Dukung Operasional Gerai, Diskopumdag Jember Pastikan Seluruh Bendahara KDKMP Angkatan I–III Lulus Sertifikasi Kompetensi

JEMBER, 24 Oktober 2026 – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember sukses menuntaskan seluruh rangkaian Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun Anggaran 2026 untuk Angkatan I, II, dan III. Seluruh peserta dari ketiga angkatan tersebut resmi dinyatakan kompeten setelah mengikuti rangkaian pembekalan materi, evaluasi, hingga ujian sertifikasi yang dilaksanakan oleh tim Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Nay Nau.
Program pelatihan yang dipusatkan di Hotel Fortuna Grande, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan koperasi. Langkah penguatan SDM tersebut dilakukan secara paralel seiring dengan penyelesaian pembangunan fisik gerai KDKMP di berbagai wilayah Kabupaten Jember, sehingga fasilitas yang ada dapat segera dioperasikan secara profesional, tertib, transparan, dan akuntabel.
Persyaratan Pembangunan Gerai dan Kesiapan Operasional SDM
Pelaksanaan pelatihan bendahara ini menegaskan pentingnya kesiapan pengelola di samping penyelesaian fasilitas fisik KDKMP. Keberadaan bangunan fisik yang memadai dinilai perlu diimbangi dengan kemampuan SDM dalam mengelola administrasi dan keuangan secara tertib guna menjaga keberlangsungan usaha bersama.
Kepala Diskopumdag Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., menjelaskan bahwa penetapan peserta pelatihan didasarkan pada tingkat kemajuan pembangunan fisik gerai di wilayah masing-masing. “Jadi, syarat untuk menjadi peserta hari ini adalah gerai KDKMP sudah mencapai 75–100 persen pembangunannya. Bisa dipastikan, yang ada di ruangan ini sudah memenuhi kriteria tersebut,” ujar Sartini. Melalui persyaratan tersebut, pemerintah daerah memastikan bahwa kesiapan operasional dan tata kelola keuangan dapat langsung diterapkan begitu pembangunan gerai koperasi selesai sepenuhnya.
Pembekalan Materi Komprehensif dan Manajemen Keuangan
Sepanjang pelaksanaan pelatihan yang berlangsung bertahap sejak pertengahan Oktober 2026, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif dari fasilitator LSP Nay Nau. Pada Angkatan II yang dibuka resmi oleh Dra. Sartini, M.M., peserta menerima materi kebijakan KDKMP serta manajemen perkoperasian dari Mutimmah, diikuti pengenalan dan pengoperasian sistem komputer akuntansi yang disampaikan oleh Dini untuk mendukung efisiensi pencatatan transaksi.
Sementara itu, pada pelatihan Angkatan I yang memanfaatkan Dana Dekonsentrasi TA 2026, fasilitator Yusuf Sofyan menyampaikan materi mengenai pemanfaatan laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan pengurus. “Laporan keuangan tidak hanya digunakan untuk mencatat transaksi, tetapi juga menjadi dasar bagi pengurus dalam mengambil keputusan. Karena itu, bendahara perlu memahami informasi keuangan agar pengelolaan koperasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai kondisi keuangan yang ada,” kata Yusuf Sofyan.
Pendalaman materi berlanjut pada Angkatan III yang diselenggarakan pada 19–22 Oktober 2026. Pada hari kedua pelatihan, peserta mempelajari konsep dasar akuntansi dan alur penyusunan laporan keuangan dari Hardining Estu Murdinar, serta mekanisme pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang disampaikan oleh Tri Oktaf Kurniawati sesuai dengan prinsip perkoperasian.
Seluruh Peserta Angkatan I hingga III Dinyatakan Kompeten
Rangkaian pembelajaran pada setiap angkatan dirancang secara sistematis, dimulai dari registrasi, pretest, penyampaian materi, post-test, prasesmen, hingga diakhiri dengan uji sertifikasi kompetensi oleh tim pelaksana LSP, pengumuman hasil, serta monitoring dan evaluasi. Hasil evaluasi akhir menunjukkan bahwa seluruh peserta dari Angkatan I, II, maupun III berhasil memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan dan dinyatakan lulus uji sertifikasi.
Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi dan Usaha Mikro Diskopumdag Kabupaten Jember, Sri Supadmi, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian seluruh peserta pelatihan. “Alhamdulillah, dari hasil pelatihan dan ujian bendahara KDKMP ini, seluruh peserta dinyatakan mampu dan kompeten. Tentunya, ini menjadi kabar baik bagi kami,” tutur Sri Supadmi. Sri Supadmi menambahkan bahwa peningkatan kompetensi ini diharapkan tidak berhenti pada kelulusan ujian semata, melainkan dapat diterapkan secara langsung dalam tugas kebendaharaan sehari-hari.



