Rembangan Jeep Adventure: Destinasi Wisata Off-Road Baru yang Menantang dan Terjangkau

JEMBER, 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) terus berinovasi dalam meningkatkan daya tarik pariwisata daerah. Pada Minggu (19/4/2026), Disporabudpar resmi menggelar promosi destinasi wisata minat khusus terbaru bertajuk Rembangan Jeep Adventure. Bekerja sama dengan perwakilan Gus Ning Jember, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sensasi wisata petualangan (adventure tourism) di kawasan lereng Gunung Argopuro kepada masyarakat luas.
Tema utama dari pengembangan wisata ini adalah menghadirkan pariwisata berbasis pengalaman yang tidak hanya menonjolkan keasrian panorama alam pegunungan, tetapi juga menawarkan uji adrenalin melalui lintasan off-road dengan harga yang sangat terjangkau.
Rute Eksotis di Lereng Argopuro
Perjalanan Rembangan Jeep Adventure dimulai dari kawasan Rembangan yang dikenal dengan udara sejuknya. Peserta diajak melintasi jalur berbatu, tanjakan, dan lintasan alam yang menantang menggunakan kendaraan jeep. Untuk paket rute pendek, wisatawan akan diajak menjelajahi sejumlah titik destinasi unggulan secara berurutan, yaitu Rayap Riverside, Villa Koffie, hingga Rembangan Dairy Farm.
Sementara itu, bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman lebih panjang, tersedia rute lanjutan menuju kawasan Hulu Sungai 56. Lokasi ini menawarkan keindahan aliran sungai alami dengan suasana lingkungan yang masih sangat terjaga keasriannya.
Paket Wisata Terjangkau dan Bernilai Lebih
Kekuatan utama dari Rembangan Jeep Adventure terletak pada keterjangkauan tarif tanpa mengorbankan kualitas pengalaman wisatawan. Berdasarkan data Disporabudpar, paket rute pendek dibanderol dengan harga Rp200.000. Tarif ini sudah mencakup fasilitas untuk tiga orang, yang meliputi penyewaan jeep, jasa pengemudi, bahan bakar, serta tiket masuk ke tiga destinasi (Rayap Riverside, Villa Koffie, dan Rembangan Dairy Farm).
Pengalaman tersebut mendapatkan respon yang sangat positif dari para pengunjung. Reyhan, salah satu peserta off-road, menyatakan bahwa paket tersebut memberikan nilai yang melebihi biaya yang dikeluarkan. “Dengan tarif Rp200.000 untuk tiga orang, menurut saya ini sangat layak. Fasilitas sudah lengkap, rutenya variatif, dan sensasi offroad-nya benar-benar terasa. Ini termasuk wisata yang terjangkau dengan pengalaman yang tidak biasa,” ujarnya.
Hal senada turut diungkapkan oleh pengunjung lain, Kezya. Ia menilai wisata off-road di Rembangan ini sangat worth it karena memadukan keseruan naik jeep dengan kunjungan ke beberapa destinasi sekaligus dengan harga yang relatif murah.
Inovasi Pariwisata Berbasis Pengalaman
Kepala Disporabudpar Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa kehadiran Rembangan Jeep Adventure merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam merespons tren pariwisata masa kini. “Kami terus mendorong inovasi dalam pengembangan destinasi, salah satunya melalui wisata off-road yang menawarkan pengalaman berbeda dan berkesan. Hal ini sejalan dengan tren wisata saat ini yang lebih mengedepankan pengalaman langsung,” tegasnya.
Untuk memaksimalkan jangkauan promosi, Disporabudpar melibatkan Duta Wisata Gus Ning Jember. Keterlibatan mereka diharapkan mampu mendongkrak eksposur destinasi di media sosial dan platform digital, khususnya untuk menarik minat generasi muda. Selain harga yang kompetitif, pemerintah daerah juga memastikan bahwa faktor keselamatan, kenyamanan, serta profesionalitas pengemudi menjadi prioritas utama dalam operasional wisata off-road ini.
Melalui promosi berkelanjutan dan tingginya testimoni positif terkait kelayakan tarif, Rembangan Jeep Adventure diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik unggulan baru di Kabupaten Jember. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi wisata ini agar mampu meningkatkan daya saing pariwisata daerah di tingkat regional dan nasional, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.



