Haul ke-50 Habib Sholeh Tanggul: Magnet Religi yang Menggerakkan Ekonomi Lokal dan Didukung Persiapan Matang Pemerintah Daerah
58
JEMBER, 5 April 2026 – Gelaran Haul ke-50 Al Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, atau dikenal sebagai Habib Sholeh Tanggul, tidak hanya menjadi momentum keagamaan yang khidmat, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta warga setempat. Ribuan jemaah dari berbagai daerah di tanah air hingga mancanegara memadati Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, pada 4–5 April 2026, menciptakan multiplier effect yang signifikan bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, serta pedagang lokal dan luar daerah.
Perhelatan akbar ini berlangsung di kediaman Habib Haidar dan Masjid Zawiyah Al-Hamid di sekitar makam Habib Sholeh. Antusiasme jemaah yang membeludak telah diramalkan sejak rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar sejak akhir Maret 2026. Pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan seluruh stakeholder bahu-membahu memastikan acara berjalan aman, tertib, dan nyaman.
Persiapan Infrastruktur dan Kebersihan Jelang Haul
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) telah melakukan pemeliharaan rutin berupa pembersihan pasir dan lumpur pada saluran drainase di wilayah Kecamatan Tanggul sejak Kamis, 2 April 2026. Fokus utama berada di Desa Tanggul Kulon, khususnya radius sekitar 500 meter dari area makam Habib Sholeh sebagai jalur utama peziarah.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pendangkalan drainase yang selama ini kerap menyebabkan genangan air hingga banjir saat curah hujan tinggi. Warga setempat menyambut baik upaya tersebut. Salah seorang warga, Huda, menyatakan bahwa wilayahnya sebelumnya sering mengalami luapan air ke badan jalan, sementara Ahmad Sodiq menambahkan bahwa material pasir dari arah timur kerap menyumbat saluran. Dengan drainase yang kini bersih, risiko banjir dapat diminimalisir sehingga jemaah lebih nyaman.
Sinergi Lintas Sektoral di Balik Kesuksesan Acara
Persiapan matang telah dimulai sejak 30 Maret 2026 melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Rupatama Polres Jember yang dipimpin Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si. Rapat tersebut dihadiri Forkopimda, instansi terkait, Bakesbangpol Kabupaten Jember, Muspika Kecamatan Tanggul, tokoh agama, dan panitia haul. Pembahasan mencakup pengaturan arus jemaah, skema keamanan tiga zona, manajemen kebersihan, layanan kesehatan, serta penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan parkir.
Camat Tanggul Fariqul Mashudi, S.Sos., menyatakan kesiapan penuh wilayahnya sesuai instruksi Bupati Jember. “Sesuai instruksi Bapak Bupati, Pemerintah Kecamatan Tanggul sangat siap menyambut Haul Habib Sholeh,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono menekankan penataan PKL, perluasan kantong parkir, serta pengecekan lapangan bersama Muspika untuk menjaga kelancaran dan kebersihan.
Banjir Berkah Ekonomi bagi UMKM dan Warga Lokal
Di tengah khidmatnya acara religi, gelaran haul ini langsung dirasakan dampak positifnya oleh pelaku usaha. Pedagang Haris (45), perajin songkok asal Bogor, mengaku rutin datang setiap tahun membawa stok peci, sorban, dan sarung. “Kami datang bersama rombongan membawa satu mobil penuh berisi stok peci, sorban, dan sarung. Niat utamanya tentu berziarah dan ngalap berkah, namun alhamdulillah dagangan juga laku keras. Tahun ini penjualannya terasa jauh lebih meningkat dibanding tahun lalu,” ungkapnya.
Senada, Suyitno, pedagang pigura ulama asal Purbalingga, melaporkan omzet naik signifikan dengan puluhan pigura ludes terjual dalam dua hari. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp200.000, dan pembeli didominasi jemaah luar daerah yang ingin membawa kenang-kenangan.
Warga lokal pun turut menikmati berkah tersebut. Ida (55), penjual es dan cilok asli Tanggul Kulon, mengatakan omzetnya melonjak hingga tiga kali lipat. “Alhamdulillah. Kalau hari biasa biasanya dapat Rp300.000, di momen haul seperti ini bisa mencapai Rp1 juta per hari,” tuturnya.
Camat Fariqul Mashudi menambahkan bahwa hampir seluruh rumah warga di sekitar area masjid disewa sebagai penginapan sementara. “Ini membuktikan bahwa Haul Habib Sholeh membawa keberkahan bagi semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, Haul ke-50 Habib Sholeh Tanggul berjalan lancar dan penuh berkah. Acara ini tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus membuktikan sinergi lintas sektor yang efektif dalam menyambut agenda keagamaan tahunan yang semakin besar di Kabupaten Jember.



