DP3AKB Jember Gratiskan Layanan KB MOW dan MOP Reguler November 2025, Target 34 Akseptor Bersama RS dr. Soebandi

Jember, 11 November 2025 – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi bersama Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi dan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur untuk mematangkan pelaksanaan layanan Keluarga Berencana (KB) Medis Operatif Wanita (MOW) dan Medis Operatif Pria (MOP) secara gratis sepanjang November 2025. Pelayanan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) ini ditargetkan melayani 30 akseptor MOW dan 4 akseptor MOP, dengan harapan capaian lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Kegiatan persiapan yang digelar pada Selasa, 11 November 2025 di RSD dr. Soebandi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kualitas dan aksesibilitas layanan KB di Kabupaten Jember. Rapat dihadiri langsung oleh Kepala DP3AKB Jember Drs. Moh. Djamil, M.Si, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSD dr. Soebandi dr. Firah Diansyah, Sp.B-KBD, serta perwakilan BKKBN Jatim dr. Zekson Alpian/dr. Jackson Alvian.

Evaluasi Tahun 2024 Jadi Dasar Perbaikan

Hasil evaluasi pelayanan KB reguler tahun 2024 menunjukkan capaian 11 akseptor MOW dan 4 akseptor MOP. Meski berhasil mencapai target MOP, partisipasi MOW masih rendah karena beberapa kendala, di antaranya jarak tempat tinggal akseptor yang jauh dari rumah sakit sehingga memerlukan rawat inap, serta proses pelayanan yang dirasakan cukup panjang dan rumit.

“Evaluasi tahun sebelumnya menjadi dasar penting untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan partisipasi masyarakat,” ungkap Kepala DP3AKB Jember Drs. Moh. Djamil, M.Si.

Komitmen Sinergi Lintas Sektor

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSD dr. Soebandi dr. Firah Diansyah, Sp.B-KBD menegaskan kesiapan rumah sakit sebagai fasilitas rujukan utama dalam mendukung program KB nasional.

“RSD dr. Soebandi siap memperkuat sinergi dengan DP3AKB dan BKKBN untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan mudah diakses masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin. “Kami mendorong layanan KB tidak hanya mengejar target angka akseptor, tetapi juga memastikan mutu pelayanan dan keberlanjutan edukasi kepada masyarakat,” ujar dr. Jackson Alvian.

Kuota Terbatas dan Gratis Sepenuhnya

Untuk November 2025, DP3AKB Jember menetapkan kuota 30 peserta MOW dan 4 peserta MOP yang akan dilayani secara gratis di RSD dr. Soebandi. Kuota tersebut disesuaikan dengan kapasitas ruang operasi, ketersediaan tenaga medis, serta fasilitas rawat inap rumah sakit.

Pihak DP3AKB mengimbau pasangan usia subur yang berminat segera mendaftar melalui Puskesmas terdekat atau kantor DP3AKB Jember agar mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan awal sebelum pelaksanaan operasi.

Harapan Pelayanan Lebih Efektif dan Efisien

Melalui koordinasi intensif ini, DP3AKB Jember, RSD dr. Soebandi, dan BKKBN Jatim berkomitmen memperbaiki alur pelayanan, menyederhanakan prosedur, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi KB mantap sekaligus mendukung program pembangunan keluarga berkualitas di Kabupaten Jember.

Dengan semangat “Jember Baru, Jember Maju”, pelayanan KB MOW dan MOP reguler November 2025 diharapkan berjalan lebih lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi pasangan usia subur yang ingin merencanakan keluarga secara mantap dan sehat.

Related Articles

Back to top button