DKPP Jember Gelar Vaksinasi PMK, Pembinaan Ruminansia, Hingga Temu Usaha untuk Dukung Peternak

Jember, 4 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) serta unit pelaksana teknisnya terus menggelorakan berbagai program untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor peternakan. Dalam kurun waktu 1–4 Desember 2025, sejumlah kegiatan strategis dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, mencakup pelayanan kesehatan hewan terpadu, pembinaan manajemen peternakan ruminansia, serta temu usaha khusus ayam petelur.

Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan menyeluruh kepada peternak, mulai dari pencegahan penyakit, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penyediaan akses terhadap program pakan strategis.

Vaksinasi PMK dan Suplemen Nutrisi Jangkau 127 Ekor Sapi di Desa Sabrang

Pada Senin, 1 Desember 2025, Tim Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ambulu menggelar pelayanan kesehatan hewan terpadu di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu. Sebanyak 127 ekor sapi mendapatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemberian obat cacing, mineral, serta vitamin bolus untuk meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh.

Selain tindakan medis, peternak juga menerima edukasi intensif mengenai sanitasi kandang, kualitas pakan, dan pentingnya vaksinasi berkala. Respons masyarakat Desa Sabrang sangat positif, mencerminkan meningkatnya kesadaran akan kesehatan ternak sebagai penopang ketahanan pangan keluarga.

Pembinaan Manajemen Ruminansia Perkuat Kelompok Ternak CK Makmur Curahkalong

Sehari setelahnya, Selasa, 2 Desember 2025 malam, DKPP Jember melaksanakan pembinaan manajemen peternakan ruminansia bagi Kelompok Ternak CK Makmur di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari. Dua petugas penyuluh, Bhisma Briantama, S.Pt. dan Hairul Anwar, A.Md., menyampaikan materi seputar pemilihan bibit unggul, strategi penyediaan pakan (termasuk pembuatan silase), pengelolaan kandang, serta persyaratan administratif kelompok ternak.

Diskusi berlangsung interaktif, terutama terkait antisipasi musim kemarau dan pencegahan penyakit pada ternak ruminansia. Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan produktivitas kelompok ternak setempat.

Temu Usaha Ayam Petelur Bahas Cadangan Jagung Pemerintah dan Isu Strategis Lainnya

Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025, melalui Temu Usaha Peternakan Ayam Petelur di Aula DKPP Jember. Acara yang dibuka langsung oleh Kepala DKPP Ir. Widodo Julianto ini menghadirkan tiga narasumber: Kabid Peternakan drh. Elok Kristanti, Kabid Keswan dan Kesmavet drh. Henry Kurniawan, M.Vet., serta Wasbitnak Ir. Purwoto, S.Pt., IPM.

Fokus utama pertemuan adalah program Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) tahun 2026, termasuk mekanisme akses, persyaratan teknis dan administratif bagi kelompok peternak. Selain itu, dibahas pula perizinan usaha pembibitan dan budidaya, penanganan penyakit ayam petelur, serta pentingnya data valid sebagai dasar kebijakan. Sesi tanya jawab menghasilkan sejumlah masukan konstruktif yang akan menjadi bahan evaluasi DKPP ke depan.

Sinergi Berkelanjutan untuk Peternakan Jember yang Lebih Kuat

Rangkaian kegiatan selama awal Desember 2025 ini menegaskan strategi multifaset Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sektor peternakan: pencegahan dan pengendalian penyakit, peningkatan kapasitas peternak, serta penyediaan akses terhadap program pakan strategis. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak, memperkecil kerugian ekonomi peternak, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Jember secara berkelanjutan.

Related Articles

Back to top button