Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jember Dukung Kunjungan Menteri UMKM RI untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Jember, 6 Juli 2025 – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember turut berpartisipasi dalam kunjungan kerja Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, di Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat peran UMKM dalam mendukung perekonomian daerah, sekaligus mendorong transformasi menuju pasar global.
Forum Bisnis HIPMI Jember 2025
Rangkaian kegiatan diawali dengan Forum Bisnis HIPMI Jember 2025 yang diselenggarakan di Aula Bank Jatim Kantor Cabang Jember. Forum ini mengusung tema “UMKM Bangkit, Jember Kuat: Pemanfaatan Teknologi AI & Pembiayaan Inklusif untuk Ekonomi Rakyat”. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M, bersama jajaran, hadir untuk mendukung inisiatif ini.
Dalam sambutannya, Sartini menyampaikan apresiasi atas peran aktif Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jember dalam memajukan UMKM lokal. “HIPMI sudah memberikan wadah yang mana teman-teman yang tergabung di HIPMI selalu diberikan tambahan pemahaman ilmu pengetahuan dan juga secara berkala ada pertemuan, rapat koordinasi, ini sangat luar biasa,” ujarnya. Ia juga berharap UMKM Jember dapat melampaui capaian UMKM di daerah lain, seperti Situbondo dan Sekarkijang, serta mampu naik kelas hingga menembus pasar ekspor.
Kunjungan ke UMKM dan Diskusi Strategis di Pendopo Wahyawibawagraha
Setelah forum, rombongan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melanjutkan agenda ke PT Mitratani Dua Tujuh, sebuah unit agribisnis lokal yang menjadi bagian penting dalam ekosistem UMKM holding di Jember. Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, dan Bupati Jember, Bapak Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Fokus kunjungan adalah meninjau aktivitas usaha perusahaan serta dampak ekonominya bagi masyarakat sekitar. PT Mitratani Dua Tujuh dinilai sebagai contoh keberhasilan UMKM dalam mendukung perekonomian lokal melalui inovasi dan kolaborasi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertemuan di Pendopo Wahyawibawagraha, tempat berlangsungnya diskusi lanjutan antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan. Pertemuan ini membahas strategi pengembangan UMKM, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan akses pembiayaan inklusif untuk memperkuat daya saing UMKM Jember di pasar global.
Komitmen untuk Transformasi UMKM
Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen dalam mendorong transformasi UMKM. Melalui kolaborasi dengan HIPMI, pelaku usaha, dan pemerintah pusat, Jember berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung UMKM untuk naik kelas, berdaya saing, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jember juga mengajak pelaku UMKM untuk terus memanfaatkan peluang pembinaan, teknologi, dan pembiayaan yang tersedia. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, UMKM Jember diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang kuat dan berorientasi global, sekaligus memperkuat identitas Jember sebagai daerah yang inovatif dan progresif.



