Bandara Notohadinegoro Hidup Kembali Setelah 12 Tahun Mangkrak

Jember, 6 Desember 2025– Wings Air (Lion Air Group) secara resmi mengoperasikan penerbangan reguler perdana rute Jember–Denpasar pulang-pergi (pp) pada Jumat, 5 Desember 2025. Pesawat ATR 72-600 registrasi PK-WJU dengan nomor penerbangan IW-1806 lepas landas pukul 13.00 WIB dari Bandara Notohadinegoro Jember menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, membawa 56 penumpang atau mencatat tingkat okupansi 78 persen. Ini menjadi sejarah pertama Jember memiliki koneksi udara langsung ke Pulau Dewata.

Keberhasilan Lobi Intensif Bupati Muhammad Fawait

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa terbukanya dua rute prestisius – Jember–Jakarta (sejak Agustus 2025) dan kini Jember–Denpasar – merupakan hasil komunikasi dan lobi tingkat tinggi yang dilakukannya sejak dilantik pada Februari 2025.

“Dua bandara tersibuk sekaligus paling sulit dimasuki, yaitu Halim Perdanakusuma dan I Gusti Ngurah Rai, berhasil kami tembus. Ini hasil komunikasi langsung dengan Menteri Perhubungan, Dirjen Perhubungan Udara, Dirut Angkasa Pura I, serta pimpinan Lion Air Group,” ujar Gus Fawait saat seremoni penerbangan perdana.

Dalam waktu kurang dari sepuluh bulan kepemimpinannya, Gus Fawait berhasil menghidupkan kembali Bandara Notohadinegoro yang mangkrak selama 12 tahun, sesuai janji politiknya saat kampanye.

Jadwal dan Konektivitas Baru

Rute Jember–Denpasar dilayani tiga kali seminggu, yaitu setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Dengan tambahan rute ini, masyarakat kawasan Tapal Kuda (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, dan Lumajang) kini dapat terbang langsung ke dua pintu gerbang utama Indonesia: Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional dan Bali sebagai pusat pariwisata dunia.

Area Manager Lion Air Group Jawa Timur–Kalimantan Selatan Divi Sucianti menyatakan, “Masyarakat Tapal Kuda tak perlu lagi ke Surabaya. Dari Bandara Notohadinegoro sudah bisa langsung ke Jakarta, Bali, bahkan terkoneksi ke Kuala Lumpur, Melbourne, dan berbagai destinasi internasional lainnya. Keselamatan dan pelayanan tetap menjadi prioritas utama kami.”

Dukungan Politik dan Pengusaha Lokal

Anggota Komisi V DPR RI Rivqy Abdul Halim yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Saya dan Gus Fawait terus bekerja sama melayani masyarakat. Rute ini sangat bermanfaat bagi seluruh kawasan Tapal Kuda,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan rute dengan skema block seat tanpa diskon yang diterapkan Lion Air Group. “Pemkab harus bekerja keras menjaga okupansi. Salah satu yang segera dibenahi adalah akses jalan menuju bandara yang masih sempit; koordinasi dengan PTPN dan Angkasa Pura I harus dipercepat,” tegas Rivqy.

Sementara itu, kalangan pengusaha lokal menyambut baik langkah ini. Pengusaha resto dan pemilik UD Sumber Rezeki Yuri Ganda Wijaya mengatakan, “Pembukaan kembali bandara dan rute ke Bali merupakan momentum besar bagi pelaku usaha. Ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga membuka peluang bisnis yang lebih luas.”

Langkah Strategis Menuju Jember yang Terhubung dengan Dunia

Dengan dua rute langsung ke Jakarta dan Bali, Jember kini memiliki akses yang lebih cepat dan efisien ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi serta pariwisata nasional dan internasional. Bupati Fawait menegaskan, “Ini langkah strategis untuk menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Tapal Kuda.”

Keberhasilan reaktivasi Bandara Notohadinegoro dan pembukaan rute-rute baru dalam waktu singkat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kabupaten bersama stakeholder terkait dalam mewujudkan konektivitas udara yang selama ini dinanti masyarakat Jember dan sekitarnya.

Related Articles

Back to top button