember ke Kancah Global

JEMBER, 2 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember bersama PT Boss Image Nusantara (BIN Cigar) sukses menggelar perhelatan tahunan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Berlangsung di Kafe Tebing Botani dan pesisir Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, perhelatan ke-9 ini mencatatkan sejarah baru sebagai festival cerutu terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Ajang internasional ini menjadi titik temu strategis yang mempertemukan para pelaku industri, mitra bisnis, akademisi, hingga perwakilan diplomatik dan pembeli (buyer) dari 18 negara. Melalui festival ini, Kabupaten Jember tidak hanya memperkuat posisinya sebagai produsen cerutu premium berdaya saing global, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah melalui hilirisasi pertanian, pariwisata, budaya, dan penguatan sektor UMKM.

Magnet Global dan Bukti Keberhasilan Hilirisasi Tembakau

Kehadiran delegasi internasional dari berbagai belahan dunia—termasuk Amerika Serikat, Brasil, Australia, Hong Kong, Tiongkok, Malaysia, hingga Lebanon—menjadi bukti kuat tingginya apresiasi global terhadap kualitas tembakau dan cerutu buatan Jember. Para tamu berkesempatan menyaksikan langsung seluruh rantai proses produksi, mulai dari budidaya tembakau, teknik pengolahan, hingga menjadi produk cerutu premium bernilai tambah tinggi yang siap bersaing di pasar ekspor.

Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa pencapaian JKCI 2026 memperkuat bukti bahwa Jember tidak lagi sekadar menghasilkan bahan mentah, melainkan telah berhasil melakukan hilirisasi produk tembakau unggulan. Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen memberikan dukungan penuh agar JKCI berkembang dari festival terbesar di Asia Tenggara menjadi festival cerutu terbesar di tingkat Asia.

“JKCI tahun ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara karena dihadiri oleh perwakilan dari 18 negara. Ini bukti bahwa langkah kita mempromosikan Jember sudah berada di jalur yang benar (on the track). Kita tidak hanya memperkenalkan destinasi wisata di ujung timur Pulau Jawa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada para petani tembakau,” ujar Bupati Fawait.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Boss Image Nusantara (BIN Cigar), Imam Wahid Wahyudi, menyampaikan bahwa JKCI Festival dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperluas pangsa pasar ekspor sekaligus mendongkrak perekonomian lokal.

“Kehadiran para tamu mancanegara tidak hanya menjadi kebanggaan bahwa cerutu Jember berdaya tarik internasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi daerah, mulai dari sektor transportasi, perhotelan, kuliner, hingga UMKM,” tutur Imam.

Sinergi Lintas Sektor dan Semarak Seni Budaya

Puncak acara yang diselenggarakan di pesisir Pantai Watu Ulo menjadi momentum kolaborasi penting antara pemerintah daerah, instansi pusat, dan pelaku industri. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pemangku kepentingan, antara lain Anggota DPR RI Charles Meikyansah, perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Komisaris Utama PT Boss Image Nusantara Dr. Ir. H. Febrian A. Kahar, M.IAM, serta jajaran Forkopimcam Ambulu seperti Plt. Camat Ambulu Fahrul Asrori, S.H., Kapolsek Ambulu AKP Sholikan Arief, S.H., dan Danramil Ambulu Kapten Arm Anton Hermawan.

Plt. Camat Ambulu, Fahrul Asrori, S.H., mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya kawasan pesisir Ambulu kepada dunia internasional. Rangkaian festival juga diramaikan dengan pameran budaya, kompetisi cerutu, pertunjukan seni daerah, serta ditutup secara meriah oleh penampilan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang menyedot perhatian ribuan pengunjung.

Bupati Fawait menambahkan bahwa keberhasilan di sektor tembakau ini melengkapi jejak komoditas unggulan Jember lainnya yang telah berhasil menembus pasar internasional, seperti kopi, edamame, dan okra.

Etalase UMKM Showcase Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Sebagai bagian tak terpisahkan dari penguatan ekonomi masyarakat, JKCI Festival 2026 menghadirkan UMKM Showcase yang melibatkan 14 pelaku UMKM lokal Jember. Berbagai produk unggulan seperti batik, kerajinan tangan, anyaman, kopi robusta, olahan pangan, cokelat, hingga produk ecoprint dipamerkan langsung kepada wisatawan nasional maupun mancanegara.

Ke-14 UMKM asal Jember yang berpartisipasi dalam ajang ini mencakup Sheina Batik dan Batik Selomaeso, Cah Ganteng, Pawon Ambuluwae, Rumah Jamur Zahra, Kripik Pisang Mak Siti, LaTansa Craft, Ceria Craft, Khotijah Craft, Griya Ecoprint, Hariyani Batik & Sheina Batik, Bunn Kopi & Robusta Kopi, Azbah Craft & Laiqa Craft, Fawwaz & Vits Food, serta Cokelat Raddina.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., menjelaskan bahwa keterlibatan UMKM merupakan bentuk nyata fasilitasi pemerintah untuk memperluas jangkauan pasar dan daya saing produk lokal. “Kami berharap momentum JKCI Festival dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan Jember kepada pasar yang lebih luas. Semoga semakin banyak produk lokal yang dikenal dan memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Sartini.

Melalui sinergi yang terjalin antara Pemkab Jember, PT Boss Image Nusantara, dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat, perhelatan JKCI Festival 2026 berhasil mengukuhkan posisi Jember sebagai kota cerutu dunia. Semangat “Jember Baru, Jember Maju” menjadi landasan optimisme daerah dalam memperluas jejaring perdagangan internasional, menarik investasi, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Related Articles

Back to top button