Wujudkan Keluarga Sehat dan Berkualitas, Ribuan Warga Jember Aktif Berpartisipasi dalam Layanan Kontrasepsi

JEMBER, 23 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) terus membuktikan komitmennya dalam menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) nasional. Langkah nyata ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat pada pelayanan KB serentak yang berhasil menjaring ribuan akseptor, hingga kematangan persiapan bakti sosial (baksos) pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Antusiasme Tinggi, Tembus Ribuan Akseptor pada HUT IBI

Keberhasilan peningkatan kesadaran masyarakat tercermin dari capaian pelayanan KB serentak yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Kabupaten Jember. Kegiatan yang difasilitasi oleh berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan Praktik Mandiri Bidan (PMB) ini berlangsung sejak 29 April hingga puncak pelaksanaannya pada Jumat (22/5/2026).

Jumlah peserta pelayanan kontrasepsi mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dari data pertengahan Mei yang mencatat 805 akseptor, angka tersebut melonjak hingga mencapai total 1.436 akseptor pada akhir periode. Tingginya partisipasi ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat Jember semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Penanggung jawab program KB, Agustine Widiyanti, S.Psi., menjelaskan bahwa pelayanan KB ini tidak sekadar berfokus pada peningkatan jumlah peserta. Lebih dari itu, program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendukung percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Jember melalui perencanaan kehamilan yang lebih baik dan terukur.

“Antusias masyarakat yang tinggi menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas akses pelayanan KB. Harapannya, pelayanan ini tidak hanya meningkatkan kepesertaan, tetapi juga mendukung percepatan penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Jember,” ujarnya.

Kematangan Persiapan Baksos MOW dan MOP

Sejalan dengan tingginya kesadaran warga, Dinkes PPKB Kabupaten Jember juga tengah mematangkan pelaksanaan bakti sosial pelayanan KB khusus untuk tindakan jangka panjang, yakni MOW dan MOP. Sebagai langkah awal, rapat koordinasi dan peninjauan lokasi telah dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026).

Kegiatan peninjauan diawali di RSD Kalisat bersama perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, dr. Zekson Alpian, yang memaparkan pentingnya perluasan akses layanan KB sekaligus mengecek kesiapan fasilitas rumah sakit. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke RSD dr. Soebandi, yang berdasarkan arahan Bupati Jember direncanakan sebagai lokasi utama pelaksanaan bakti sosial tersebut.

Di hadapan manajemen RSD dr. Soebandi, Agustine Widiyanti memaparkan bahwa baksos MOW dan MOP ini merupakan wujud kontribusi nyata Kabupaten Jember dalam mendukung pencapaian program KB nasional, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektoral antara Dinkes PPKB dan pihak rumah sakit dalam menyediakan pelayanan kesehatan reproduksi yang optimal.

Sama halnya dengan pelayanan KB serentak, baksos ini juga mendapat respons yang sangat positif dari warga. Hingga pertengahan Mei, tercatat sebanyak 251 calon akseptor MOW dan 22 calon akseptor MOP yang berasal dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember telah resmi terdaftar.

Melalui rangkaian pelayanan komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap masyarakat dapat merencanakan keluarganya secara matang, sehingga mampu bermuara pada terciptanya kualitas keluarga yang lebih sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Related Articles

Back to top button