Bupati Jember Muhammad Fawait Kobarkan Semangat Pemuda: “Perubahan Radikal Dimulai dari Keberanian Anak Muda”

Jember, 2 Desember 2025 – Ribuan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan di Kabupaten Jember menunjukkan soliditas tinggi dalam dua agenda besar akhir November hingga awal Desember 2025. Melalui Apel Kebangsaan Kepemudaan dan Sarasehan “Generasi Penerus”, Bupati termuda dalam sejarah Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., mengajak generasi muda menjadi agen perubahan radikal untuk mengangkat Jember dari predikat daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi kedua di Jawa Timur.
Ribuan Pemuda Padati Aula PB Sudirman, Teguhkan Persatuan dan Semangat Kebangsaan
Acara digelar di Aula PB Sudirman, Kantor Pemkab Jember, pada akhir November. Pada Sabtu (29/11/2025), lebih dari 750–850 pemuda dari 165 organisasi kepemudaan memenuhi ruangan dalam agenda bertajuk “Generasi Penerus” yang didukung anggaran Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Jember 2025 melibatkan GP Ansor, AMPI, Pemuda Pancasila, KNPI, Pramuka Kwarcab Jember, PMII, HMI, KMNU, serta puluhan OKP dan ormas lainnya.
Kegiatan dibuka khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Ikrar Pemuda, serta penampilan tari Gandrung Jember. Deklarasi Pemuda Jember Bersatu yang berisi enam poin komitmen – menjaga persatuan, menolak politik identitas, menghidupkan gotong royong, meningkatkan kapasitas diri, semangat antikorupsi, serta berslogan “Menyala Penuh Cinta” – menjadi pengikat semangat seluruh peserta.
Bupati Fawait: “Pemuda Bukan Soal Usia, Tapi Nyali untuk Berubah”
Sebagai inspektur upacara sekaligus pembicara utama, Bupati Muhammad Fawait menegaskan bahwa definisi pemuda sejati terletak pada keberanian melakukan terobosan. “Pemuda itu bukan soal berapa angka di KTP, tapi seberapa besar nyali untuk membuat perubahan. Saya sendiri sebagai bupati termuda juga sering dianggap kontroversial karena kebijakan-kebijakan yang diambil. Tapi setiap kebijakan pasti memiliki tujuan jangka pendek dan dampak jangka panjang yang harus kita pertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya, disambut gemuruh tepuk tangan.
Ia menyebut Jember masih menghadapi tantangan berat: tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi kedua di Jawa Timur, 1.100 gedung sekolah rusak berat, serta angka pengangguran tinggi. Namun, dalam 10 bulan kepemimpinannya, sejumlah terobosan berhasil diwujudkan, antara lain reaktivasi Bandara Notohadinegoro dengan rute komersial Jember–Jakarta dan segera Jember–Bali, rehabilitasi ratusan sekolah rusak berkat bantuan terbesar dari pemerintah pusat, serta pemangkasan anggaran mobil dinas pejabat untuk kepentingan rakyat.
“Flyover Mangli bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi solusi permanen agar roda ekonomi masyarakat lebih lancar, distribusi barang lebih cepat, dan waktu produktif warga tidak terbuang di jalan,” ungkap Fawait, yang langsung mendapat dukungan sorak peserta.
Event Besar Gerakkan Ekonomi Rakyat
Bupati menepis anggapan bahwa event besar seperti Jember Fashion Carnival dan konser musik hanya pencitraan. “Okupansi hotel mencapai 90 persen, ribuan UMKM berputar. Itu dampak nyata,” jelasnya. Ke depan, tiket masuk objek wisata unggulan seperti Pantai Papuma akan diturunkan drastis, ekosistem ekonomi kreatif berbasis kampus dan desa wisata dibangun, serta event berskala nasional digelar secara rutin.
Pemuda Jember Siap Sinergi Wujudkan Jember Baru yang Maju
Lurah Kepatihan, Awan Sugiarto, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi: “Era milenial dan Gen Z ini memang membutuhkan pemimpin yang berani melangkah. Apa yang disampaikan Gus Fawait sangat tepat, pemuda harus ambil sikap, berani beda, dan berani berkarya. Itulah ciri khas anak muda yang siap membangun daerah,”
Apel dan sarasehan ditutup dengan doa bersama serta foto bersama Bupati Fawait. Para pemuda meninggalkan aula dengan semangat baru, siap mengawal pembangunan Jember menuju kabupaten yang lebih maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Jember telah siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan perubahan radikal demi Jember yang lebih baik.



