Bupati Jember Pimpin Gowes Lintas Kabupaten Dekatkan Layanan Kesehatan, Bansos, hingga UMKM

JEMBER, 22 September 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menggelar kegiatan gowes rutin mingguan dengan nuansa berbeda. Dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), rombongan pesepeda yang terdiri atas jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala puskesmas, komunitas sepeda, hingga masyarakat umum menempuh rute gowes lintas kabupaten sepanjang kurang lebih 30 kilometer, pada Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini mengambil titik start dari Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, menyusuri Jalur Lintas Selatan (JLS), dan berakhir di halaman Kantor Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Gowes lintas kawasan ini tidak sekadar menjadi ajang menjaga kebugaran fisik, melainkan dikemas secara holistik sebagai sarana jemput bola pelayanan publik, penyaluran jaring pengaman sosial, penguatan ekonomi pelaku UMKM, hingga peninjauan infrastruktur daerah.
Olahraga Lintas Wilayah untuk Mempererat Silaturahmi
Sebelum mengayuh pedal, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan senam bersama yang difasilitasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember di titik start Desa Wotgalih. Kepala Disporabudpar Kabupaten Jember, Regar Jeane, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa gowes bersama merupakan agenda rutin yang biasanya dilaksanakan setiap hari Senin. Penentuan rute lintas kabupaten dari Lumajang menuju Jember sengaja dipilih untuk memberikan suasana baru sekaligus mempererat hubungan dengan warga di sepanjang lintasan.
“Gowes ini olahraga rutin yang dilaksanakan setiap minggu, biasanya di hari Senin. Namun kali ini kami mencoba rute yang berbeda, dimulai dari wilayah Lumajang, kemudian melewati Jalur Lintas Selatan menuju Puger. Selain berolahraga, kami ingin menghadirkan suasana baru sekaligus semakin dekat dengan masyarakat di sepanjang perjalanan,” ujar Regar. Regar menambahkan, olahraga menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif antara pejabat pemerintah dan warga. Melalui suasana yang lebih santai, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan Bupati dan jajaran pejabat Pemkab Jember untuk menyampaikan aspirasi.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Camat Mumbulsari, Wadaatul Mabruroh, S.P., yang turut mengayuh sepeda bersama rombongan hingga ke garis finish. Menurutnya, keikutsertaan jajaran kecamatan merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendorong budaya hidup sehat dan mempererat kebersamaan. “Gowes bersama ini bukan hanya tentang bersepeda, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Kami mendukung kegiatan positif seperti ini karena olahraga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus membangun kebersamaan masyarakat,” tutur Wadaatul Mabruroh.
Jeda Rest Area: Ibadah, Serap Aspirasi, dan Tinjau Infrastruktur Sekolah
Di tengah perjalanan menempuh jarak 30 kilometer, rombongan gowes menyempatkan diri beristirahat sekitar 30 menit di kawasan tambak udang PT Delta Guna Sejahtera (DGS), Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas. Kedatangan Bupati dan rombongan disambut langsung oleh Camat Gumukmas, Chairul Dwi Tjahjanto, beserta para kepala desa se-Kecamatan Gumukmas.
Dalam jeda istirahat tersebut, Bupati Jember menunaikan ibadah salat Magrib, yang dilanjutkan dengan dialog santai bersama Camat dan para Kepala Desa di kantor PT DGS. Diskusi informal ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kecamatan, serta membahas program-program unggulan Pemkab Jember yang telah berjalan di masyarakat, seperti Home Care, Universal Health Coverage (UHC), Peta Cinta, dan Bunga Desaku.
Tak hanya itu, dalam rangkaian perjalanan menuju Puger, Bupati Gus Fawait juga melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 3 Puger. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat dari dekat hasil proyek revitalisasi gedung sekolah sebagai bentuk komitmen Pemkab Jember dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan.
