Jember Kebaya Fesyen Tampilkan Keelokan yang Tak Lekang oleh Waktu

JEMBER, Kebaya telah menjadi busana khas wanita Indonesia yang tak lekang oleh waktu. Kebaya memiliki makna memikat, menarik hati, indah dan mempesona sebagai warisan budaya Nusantara.
Sebagai wujud kebanggaan terhadap Kebaya, Dekranasda Kabupaten Jember menggelar Kebaya Fesyen Show Nusantara 2022 yang diikuti oleh 300 orang wanita Jember, Jumat malam 23 Desember 2022.
Beragam jenis kebaya nan cantik diperagakan oleh ratusan peserta di atas catwalk.
Ketua Dekranasda Kabupaten Jember, Kasih Fajarini menyampaikan, peragaan busana kebaya ini diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Ibu, sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke 94 Kabupaten Jember yang akan diperingati pada 01 Januari 2023 mendatang
“Selain itu, Kebaya Fesyen Show Nusantara 2022 ini adalah apresiasi kepada para wanita Indonesia, terutama para ibu yang telah menjadi penggerak kemajuan Indonesia,” ujar Kasih Fajarini.
Menurut Kasih Fajarini, sosok ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa, dimana peran ibu sangat penting dalam mendidik dan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang bermoral, berjiwa nasionalisme tinggi terhadap tanah air Indonesia.
“Mari kita selalu mengasihi dan memuliakan ibu kita,” ajaknya.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan kemajuan Jember tidak terlepas dari peran ibu. Peran ibu dalam rumah tangga sangat penting dalam mengatur perekonomian internal setiap keluarga masyarakat Kabupaten Jember.
Bupati Hendy kemudian menetapkan Jember Kebaya Fesyen Nusantara menjadi even tahunan Kabupaten Jember.
“Dengan ini, saya tetapkan Kebaya Fesyen Nusantara sebagai even tahunan Kabupaten Jember, tentunya ini melengkapi Jember sebagai Kota Karnaval Dunia,” ujarnya.
Jember Kebaya Fesyen Show Nusantara 2022 juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin.
Arumi menyampaikan kebanggaanya kepada para wanita Kabupaten Jember.
Setelah dua tahun dilanda pandemi Covid-19, yang berdampak pada pelemahan ekonomi nasional, peranan wanita atau ibu sangat berpengaruh dalam pemulihan ekonomi.
“Terbukti Provinsi Jawa Timur masih menjadi kekuatan terbesar kedua nasional bagi Indonesia, karena siapa, karena ibu-ibunya,” ujar Arumi Bachsin.
Arumi menambahkan, seorang ibu sebagai manajer keuangan rumah tangga banyak membelanjakan produk lokal untuk kebutuhan keluarganya.
“Setiap kebutuhan keluarga, dimana ibu hanya membeli produk lokal, maka ibu menyelamatkan perekonomian Kabupaten Jember, perekonomian Jawa Timur,” pungkasnya. (ipf)











































