Bupati Jember Kunjungi Bangsalsari: Perkuat Pelayanan Kesehatan dan Kedekatan dengan Masyarakat dalam Program “Gus’e Menyapa”

Bangsalsari, 1 Desember 2025 – Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) melaksanakan kunjungan kerja intensif di Kecamatan Bangsalsari melalui program rutin “Gus’e Menyapa”. Dalam satu hari, beliau menggelar dua agenda utama: sarasehan bersama ratusan ketua RT/RW dan kepala desa di Balai Desa Sukorejo, serta pembekalan khusus bagi 500 kader posyandu di Kantor Desa Karangsono. Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk membangun daerah secara merata, mempercepat pelayanan publik, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Dialog Terbuka dengan Warga: Aspirasi dan Janji Pelayanan yang Lebih Mudah
Sarasehan di Balai Desa Sukorejo dihadiri Pj Sekda, seluruh kepala OPD, Muspika Bangsalsari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kepala desa dan perwakilan RT/RW se-kecamatan. Forum tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi langsung terkait pelayanan publik, infrastruktur lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan pembangunan Jember akan terus berorientasi pada kebutuhan warga. Ia mengumumkan kabar gembira bahwa mulai Januari 2026, pencetakan KTP-el dapat dilakukan langsung di kantor kecamatan tanpa harus ke kabupaten. “Pelayanan administrasi kependudukan akan kita permudah. Mulai awal tahun depan warga bisa membuat KTP langsung di kecamatan,” tegasnya. Seluruh masukan warga dicatat dan akan ditindaklanjuti secara kolaboratif oleh OPD terkait.
500 Kader Posyandu Dibekali Ilmu dan Motivasi Baru
Agenda kedua berlangsung di Kantor Desa Karangsono dengan fokus penguatan kader posyandu sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Rachman Hidayat serta dr. Ulfa Elfiah dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Daerah (TP3D).
Para kader menerima materi intensif dari Puskesmas Bangsalsari dan Sukorejo mengenai imunisasi, kesehatan ibu dan anak (KIA), deteksi dini stunting, serta pemanfaatan Universal Health Coverage (UHC) untuk layanan kesehatan gratis. Gus Fawait kemudian menyampaikan sejumlah kebijakan strategis:
- Kenaikan honor kader posyandu mulai tahun depan, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
- Beasiswa bagi anak-anak kader posyandu.
- Pembentukan layanan homecare, di mana tenaga kesehatan akan mendatangi rumah warga, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, lengkap dengan peralatan medis.
Kebijakan ini menjadi respons langsung terhadap tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan prevalensi stunting yang masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Jember.
Komitmen Berkelanjutan: Kesehatan dan Pelayanan yang Merata
Kunjungan sehari penuh di Bangsalsari ini merupakan bagian dari 18 agenda lapangan Gus Fawait pada 1 Desember 2025, sekaligus menjadi bukti pendekatan pemerintahan yang terbuka dan responsif. Program “Gus E Menyapa” akan terus bergulir ke kecamatan lain guna memastikan setiap kebijakan tepat sasaran, mulai dari kemudahan administrasi kependudukan, peningkatan kesejahteraan kader, hingga perluasan akses layanan kesehatan primer melalui homecare dan UHC.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya keras mewujudkan visi pembangunan yang inklusif, sehat, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.



