Pecahkan Rekor Sejarah! 25.613 Peserta Ramaikan Tajemtra 2026, Wujud Soliditas Warga Jember

JEMBER, 6 September 2026 – Perhelatan Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) ke-49 yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, sukses menorehkan sejarah baru. Sebanyak 25.613 peserta dari berbagai kalangan antusias menyusuri rute sejauh 30 kilometer dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul menuju garis akhir di Alun-Alun Kabupaten Jember. Angka partisipasi ini melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar di angka 15 ribu peserta, menjadikannya rekor terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Tajemtra.

Pelepasan puluhan ribu peserta dilakukan secara langsung pada pukul 14.00 WIB oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Jember, serta Anggota DPR RI Dapil Jember–Lumajang, Charles Meikyansah. Tingginya angka partisipasi menegaskan bahwa Tajemtra tidak lagi sekadar ajang olahraga, melainkan telah bertransformasi menjadi pesta rakyat yang mempererat kebersamaan dan tradisi daerah.

Bukan Sekadar Ujian Fisik, Melainkan Simbol Persatuan

Dalam sambutannya sebelum melepas para peserta, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi dari kegiatan tahunan ini. Menurutnya, Tajemtra adalah ruang bersama untuk merawat persaudaraan yang menjadi kekuatan utama masyarakat Jember. “Mari kita berjalan bersama sejauh 30 kilometer, dari Tanggul hingga Jember. Langkah ini bukan sekadar menguji ketahanan fisik, melainkan wujud nyata kebersamaan kita. Lewat Tajemtra, kita menjalin silaturahmi yang makin erat,” tegas Gus Fawait.

Lebih lanjut, Gus Fawait juga menginstruksikan seluruh peserta untuk mengedepankan kepedulian sosial di sepanjang perjalanan. Ia berpesan agar peserta saling membantu apabila ada rekan yang mengalami kelelahan atau pingsan, menjadikan ajang ini sebagai cerminan nyata dari semangat gotong royong warga.

Tradisi Setengah Abad yang Semakin Meriah

Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1977, Tajemtra kini hampir memasuki usia setengah abad. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Deta Irama Kasih, mengungkapkan bahwa eksistensi Tajemtra membuktikan tradisi dapat terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai sejarahnya.

Kemeriahan Tajemtra 2026 tidak hanya terlihat dari lautan manusia yang berjalan kaki, tetapi juga dari semaraknya dukungan masyarakat di sepanjang rute Tanggul–Jember. Kehadiran 29 grup drumband yang tampil secara estafet turut memberikan suntikan semangat bagi para peserta, menciptakan atmosfer rekreasi massal yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Anggota DPR RI, Charles Meikyansah, turut memberikan apresiasi atas antusiasme luar biasa tersebut. Ia menilai tradisi ini merupakan sarana efektif untuk menyatukan masyarakat Jember dan sekitarnya.

Sinergi dan Persiapan Matang Aparatur Kewilayahan

Kesuksesan rekor Tajemtra 2026 juga tidak lepas dari dukungan penuh jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan. Keikutsertaan masif dari aparatur kewilayahan menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kecamatan Tempurejo, misalnya, telah melakukan persiapan fisik yang matang dengan mengikuti delapan kali latihan bersama (latber) dengan Bupati Jember. Camat Tempurejo, Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M., memimpin langsung jajarannya agar siap secara fisik mencapai garis akhir.

Dukungan serupa juga ditunjukkan oleh Camat Sumberjambe, Faroek, S.P., dan Camat Kalisat, Nuryadi, S.STP., M.M., yang membawa serta jajaran staf dan masyarakatnya untuk berpartisipasi aktif. Di sisi lain, Pemerintah Kecamatan Sukorambi di bawah pimpinan Camat Mahmud Rizal, S.E., M.Si., mengambil langkah strategis dengan menyiagakan personel keamanan untuk memastikan kenyamanan dan ketertiban peserta saat melintasi wilayah Sukorambi.

Memasuki tahun ke-49 penyelenggaraannya, rekor 25.613 peserta pada Tajemtra 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Diharapkan, pencapaian ini tidak hanya menjadi catatan angka, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan, keamanan, dan kenyamanan pada masa mendatang. Tajemtra 2026 membuktikan bahwa langkah masyarakat Jember akan terus menyatu dalam satu perjalanan panjang yang dilandasi oleh semangat kekompakan dan persaudaraan.

Related Articles

Back to top button