Pemkab Jember Percepat Penataan Kawasan MRLL Street Food Jalan Kartini sebagai Ikon Wisata Kuliner Malam

Jember, 4 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui koordinasi lintas sektor mempercepat penataan kawasan kuliner kaki lima “MRLL Street Food Jember Lawas” di sepanjang Jalan Kartini, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Langkah ini mencakup rapat konsolidasi, rehabilitasi pedestrian, pembangunan trotoar khusus street food, serta pengamanan ketat selama proses konstruksi, dengan target penyelesaian sebelum akhir tahun 2025.

Penataan ini bertujuan menciptakan kawasan kuliner malam yang tertib, aman, nyaman, serta mendukung pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM dan menjadi destinasi wisata kuliner representatif bagi masyarakat Jember.

Rapat Konsolidasi Lintas Sektor Sepakati Solusi Terpadu

Pada Senin, 1 Desember 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menggelar rapat konsolidasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di ruang rapat setempat. Rapat yang merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya ini dihadiri Ketua Komisi C DPRD Jember, Kasat Lantas Polres Jember, BPKAD, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Kepala Satpol PP, para camat se-Kabupaten Jember, Lurah Kepatihan Awan Sugiarto, S.Sos., MM., serta perwakilan akademisi.

Lurah Kepatihan Awan Sugiarto menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Saya sebagai pemangku wilayah Kelurahan Kepatihan sangat mendukung dan siap mengawal program ini. Keberadaan street food ini tidak hanya meningkatkan pendapatan pedagang, tetapi juga menjadi destinasi wisata kuliner malam yang dapat menyerap tenaga kerja serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Rapat menyepakati pembahasan lanjutan terkait penempatan pedagang kaki lima, pengaturan parkir, keamanan lalu lintas, kebersihan, dan estetika kawasan agar tercipta keseimbangan antara kepentingan pedagang, pengguna jalan, dan warga sekitar.

Pengukuran dan Rehabilitasi Pedestrian Dimulai

Sebagai langkah awal teknis, pada Sabtu, 29 November 2025, Tim Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPCK) bersama konsultan pengawas dan pelaksana melakukan pengukuran jalur pedestrian sepanjang Jalan Kartini, mulai dari perempatan Polres Jember hingga Alun-Alun. Pengukuran ini menjadi dasar rehabilitasi dan pelebaran trotoar guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki di koridor utama kota yang setiap hari dipadati pelajar, pekerja, dan pedagang.

Proses pengukuran dilakukan secara presisi dengan meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Tahap ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi lintas sektor pada 26 November 2025 yang membahas mitigasi dampak konstruksi, termasuk pengaturan arus lalu lintas dan kantong parkir.

Pembangunan Trotoar Street Food Berjalan Intensif dengan Pengamanan Ketat

Saat ini, pembangunan trotoar khusus Street Food di Jalan Kartini—mulai dari samping Polres Jember hingga depan SDK Maria Fatima—telah memasuki tahap pengerjaan intensif. CV Alfcka sebagai kontraktor pelaksana diberi waktu 35 hari kalender untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Area kerja telah disterilkan dengan pemasangan jaring pengaman kuning-hitam, pengerukan trotoar menggunakan alat berat, serta rambu peringatan “Hati-hati Ada Pekerjaan Proyek”. Satpol PP Jember bersama Dishub dan Polres Jember melakukan pengamanan terpadu, termasuk penertiban sementara PKL di zona konstruksi serta rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan. Kepala Satpol PP Jember menegaskan bahwa penertiban bersifat sementara dan bukan represif, melainkan untuk mempercepat penyelesaian proyek demi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Harapan ke Depan: Kawasan Kuliner Malam yang Tertib dan Produktif

Dengan sinergi seluruh instansi terkait, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis penataan MRLL Street Food Jalan Kartini dapat rampung sebelum akhir 2025. Kawasan yang selama ini menjadi pusat kuliner malam favorit ini diharapkan bertransformasi menjadi ruang publik modern yang nyaman, rapi, estetis, serta mampu mendongkrak perekonomian lokal melalui peningkatan pendapatan pedagang, penyerapan tenaga kerja, dan daya tarik wisata kuliner baru bagi Kabupaten Jember.

Related Articles

Back to top button