Penjajakan “Sister City” Jember–Jinhua: Buka Peluang Ekspor UMKM, Kolaborasi Pendidikan, hingga Tata Kelola Lingkungan

JEMBER, 3 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi menerima kunjungan delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa malam (2/6/2026). Kunjungan kehormatan ini menjadi tonggak awal penjajakan program kerja sama antardaerah lintas negara (Sister City) yang membidik ragam sektor potensial, mulai dari perluasan pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pendidikan vokasi, kesehatan, hingga investasi tata kelola lingkungan.

Pertemuan diplomatik yang dihadiri oleh Konsul Jenderal RRT di Surabaya serta Vice Chairman of Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) Kota Jinhua, Yang Jianming, ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial. Bagi Kabupaten Jember, agenda ini merupakan langkah taktis untuk menarik minat investasi dan memperluas jejaring pembangunan di era globalisasi.

Promosi UMKM dan Ekspansi Pasar Global

Kemitraan internasional ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemkab Jember untuk unjuk gigi mempromosikan kekayaan ekonomi kreatif daerah. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag), Jember memamerkan ragam produk unggulan seperti makanan dan minuman olahan, kerajinan tangan, batik khas, produk fesyen, hingga kopi lokal. Kehadiran etalase produk ini dirancang sebagai strategi promosi konkret untuk membuktikan bahwa UMKM Jember memiliki kualitas yang kompetitif di level internasional.

Komoditas kopi Jember secara khusus berhasil menarik perhatian delegasi Jinhua. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebutkan bahwa tiga direktur Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) telah disiapkan untuk menindaklanjuti peluang ekspor komoditas lokal tersebut ke pasar Tiongkok.

Peluang ekspansi pasar ini semakin nyata menyusul tawaran delegasi Jinhua yang mengundang Kabupaten Jember untuk berpartisipasi dalam Yiwu International Commodities Fair. Pameran perdagangan internasional berskala besar tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kota Yiwu, Jinhua, dan menjadi momentum berharga untuk memperluas jaringan perdagangan dunia.

Perluasan Kolaborasi: Pendidikan Vokasi, Kesehatan, dan Pengelolaan Sampah

Bupati Jember menegaskan bahwa skema kemitraan ini ditargetkan meluas, tidak hanya sebatas Sister City, tetapi juga mencakup Sister School, Sister University, dan Sister Hospital. Di sektor pendidikan, pihak Jinhua secara proaktif menawarkan kolaborasi antara Jinhua Polytechnic dengan berbagai lembaga pendidikan vokasi di Jember. Pertukaran pengetahuan ini diyakini mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan mencetak tenaga kerja lokal yang selaras dengan standar industri.

Selain pendidikan dan kesehatan, Pemkab Jember juga membidik penyelesaian isu lingkungan perkotaan. Bupati Fawait menyoroti rekam jejak investasi Tiongkok dalam pengelolaan sampah di sejumlah daerah di Indonesia. Pihaknya berharap teknologi dan investasi serupa dapat diadopsi untuk menanggulangi persoalan sampah yang ada di Kabupaten Jember secara efektif.

Kemitraan Strategis yang Saling Menguntungkan

Dukungan penuh terhadap penjajakan kerja sama ini mengalir dari lintas instansi birokrasi, di antaranya Kepala Bagian Tata Pemerintahan Rahman Hidayat dan Kepala Bagian Organisasi Penny Artha Medya, yang memastikan kesiapan tata kelola daerah dalam menerima transformasi kolaborasi ini.

Respons positif juga datang dari perwakilan delegasi Tiongkok. Wakil Ketua CPPCC Kota Jinhua, Yang Jianming, secara khusus memuji keindahan alam dan kekayaan sumber daya Jember, yang dinilainya sangat potensial untuk dikembangkan bersama demi mendatangkan manfaat bagi kedua wilayah.

Menutup agenda penjajakan tersebut, Bupati Fawait memberikan jaminan bahwa Pemkab Jember akan berupaya menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif. Langkah berani Kabupaten Jember dalam menjajaki diplomasi Sister City ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mengakselerasi pembangunan daerah, mendorong daya saing produk lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip kerja sama yang berimbang dan saling menguntungkan.

Related Articles

Back to top button