Jember Cetak Rekor Serapan Gabah Tertinggi di Jawa Timur, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Jember, 8 Juli 2025 – Kabupaten Jember kembali mencatatkan prestasi gemilang di sektor pertanian dengan meraih penghargaan dari Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur atas capaian serapan gabah dan beras tertinggi di Jawa Timur pada tahun 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Bupati Jember, Gus Fawait, dalam sebuah seremoni di Surabaya pada Sabtu, 28 Juni 2025. Prestasi ini semakin membanggakan karena Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi dengan serapan gabah tertinggi se-Indonesia, dengan Jember sebagai penyumbang terbesar.

Sinergi Kuat untuk Ketahanan Pangan

Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Komando Distrik Militer (Kodim) 0824, Perum Bulog, petani, mitra penggilingan, dan berbagai stakeholder terkait. Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, melainkan buah kerja keras seluruh pihak yang terlibat, mulai dari petani di sawah hingga pengelola gudang. “Ini bukti bahwa ketahanan pangan bukan hanya wacana, melainkan hasil dari kerja nyata dan kolaborasi solid,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Gus Fawait menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini: “Kami kedatangan pimpinan wilayah Bulog Jawa Timur, dan beliau menyampaikan bahwa Jember adalah kabupaten dengan serapan gabah tertinggi se-Jawa Timur, dan Jawa Timur menjadi provinsi dengan serapan tertinggi di seluruh Indonesia. Tentu ini membanggakan bagi kami,”. Ia juga mempersembahkan penghargaan ini kepada para petani dan jajaran TNI, khususnya Babinsa, yang telah berjibaku mendampingi program pertanian di lapangan. Penghargaan ini juga menjadi wujud keberhasilan sinergi dengan kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang memberikan perhatian besar pada sektor pertanian.

Dukungan Bulog dan Kebijakan Harga yang Berpihak pada Petani

Kepala Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A, mengapresiasi komitmen Pemkab Jember dalam mendukung stabilitas stok beras nasional melalui penyerapan gabah petani secara optimal. Ia menegaskan bahwa Bulog siap menyerap hasil panen petani dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah. “Petani tidak usah ragu untuk menanam padi, karena Bulog siap menyerap hasil panen mereka dengan harga yang layak,” ujarnya. Kebijakan ini menjadi langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan yang berkeadilan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Jember sebagai Lumbung Pangan Jawa Timur

Capaian ini memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. Melalui program-program strategis dan kemitraan yang kuat, Jember berhasil menjaga keseimbangan antara produksi dan distribusi pangan secara berkelanjutan. “Kami akan terus memperkuat program pertanian dan menjaga kemitraan strategis demi kedaulatan pangan,” tegas Gus Fawait.

Keberhasilan ini juga menjadi momentum bagi Pemkab Jember untuk terus bersinergi dengan TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat kecil. Dengan capaian ini, Jember tidak hanya menjadi teladan dalam pengelolaan ketahanan pangan di Jawa Timur, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap program nasional prioritas pemerintah.

Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi Jember untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian. Pemkab Jember berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian ini melalui penguatan program pendampingan petani, pemanfaatan teknologi pertanian, dan perluasan kemitraan dengan berbagai pihak.

Related Articles

Back to top button