Diskopum Jember Gelar Bimtek Manajemen Organisasi, Perkuat Kapasitas 248 Koperasi Desa Merah Putih se-Kabupaten

Jember, 4 Desember 2025 – Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Organisasi bagi pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Koperasi Merah Putih (KMP) resmi dimulai pada Senin, 1 Desember 2025, di Aula Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Desember 2025 ini melibatkan 248 koperasi dari seluruh kecamatan di Jember, dengan total ratusan peserta yang hadir secara bertahap, rata-rata 62 orang per hari.
Bimtek ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan tata kelola, profesionalitas, dan daya saing koperasi desa sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Pembukaan Resmi dan Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Dalam acara pembukaan yang berlangsung hangat dan penuh antusias, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., secara resmi membuka kegiatan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan koperasi yang baik dan profesional merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kinerja kelembagaan serta memberikan manfaat maksimal bagi anggota.
“Jangan sampai punya pemikiran bahwa Dinas Koperasi menghambur-hamburkan uang. Semua ini untuk para pengurus koperasi supaya berhasil. Kami mendatangkan pemateri yang sesuai dengan keahlian, keilmuan, serta narasumber dari koperasi yang telah berhasil mengembangkan usahanya. Tujuannya agar bisa berbagi pengalaman dan memotivasi panjenengan semua dalam memajukan koperasi,” ujar Sartini. Ia juga mengimbau pengurus segera mempersiapkan kebutuhan organisasi karena pembangunan gedung koperasi di sejumlah lokasi sudah mulai berjalan.
Materi Inti: Tata Kelola, Pengawasan, dan Filosofi Koperasi
Rangkaian bimtek menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai lembaga. Dima Akhyar (Tim Percepatan Pembangunan dan Pemberdayaan Daerah/TP3D) menyampaikan materi penguatan manajemen kelembagaan serta strategi pengembangan koperasi desa yang efektif dan berkelanjutan.
Ibu Emy Yuliati, STP, Ketua Dekopinda Kabupaten Jember, menekankan pentingnya administrasi, perencanaan program, koordinasi antarstruktur, prinsip dasar koperasi, serta peran strategis pengawas dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Sementara itu, Agus Setiyono Hari Subagyo, S.H. (Ketua Primkoppol Jember) mengupas tata kelola koperasi yang baik (good cooperative governance), mekanisme pengawasan internal, penyusunan laporan pertanggungjawaban, serta evaluasi berkala. Ia juga memberikan motivasi agar pengurus dan pengawas menjalankan tugas dengan disiplin, kebersamaan, integritas, dan semangat pelayanan.
Pemateri lain, HM. Edy Sudarso, SIP, memberikan pembekalan mendalam mengenai jati diri dan filosofi koperasi, guna memastikan operasional tetap berlandaskan nilai kekeluargaan dan gotong royong.
Antusiasme Peserta dari Berbagai Kecamatan
Peserta yang berasal dari berbagai kecamatan seperti Jenggawah, Banjarsengon, Umbulsari, Pantrang, Balung, dan Kaliwates menunjukkan antusiasme tinggi. Edi Mulyono (pengurus KDMP Jenggawah) mengaku memperoleh gambaran jelas tentang pengelolaan, pengawasan, dan pembukuan koperasi meskipun sebelumnya belum berpengalaman.
Senada, Multazimatus Sa’diyah, Ketua Bidang Anggota KDMP Desa Jatimulyo, menyatakan bimtek ini sangat bermanfaat untuk menggerakkan roda koperasi di desanya.
Harapan ke Depan: Koperasi Desa yang Sehat dan Mandiri
Melalui bimtek bertahap hingga 9 Desember 2025 ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember berharap seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih memiliki kompetensi manajerial yang lebih kuat, tata kelola yang transparan, serta kemampuan menghadapi dinamika ekonomi. Dengan bekal ilmu baru, 248 koperasi desa di Jember diharapkan semakin siap menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem perkoperasian demi kesejahteraan anggota dan masyarakat Jember secara keseluruhan.



