Pemerintah Jember Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk 90 Keluarga Kurang Mampu di Mumbulsari

Jember, 26 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Peternakan meluncurkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dengan menyalurkan bantuan ternak kambing di Kecamatan Mumbulsari. Program yang didukung Pemerintah Pusat ini menyasar 90 warga di Desa Lampeji dan Desa Suco, dengan target meningkatkan pendapatan keluarga dan menekan angka kemiskinan melalui usaha peternakan berkelompok.
10 Kelompok Tani Ternak Terima Bibit Unggul
Sebanyak 6 kelompok di Desa Lampeji dan 4 kelompok di Desa Suco resmi menerima bantuan ternak. Setiap kelompok yang beranggotakan 9 orang mendapat 9 ekor kambing betina produktif dan 1 ekor kambing jantan sebagai modal awal. Total bantuan mencapai 100 ekor kambing yang langsung diserahkan kepada kelompok-kelompok terpilih.
Proses seleksi penerima dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan tingkat kemiskinan keluarga, komitmen beternak, dan ketersediaan lahan atau kandang. Sebelum penyaluran, seluruh anggota kelompok mengikuti pelatihan intensif mengenai teknik budidaya kambing modern, mulai dari pemilihan bibit, pakan berkualitas, pencegahan penyakit, hingga pengelolaan keuangan usaha.
Pendampingan Intensif dan Solusi Atas Kendala Lapangan
Dinas Peternakan menjamin keberlanjutan program melalui pendampingan rutin oleh penyuluh lapangan. Petugas akan secara berkala mengunjungi lokasi untuk memberikan bimbingan teknis, memantau kesehatan ternak, serta membantu menyelesaikan kendala yang muncul.
Dua tantangan utama yang diantisipasi adalah keterbatasan lahan kandang dan ancaman penyakit ternak. Untuk mengatasi keterbatasan lahan, pemerintah menyediakan kandang komunal yang dibangun bersama antar-kelompok. Sementara itu, pencegahan penyakit dilakukan melalui vaksinasi rutin, pengobatan gratis, dan edukasi masyarakat tentang biosekuriti kandang.
Dampak Ekonomi dan Harapan Baru Keluarga Penerima
Program ini telah menunjukkan hasil awal yang menggembirakan. Populasi kambing di kedua desa meningkat signifikan karena tingginya angka kelahiran. Pendapatan tambahan mulai terlihat dari penjualan anak kambing, susu, hingga pemanfaatan kotoran sebagai pupuk organik yang menghemat biaya pertanian.
Ibu Sumili, buruh tani dari Desa Lampeji, menyambut baik program ini. “Saya hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Saya berharap, dengan adanya bantuan kambing, kedepan saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan, dan ekonomi keluarga saya akan menjadi lebih baik” ungkapnya. Senada, Bapak Slamet dari Desa Suco mengatakan, “Saya ingin anak-anak bisa kuliah. Semoga berkat kambing ini, cita-cita itu tercapai.”
Harapan dan semangat para penerima manfaat program ternak kambing menjadi bukti bahwa inisiatif yang digagas Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Peternakan ini berhasil memberikan dampak positif signifikan bagi masyarakat miskin di Desa Lampeji dan Desa Suco, tidak hanya melalui peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga perbaikan kualitas hidup secara keseluruhan; dengan keberlanjutan dan perluasan program ini, angka kemiskinan di Kabupaten Jember diharapkan terus menurun sehingga masyarakat semakin sejahtera dan mandiri.



