Menuju Zero Waste 2029: Dari Masterplan RIPS, Inovasi TPS 3R, hingga Penghargaan Pahlawan Lingkungan

Jember, 12 November 2025 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember terus mengintensifkan upaya pengelolaan sampah berkelanjutan melalui serangkaian kegiatan strategis. Mulai dari rapat koordinasi penyusunan masterplan, renovasi TPS 3R berbasis inovasi, hingga pemberian penghargaan lingkungan, semua inisiatif ini menegaskan komitmen bersama menuju visi Jember Zero Waste 2029. Langkah-langkah tersebut melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan efektif.

Rapat Koordinasi Penyusunan Masterplan Rencana Induk Pengelolaan Sampah

Pada Jumat, 7 November 2025, DLH Jember menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Kajian Masterplan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) di Rumah Makan Lestari, Jalan R.A. Kartini No. 14–16, Jember. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang tertunda, dengan tujuan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Rapat dihadiri oleh berbagai instansi pemerintah daerah, seperti Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Turut serta Forum Bank Sampah Jember, Bank Sampah Induk Karya Mandiri, dan CV Dewi Fortuna Konsultan sebagai pendamping teknis.

Pemateri dari Universitas Indonesia, Yebi Yuriandala, M.Eng, menyampaikan strategi penyusunan rencana induk, menekankan sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat untuk pengelolaan sampah yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. Kepala DLH Jember, Drs. Supri Handoko, M.M., menyatakan bahwa masterplan ini akan menjadi acuan utama bagi semua pihak. “Rencana Induk Pengelolaan Sampah ini akan menjadi acuan utama bagi semua pihak agar pengelolaan sampah di Jember dapat berjalan sesuai prosedur, terarah, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Inovasi TPS 3R sebagai Pilot Project Berkelanjutan

TPS 3R menggelar tasyakuran renovasi dan evaluasi kinerja di lokasi pengelolaan sampah Kabupaten Jember. Acara ini dihadiri perwakilan DLH, tokoh masyarakat, pengurus TPS 3R, dan relawan kebersihan, dimulai dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas renovasi yang telah selesai.

Renovasi menggunakan paving block dari sampah plastik daur ulang, mencerminkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Inovasi ini mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi. Kepala DLH Jember memberikan apresiasi tinggi. “Inovasi yang dilakukan ini luar biasa. Bukan hanya mengurangi timbunan sampah plastik, tetapi juga menghasilkan produk bermanfaat bagi pembangunan lingkungan. TPS 3R ini layak menjadi pilot project DLH Jember dan contoh bagi wilayah lain,” katanya.

Evaluasi kinerja menunjukkan peningkatan pengumpulan, pemilahan sampah, dan kesadaran masyarakat. Perwakilan pengurus TPS 3R menyatakan, “Kami bangga bisa berinovasi dari sampah menjadi sesuatu yang berguna. Ini langkah kecil untuk mendukung Jember menuju Zero Waste 2029.” TPS 3R ini diharapkan menjadi model percontohan berbasis masyarakat.

Penghargaan Lingkungan bagi Para Pahlawan Kebersihan

Pada 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, DLH Jember menyerahkan Piagam Penghargaan Lingkungan di Alun-alun Jember. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gus Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., kepada tokoh, lembaga, dan perwakilan masyarakat yang berkontribusi mengurangi polusi, limbah, sampah, dan efek rumah kaca.

Penerima penghargaan meliputi Direktur RS Siloam Jember, Pimpinan PT. Wijaya Cahaya Timber Unit Jember, Lurah Mangli, Lurah Sumbersari, Lurah Tegal Besar, Kepala Desa Umbulsari, Kepala Desa Bangsalsari, Kepala Desa Sanenrejo, Ketua RW 40 Perumahan Taman Gading, dan Ketua RW 27 Perumahan Muktisari. Beberapa di antaranya pernah meraih PROPER peringkat merah dari Kementerian Lingkungan Hidup, Piagam Desa Berseri dari Gubernur Jawa Timur, serta Program Kampung Iklim (Proklim) dari KLH.

Kepala DLH Jember menyebut penerima sebagai “para pahlawan lingkungan”. “Di momen Hari Pahlawan ini, kita meneladani semangat juang mereka melalui tindakan nyata menjaga bumi,” ujarnya.

DLH Jember optimistis visi Jember Zero Waste 2029 dapat tercapai dengan kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama. Upaya terintegrasi ini menjadi fondasi pengelolaan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Jember.

Related Articles

Back to top button