Diwarnai Tangis Haru dan Doa, Pemkab Jember Resmi Berangkatkan Ribuan Jemaah Haji 2026 Menuju Tanah Suci

JEMBER, 15 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi memulai rangkaian pemberangkatan ribuan calon jemaah haji musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Prosesi pelepasan yang berlangsung secara bertahap mulai Kamis (14/5/2026) hingga Sabtu (16/5/2026) ini diwarnai oleh isak tangis haru keluarga pengantar, untaian doa tulus, serta pengawalan maksimal dari jajaran pemerintah daerah dan tokoh agama setempat.

Ribuan tamu Allah tersebut diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang menuju Tanah Suci Makkah. Dalam pelaksanaannya, Kecamatan Tanggul ditetapkan sebagai titik transit utama bagi seluruh kelompok terbang (kloter) untuk memastikan kelancaran mobilisasi rombongan.

Delapan Kloter Berangkat Secara Bertahap

Pemberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Jember tahun ini dibagi ke dalam delapan kloter utama, yakni Kloter 91 hingga Kloter 98, dengan rincian jadwal sebagai berikut:

  • Kamis, 14 Mei 2026: Rangkaian dimulai oleh Kloter 91 dari KBIHU Assuniyah Kencong pada pagi hari.
  • Jumat, 15 Mei 2026: Menjadi hari tersibuk dengan pemberangkatan lima kloter sekaligus. Kloter 92 hingga Kloter 96 diberangkatkan dari berbagai titik, termasuk Universitas Muhammadiyah Jember, Jember Sport Garden (JSG), hingga sejumlah pondok pesantren dan KBIHU di wilayah Ambulu, Sukowono, Bangsalsari, Jenggawah, Kaliwates, dan Patrang.
  • Sabtu, 16 Mei 2026: Pemberangkatan ditutup oleh Kloter 97 dari wilayah Kranjingan dan Balung, serta Kloter 98 dari Secaba Rindam/Brawijaya Sukorejo sebagai rombongan terakhir.

Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, S.Sos., yang wilayahnya menjadi pusat transit, turut melepas para jemaah dengan pesan mendalam agar senantiasa menyucikan niat dan hati selama beribadah.

Pecah Tangis Haru di Tengah Penantian Panjang

Momen keberangkatan ini menjadi puncak penantian panjang bagi banyak jemaah. Di Kecamatan Kencong, pemberangkatan Kloter 91 yang membawa sekitar 416 jemaah dengan sembilan unit armada bus diiringi isak tangis keluarga. Pelukan dan lambaian tangan menjadi pemandangan emosional sesaat sebelum bus bergerak meninggalkan lokasi.

Rasa syukur mendalam diungkapkan oleh salah satu keluarga jemaah, Nanik Sumarmi. Ia berharap keluarganya diberikan kesehatan dan kelancaran hingga kembali ke tanah air. Ia juga menyampaikan apresiasi atas fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jember dan Gus Fawait yang telah mendukung penuh proses pemberangkatan jemaah haji ini. Fasilitas dan pelayanan yang diberikan sangat membantu masyarakat,” ungkap Nanik.

Sinergi Pengawalan Ketat dan Imbauan Keamanan

Pemerintah daerah bersama pihak penyelenggara menerapkan standar operasional yang ketat demi kenyamanan jemaah. Hal ini terlihat jelas pada pemberangkatan Kloter 96 dari Aula Al Hasyimi, Pondok Pesantren Darussolah, Kecamatan Kaliwates. Panitia memberlakukan sistem pendataan berbasis nomor rombongan dan hanya mengizinkan maksimal tiga anggota keluarga untuk mendampingi jemaah di area utama aula. Sebanyak lima armada bus dan sembilan petugas pendamping dikerahkan khusus untuk titik ini.

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, di hadapan jemaah mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan konsentrasi. Senada dengan itu, pihak kepolisian setempat juga memberikan imbauan keamanan mandiri agar jemaah senantiasa waspada dan tidak mudah memercayai orang asing selama di Arab Saudi guna menjaga kekhusyukan ibadah.

Dukungan penuh dari unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) juga tampak pada pelepasan 90 jemaah Kloter 96 dari KBIH Al-Qodiri, Kecamatan Patrang. Camat Patrang, Ajib, S.IP., hadir langsung mengapresiasi peran aktif penyelenggara haji dalam memberikan pembinaan sejak masa manasik hingga pemberangkatan. Ketua KBIH Al-Qodiri, KH Taufiqurrahman MZ, turut berpesan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang menuntut kesabaran dan keikhlasan.

Secara keseluruhan, koordinasi yang matang antara Pemerintah Kabupaten Jember, penyelenggara bimbingan haji, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat sukses menghadirkan prosesi pemberangkatan yang tertib, aman, dan penuh khidmat. Seluruh pihak mendoakan agar ribuan jemaah haji asal Jember senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci dan kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur.

Related Articles

Back to top button