Bupati Jember Pimpin Latihan Bersama Tajemtra 2026: Perkuat Fisik, Kebersamaan, dan Gerakkan Ekonomi Warga

JEMBER, 7 Agustus 2026 – Menjelang perhelatan akbar Gerak Jalan Tradisional Tanggul–Jember (Tajemtra) 2026, Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Latihan Bersama (Latber) pada Kamis (6/8/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan pemanasan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dengan mengambil titik awal (start) dari Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bina Marga Kabupaten Jember dan berakhir (finish) di Alun-Alun Kabupaten Jember.

Latihan bersama ini menjadi langkah awal persiapan fisik, mental, dan pembentukan kekompakan bagi jajaran aparatur pemerintah serta masyarakat menjelang pelaksanaan Tajemtra Utama yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026 mendatang.

Persiapan Menuju Ajang Ikonik Berhadiah Rp200 Juta

Sepanjang rute latihan, Bupati Muhammad Fawait tampak berbaur dan berjalan bersama para peserta guna memberikan motivasi secara langsung. Kehadiran kepala daerah ini menegaskan komitmen Pemkab Jember dalam melestarikan olahraga tradisional legendaris yang telah menjadi simbol dan kebanggaan daerah.

Bupati Fawait menegaskan bahwa Tajemtra memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar agenda olahraga rutin. “Tajemtra adalah identitas Kabupaten Jember yang harus terus kita lestarikan. Melalui kegiatan ini kita membangun kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat persaudaraan di antara seluruh elemen masyarakat. Saya mengajak seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik agar dapat mengikuti Tajemtra dengan sehat, tertib, dan penuh semangat,” ujar Bupati Fawait.

Tajemtra Utama pada 5 September 2026 rencananya akan menempuh rute bersejarah dari Alun-Alun Tanggul menuju Alun-Alun Jember dengan memperebutkan total hadiah senilai Rp200 juta.

Sinergi Perangkat Daerah dan Penguatan Solidaritas ASN

Kegiatan latihan bersama ini diikuti secara antusias oleh aparatur sipil negara (ASN) dari pelbagai perangkat daerah, instansi vertikal, hingga komunitas di Kabupaten Jember. Unsur perangkat daerah yang turut berpartisipasi aktif antara lain Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Organisasi, serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Jember. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas, sinergi kerja, dan budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BPKAD Kabupaten Jember, Audi Ryan Setiawan, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajarannya merupakan wujud komitmen mendukung agenda strategis pemerintah daerah sekaligus membangun kekompakan tim internal. “Keikutsertaan BPKAD dalam latihan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan, disiplin, dan semangat kerja tim. Kami berharap seluruh peserta dari BPKAD dapat mengikuti Tajemtra dengan kondisi prima serta mampu menunjukkan semangat sportivitas sebagai bagian dari ASN yang mendukung setiap program Pemerintah Kabupaten Jember,” tutur Audi Ryan Setiawan.

Gerakkan Ekonomi Pelaku Usaha Mikro di Sepanjang Rute

Selain memperkuat ketahanan fisik dan kekompakan peserta, antusiasme peserta yang memadati lintasan latihan turut memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sepanjang rute. Kehadiran ratusan peserta membuat barang dagangan para pedagang kaki lima lebih cepat terjual dibandingkan hari-hari biasa. Dampak positif ini salah satunya dirasakan oleh Bu Narti, seorang pedagang gorengan di kawasan lintasan latihan. “Saya senang kalau ada acara seperti ini, jualan saya jadi ramai,” ungkap Bu Narti saat melayani pembeli yang silih berganti berdatangan ke lapaknya.

Melalui rangkaian latihan bertahap ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap partisipasi dan antusiasme masyarakat semakin meningkat untuk menyukseskan Tajemtra Utama pada September mendatang. Berlandaskan semangat “Jember Baru, Maju Bersama”, agenda tahunan ini diproyeksikan terus memperkokoh persatuan, menjaga kelestarian tradisi, sekaligus mendongkrak denyut perekonomian masyarakat di Kabupaten Jember.

Related Articles

Back to top button