Penyaluran Bantuan JASLUT PKH Tahap 4 Tahun 2025 di Kabupaten Jember Berjalan Lancar dan Tepat Sasaran

Jember, 30 November 2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial berhasil menyalurkan Bantuan Jaminan Sosial Lanjut Usia Terlantar (JASLUT) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap 4 tahun 2025 kepada ratusan lansia kurang mampu di berbagai kecamatan Kabupaten Jember. Penyaluran yang dilaksanakan pada akhir November 2025 ini berlangsung tertib, lancar, dan hampir 100 persen tersalurkan, dengan melibatkan Bank Jatim sebagai lembaga penyalur resmi serta dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, pendamping PKH, dan perangkat desa.

Bantuan tunai sebesar Rp500.000 per penerima ini ditujukan bagi lansia berusia di atas 70 tahun (atau mulai 60 tahun pada beberapa kriteria) yang tergolong rentan, tidak memiliki penghasilan tetap, tidak produktif secara ekonomi, serta terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program JASLUT PKH Plus merupakan inovasi daerah Jawa Timur yang bersumber dari APBD provinsi, sebagai tambahan dukungan di luar program PKH nasional, untuk memastikan lansia dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, obat-obatan, dan kesehatan ringan.

Pelaksanaan Penyaluran di Berbagai Kecamatan

Penyaluran tahap 4 ini digelar secara serentak di pendopo atau aula kecamatan pada rentang 24–27 November 2025. Beberapa kecamatan mencatat keberhasilan tinggi:

  • Kecamatan Bangsalsari (26 November): 127 KPM tersalur 100 persen.
  • Kecamatan Ajung (24 November): 93 lansia menerima bantuan penuh.
  • Kecamatan Kencong (27 November): 49 lansia, 100 persen tersalur (45 langsung, 4 home visit).
  • Kecamatan Gumukmas (25 November): 54 KPM, 52 tersalur (42 hadir langsung, 10 home visit), 2 meninggal dunia.
  • Kecamatan Pakusari (27 November): 56 KPM, total Rp28 juta tersalur penuh.
  • Kecamatan Kaliwates (25 November): 70 lansia menerima bantuan triwulan keempat.
  • Kecamatan Jenggawah (25 November): Sekitar 69 KPM, total penyaluran mencapai Rp34,5 juta.
  • Kecamatan lainnya seperti Panti (45 lansia), Rambipuji (31 lansia), Sukorambi (53 penerima, 5 home visit), Patrang (18 lansia), serta Mumbulsari juga melaporkan pelaksanaan lancar dengan pendekatan humanis.

Untuk lansia yang tidak mampu hadir karena kondisi kesehatan, petugas Bank Jatim bersama pendamping PKH melakukan kunjungan rumah (home visit) guna memastikan bantuan tetap sampai ke tangan penerima. Verifikasi data berlapis dilakukan secara ketat agar bantuan tepat sasaran.

Komitmen Pemerintah dan Sinergi Lintas Sektor

Camat dan pejabat kecamatan di berbagai wilayah menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jember, pendamping PKH, TKSK, perangkat desa, serta Bank Jatim. “Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah agar lansia tetap hidup layak dan tidak terlantar,” ujar salah satu camat dalam sambutannya.

Selain penyaluran tunai, kegiatan juga diisi edukasi ringan tentang pola hidup sehat, pemanfaatan bantuan secara bijak, serta imbauan memanfaatkan layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) di puskesmas.

Harapan dan Dampak Positif

Para lansia penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk beli beras dan obat,” ungkap beberapa lansia di berbagai kecamatan. Bantuan tahap 4 ini sekaligus menutup rangkaian penyaluran tahun 2025, dengan total bantuan per lansia mencapai Rp2 juta per tahun (4 tahap).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program JASLUT PKH Plus menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Keberhasilan penyaluran di Kabupaten Jember menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga tingkat desa mampu menghadirkan negara secara nyata di tengah kehidupan lansia kurang mampu.

Dengan tersalurkannya bantuan secara menyeluruh dan humanis, diharapkan kesejahteraan lansia di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember, semakin meningkat, sekaligus memperkuat rasa aman serta kebahagiaan di masa tua mereka. Program serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas pada tahun-tahun mendatang.

Related Articles

Back to top button