Semarak Hari Lanjut Usia Nasional: Ribuan Lansia Jember Antusias Ikuti Senam Sehat dan Skrining Terpadu

JEMBER, 6 Juni 2026 – Hampir 5.000 lanjut usia (lansia) memadati Alun-Alun Kabupaten Jember untuk memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 pada Sabtu, 6 Juni 2026. Mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” dengan tajuk “Gus Bupati Cinta Lansia”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak sekadar menggelar acara hiburan dan olahraga, melainkan turut menghadirkan berbagai layanan publik terpadu. Rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat lansia dalam satu tempat.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemkab Jember menyediakan mulai dari senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kemudahan administrasi kependudukan. Sinergi berbagai layanan yang dihadirkan di pusat kota ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan produktif secara inklusif.
Senam Sehat dan Penghormatan bagi Lansia
Acara yang dipenuhi semangat kebersamaan ini diawali dengan kegiatan Senam Sehat Lansia pada pagi hari. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Mahmud Rizal, menjelaskan bahwa pelibatan instruktur profesional dari Yayasan Gerontologi Abiyoso ditujukan agar gerakan senam dapat disesuaikan dengan kondisi fisik lansia. Melalui penyesuaian tersebut, para peserta diharapkan dapat memperoleh manfaat kebugaran secara maksimal sekaligus mencegah berbagai penyakit penyerta usia lanjut.
Lebih dari sekadar aktivitas fisik, peringatan HLUN 2026 merupakan sebuah ruang penghormatan bagi kaum lansia. Hal tersebut ditegaskan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si., saat mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait. Disampaikan bahwa kemajuan sebuah daerah turut diukur dari bagaimana pemerintah memperlakukan kelompok lansia dengan hormat, martabat, dan kasih sayang, mengingat dedikasi dan pengalaman yang telah mereka curahkan untuk pembangunan negeri.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Aksi Donor Darah
Mempertimbangkan tingginya kerentanan kesehatan pada usia lanjut, panitia memberikan perhatian khusus terhadap aspek medis peserta. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan serta Pengarusutamaan Gender Dinsos PPPA Kabupaten Jember, dr. Oktavia Wahyu Krisna Murti, M.M., menyatakan bahwa layanan kesehatan didukung penuh oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan empat puskesmas, yakni Puskesmas Mayang, Silo 2, Patrang, dan Andongsari.
Puluhan tenaga medis yang tergabung dalam tim Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) disiagakan di lokasi. Para peserta cukup menunjukkan KTP untuk mengakses layanan skrining kesehatan dasar, pengukuran tekanan darah, hingga pemeriksaan gula darah. Upaya jemput bola ini dilakukan guna mendekatkan akses kesehatan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan faktor risiko pada peserta. Di saat yang sama, PMI Kabupaten Jember juga membuka gerai donor darah di area parkir selatan yang berhasil menghimpun kantong darah dari 14 pendonor aktif.
Kemudahan Akses Administrasi Kependudukan “Monalisa”
Selain aspek kesehatan, kemudahan layanan publik juga diwujudkan melalui kehadiran program Monalisa (Mobile Administrasi Kependudukan Layanan Istimewa). Layanan jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember ini memungkinkan para peserta untuk mengurus berbagai dokumen penting—seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, dan perbaikan Nomor Induk Kependudukan (NIK)—secara langsung di lokasi acara tanpa harus mendatangi kantor pemerintahan.
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, S.E., menilai bahwa layanan Monalisa sangat menguntungkan peseta. Fasilitas yang dekat dan ramah lansia ini dinilai sangat membantu efisiensi waktu dan tenaga masyarakat, sebuah inisiatif yang diakui sangat bermanfaat oleh Zuliana, salah satu warga yang memanfaatkan layanan perbaikan data kependudukan pada hari itu.
Kenyamanan Peserta Didukung Penuh oleh Tagana Jember
Kelancaran acara berskala besar ini tidak lepas dari peran strategis 30 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Jember. Sebagai tim pendukung, Koordinator Tagana Kabupaten Jember, Agus Nurwiyono, memaparkan bahwa pihaknya telah mendirikan empat tenda besar yang berfungsi sebagai tempat istirahat lansia untuk berlindung dari panas matahari selama menikmati hiburan.
Selain infrastruktur peneduh, Tagana juga mengoperasikan dapur hangat yang menyajikan minuman dan makanan ringan, serta mengawal distribusi ribuan kotak makan siang agar tersalurkan secara merata. Kesiapsiagaan penuh dari puluhan personel tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Sekretaris Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Sri Rahayu Wilujeng, S.E., M.M., yang memastikan bahwa seluruh kebutuhan konsumsi dan kenyamanan peserta lanjut usia dapat terpenuhi secara optimal.
Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Keberhasilan
Secara keseluruhan, kesuksesan dan kemeriahan peringatan HLUN 2026 di Kabupaten Jember tidak berdiri sendiri. Ketua Panitia HLUN 2026, Wiwik Puspa Dewi, S.H., menegaskan bahwa kelancaran kegiatan ini merupakan hasil dari kolaborasi solid antara organisasi perangkat daerah, lembaga pemerintah, BUMD, hingga organisasi sosial kemasyarakatan.
Ke depannya, sinergi yang terbangun dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan menjadi landasan program berkelanjutan. Pemkab Jember berharap semangat hidup sehat di kalangan lansia terus bertumbuh, membuktikan bahwa usia senja bukanlah penghalang untuk tetap beraktivitas secara sosial, mandiri, dan bermartabat.



