Lantik 202 Pejabat Fungsional, Bupati Jember: Wujudkanlah Pelayanan yang Maksimal dan Cepat

JEMBER, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto melantik 202 pejabat fungsional yang terdiri dari guru, pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan umum, dokter, dokter gigi, perawat, bidan, nutrisionis, perekam medis, pranata labkes, radiografer dan penyuluh pertanian, Jumat 18 November 2022 siang.

Dalam pidatonya, Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut pejabat fungsional adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peran mereka sangat penting sebab berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Wujudkanlah pelayanan yang satset, yang cepat dan maksimal kualitasnya. Anda semua pejabat fungsional adalah ujung tombak Pemkab Jember dalam melayani masyarakat Jember,” pesan Bupati Hendy.

Ia menegaskan, sekarang bukan zamannya lagi prosedur pelayanan yang ruwet dan ribet, semua dapat dipercepat dengan adanya teknologi.

Bupati Hendy menyontohkan, bagi pelayanan kesehatan sudah saatnya menerapkan antrian digital yang bisa diakses warga dari gawai atau gadgetnya. Sehingga mereka datang ke fasilitas kesehatan bisa langsung terlayani.

Selain itu etika pelayanan juga penting, bagaimana pasien itu bisa bahagia terlayani dengan baik.

“Layanilah dengan sabar, senyum sapa, santun dalam melayani, bagaimana caranya datang sakit, pulang bisa sembuh atau sehat dan yang sehat lebih sehat lagi, itu tugas tenaga kesehatan,” pesannya.

Sementara bagi guru, yang paling darurat adalah pembentukan karakter para siswa yang sesuai dengan nilai-nilai kearifan Indonesia.

“Bentuklah karakter siswa yang peduli, yang mau gotong royong, saling menghargai, menghormati kepada yang lebih tua, tepo seliro, itu semua penting di tengah era disrupsi seperti sekarang ini,”tambahnya.

Sementara bagi tenaga penyuluh pertanian, bertugas bagaimana mendorong petani supaya bersedia beralih ke pupuk organik, karena sebentar lagi 2023 Pemkab Jember akan memulai pembangunan pabrik pupuk organik.

“Penyuluh pertanian nantinya bertugas menyosialisasikan sekaligus mengajak masyarakat agar bersedia beralih menggunakan pupuk organik, kendati membutuhkan waktu untuk pemulihan atau recovery tanahnya, tapi manfaatnya dirasakan selamanya oleh petani ketika beralih ke organik,” pungkas Bupati Hendy. (ipf)

Related Articles

Back to top button