Penerbangan Perdana Jember-Bali Berokupansi Penuh: Tonggak Baru Konektivitas untuk Akselerasi Ekonomi dan Pariwisata Daerah

Jember, 5 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember meresmikan penerbangan perdana langsung Jember-Denpasar (Bali) pada Jumat, 5 Desember 2025, melalui kolaborasi dengan maskapai Wings Air (bagian dari Lion Air Group). Acara peluncuran yang berlangsung lancar di Bandara Notohadinegoro (JBB) dihadiri tokoh nasional dan daerah, termasuk Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro serta Anggota DPR RI Komisi VI Muhammad Rivqy Abdul Halim (Gus Rivqy). Rute baru ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh menjadi sekitar 1 jam 20 menit, tetapi juga membuka akses luas ke 15 kota besar di Indonesia dan destinasi internasional, sekaligus menjadi jembatan utama bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Jember.
Penerbangan perdana ini beroperasi menggunakan pesawat turboprop ATR 72-500/600 yang efisien untuk rute jarak pendek-menengah, dengan kapasitas sekitar 70 penumpang. Okupansi penuh pada penerbangan pertama menandakan antusiasme masyarakat, sekaligus menegaskan potensi Jember sebagai destinasi wisata dan pusat bisnis di Jawa Timur bagian timur.
Jadwal Operasional dan Efisiensi Rute Baru
Penerbangan dijadwalkan tiga kali seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat, untuk mendukung mobilitas yang berkelanjutan. Detail jadwal mencakup:
- Jember (JBB) → Denpasar (DPS): Berangkat pukul 13.00 WIB, tiba pukul 15.20 WITA (durasi sekitar 1 jam 20 menit).
- Denpasar (DPS) → Jember (JBB): Berangkat pukul 11.40 WITA, tiba pukul 12.00 WIB (durasi sekitar 1 jam 20 menit).
Pada penerbangan perdana, durasi aktual dari Denpasar ke Jember bahkan lebih singkat, hanya 50 menit berkat cuaca cerah yang mendukung, meskipun disertai angin kencang yang dianggap hal biasa oleh operator. Dibandingkan perjalanan darat yang memakan waktu hingga 8 jam, rute udara ini memberikan efisiensi signifikan, memudahkan wisatawan, pelaku usaha, dan perantau untuk bergerak lebih cepat.
Pemesanan tiket dan check-in dapat dilakukan melalui aplikasi BookCabin, dengan harga yang disebut terjangkau oleh pihak Pemkab Jember. Konektivitas lanjutan melalui jaringan Lion Air Group, Batik Air, dan Super Air Jet memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Makassar, Balikpapan, Labuan Bajo, Kupang, dan Banjarmasin, serta destinasi internasional melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS).
Sambutan Hangat dan Dukungan dari Tokoh Nasional
Peluncuran dihadiri jajaran Forkopimda Jember, perwakilan pemerintah kabupaten sekitar, serta tamu undangan penting yang turut menaiki penerbangan perdana. Bupati Jember Muhammad Fawait, SE., M.Sc., dalam sambutannya menekankan peran rute ini sebagai “jendela dunia” bagi Jember. “Alhamdulillah, hari ini akhirnya penerbangan Jember-Bali dengan menggunakan maskapai Wings Air berjalan lancar, bahkan Bapak Presdir Lion yang ikut penerbangan dari Denpasar ke Jember, melihat potensi Jember cukup bagus,” ujar Bupati Fawait.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Gus Rivqy, serta Lion Air Group atas dukungan yang mewujudkan impian ini. “Kami optimis, dengan adanya penerbangan Jember-Bali ini, akan terwujud Jember Baru, Jember Maju,” tambahnya. Bupati menambahkan bahwa rute ini menghubungkan Jember dengan 15 kota besar di Indonesia dan negara-negara seperti Australia, Kuala Lumpur, Istanbul, Hong Kong, serta Jepang.
Presiden Direktur Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro, yang turut hadir, memuji potensi Jember dan berjanji untuk mendukung perkembangannya. “Kami Lion Group memiliki jalur penerbangan di 15 kota besar di Indonesia, juga ke sejumlah negara… Adanya penerbangan dari Denpasar ke Jember, kami berharap bisa membantu memajukan ekonomi Jember, sesuai program pemerintah pusat,” katanya. Ia juga menyoroti kelancaran penerbangan perdana dan harapannya agar rute ini terus aman serta berkembang.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB, Muhammad Rivqy Abdul Halim (Gus Rivqy), menyebut inisiatif ini sebagai titik awal perkembangan Jember. “Ini PR untuk Gus Bupati, bahwa penerbangan Jember-Bali merupakan titik awal untuk perkembangan Jember di masa mendatang, dan kami juga berkomitmen untuk membantu Jember untuk terus berkembang,” pungkasnya.
Dampak Strategis bagi Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Kolaborasi Pemkab Jember dengan Wings Air diharapkan memberikan dampak multiplier bagi berbagai sektor. Secara ekonomi, rute ini mempercepat distribusi produk UMKM Jember ke pasar yang lebih luas, termasuk melalui akses internasional dari Bali. Mobilitas pelaku usaha, investor, dan tenaga kerja menjadi lebih efisien, sejalan dengan visi “Jember Baru, Jember Maju”.
Di bidang pariwisata, penerbangan langsung ini membuka peluang kunjungan wisatawan ke destinasi unggulan seperti Pantai Papuma, Rembangan, Air Terjun Tancak, serta Desa Wisata di berbagai kecamatan. Wisatawan dari Bali dan sekitarnya juga dapat dengan mudah menjangkau wilayah Tapal Kuda, termasuk Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo. Bupati Fawait menegaskan, “Penerbangan langsung ke Bali memudahkan mobilitas warga, pelaku usaha, serta wisatawan. Kami berharap ini menjadi awal dari peningkatan aktivitas ekonomi dan pariwisata Jember.”
Wings Air sendiri menilai Jember memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas bisnis baru, dengan pesawat ATR 72 yang dioptimalkan untuk rute regional. Okupansi penuh pada hari pertama menjadi indikator positif, menunjukkan permintaan tinggi dari masyarakat.
Persiapan Matang dan Komitmen Jangka Panjang
Menjelang peluncuran, Pemkab Jember telah melakukan persiapan intensif, termasuk kerja bakti massal pada 3 Desember 2025 oleh pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) dan petugas Bandara Notohadinegoro. Kegiatan ini mencakup pembersihan fasilitas, pengecekan sarana, dan pemasangan materi informasi, memastikan bandara siap menyambut lonjakan penumpang. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Jember, Nuryadi S. STP., M.M., sebelumnya menyatakan bahwa persiapan telah mencapai 99 persen.
Ke depan, Pemkab Jember berencana memperluas kerja sama dengan maskapai lain untuk membuka rute baru ke kota-kota besar, guna semakin memperkuat posisi Bandara Notohadinegoro sebagai simpul transportasi regional. Masyarakat diundang memberikan masukan melalui kanal resmi seperti Wadul Gus E, media sosial Dishub Jember, dan akun Bupati Fawait, demi optimalisasi layanan.
Pembukaan rute Jember-Bali menandai era baru konektivitas udara bagi Jember, yang tidak hanya memudahkan akses sehari-hari tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan swasta, Jember siap melangkah lebih maju, mengintegrasikan potensi lokal ke dalam jaringan ekonomi dan pariwisata nasional maupun global.