Pelayanan Kesehatan Gratis dan Penyerahan Mobil Home Care
Aspek kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan gowes ini. Pelayanan kesehatan gratis dibuka secara simultan bagi warga di sepanjang rute. Tim medis dari RSD dr. Soebandi Jember disiagakan untuk melayani warga di titik start Desa Wotgalih, sementara tim dari RS Balung, Puskesmas Puger, dan Puskesmas Kasiyan melayani warga serta para lansia di titik finish Kantor Kecamatan Puger. Layanan medis yang diberikan mencakup pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat-obatan.
Dalam momentum yang sama, dilakukan penyerahan bantuan satu unit mobil operasional Home Care dari PT Imasco Asiatic kepada Bupati Jember yang diperuntukkan bagi Puskesmas Puger. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat keterjangkauan program Home Care Jember dalam memberikan layanan kesehatan secara jemput bola langsung ke rumah warga yang membutuhkan.
Penyaluran Bantuan Sosial dan Penguatan Ekonomi UMKM
Sebagai wujud kepedulian sosial, Dinas Sosial PPPA Kabupaten Jember bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Layanan Rujukan Terpadu (LRT) menyalurkan sebanyak 200 paket sembako. Bantuan dialokasikan secara merata, yakni 100 paket di lokasi start Desa Wotgalih (Lumajang) dan 100 paket di lokasi finish Kantor Kecamatan Puger (Jember), dengan sasaran utama masyarakat penerima manfaat dan para lanjut usia (lansia).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Lingga Diputra, S.Sos., yang ikut turun jalan mengayuh sepeda sepanjang rute, menegaskan bahwa kehadiran jajaran pimpinan di lapangan merupakan komitmen untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Melalui momentum gowes bareng Bapak Bupati ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan dan perlindungan sosial hadir secara langsung di tengah masyarakat. Kerja kemanusiaan tidak bisa hanya dipantau dari balik meja. Dengan turun langsung mengayuh sepeda lintas kawasan ini, kami dapat melihat kondisi riil warga, mengawal penyaluran 200 paket sembako agar tepat sasaran, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara mendalam,” tegas Lingga Diputra.
Senada dengan Kadinsos, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Jember, Muhammad Rizqi Fajri Maulan, S.IP., menambahkan bahwa langkah jemput bola ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk hadir meringankan beban warga di wilayah perbatasan maupun pesisir. Bantuan tersebut disambut haru oleh warga penerima manfaat. Yuliani, warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran Pemkab Jember. Bantuan sembako ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga kami sehari-hari. Selain dapat sembako, kami juga bisa cek kesehatan gratis,” ungkap Yuliani.
Kehadiran rombongan gowes di garis finish Kantor Kecamatan Puger turut menggerakkan roda perekonomian lokal. Kedatangan Bupati yang disambut oleh Camat Puger Asrah Joyo Widono, jajaran Muspika (Kapolsek, Danramil, DANPOSAL), tokoh masyarakat, LSN, Srikandi, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Puger menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM setempat.
Dagangan milik Denis dan Devi, pelaku UMKM asal Desa Puger Kulon yang menjual tahu lontong dan sate, ludes diserbu pengunjung dan rombongan. “Alhamdulillah, luar biasa! Dagangan kami habis seketika. Terima kasih Pak Bupati, ini benar-benar berkah yang kami nanti-nantikan,” tutur Devi dengan penuh gembira.
Camat Puger, Asrah Joyo Widono, menilai seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif bagi wilayahnya. Menurutnya, perpaduan antara perhatian bagi lansia, bantuan bagi UMKM, dan pelayanan kesehatan merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah warga.
Melalui perpaduan aktivitas olahraga, aksi kepedulian sosial, pelayanan kesehatan dasar, dan pemberdayaan ekonomi, Pemkab Jember membuktikan komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang membumi dan responsif. Kegiatan gowes rutin setiap hari Senin ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda seremoni olahraga belaka, melainkan terus berkembang menjadi gerakan kebersamaan.



