Siap Sambut Arus Mudik Lebaran, Dinkes PPKB Jember Siagakan 408 Nakes dan Pos Kesehatan 24 Jam

Jember, 19 Maret 2026 – Menyambut arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember memastikan kesiapan penuh layanan kesehatan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026. Sebanyak 408 tenaga kesehatan, 102 unit ambulans, serta puluhan fasilitas kesehatan telah disiagakan untuk mendukung pengamanan dan memberikan pelayanan medis bagi masyarakat serta pemudik.

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Alun-Alun Jember pada Kamis, 12 Maret 2026, menjadi momentum penting pengecekan kesiapan lintas sektor. Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) tersebut dihadiri Kapolres Jember Bobby A. Condroputra beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan instansi terkait. Sekitar 400 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat turut serta dalam apel tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Imam Firdausi, S.Kep., menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan 14 rumah sakit, 50 puskesmas, dan 38 klinik rawat inap. Seluruh fasilitas tersebut didukung 408 tenaga kesehatan serta 102 unit ambulans yang siap dikerahkan selama masa operasi. Koordinasi dengan Polres Jember juga terus diperkuat guna memastikan kelancaran layanan kesehatan di lapangan.

Pos Kesehatan di Titik Strategis Jalur Mudik dan Kawasan Wisata

Dinkes PPKB Jember tidak hanya menyiapkan fasilitas utama, tetapi juga mendirikan pos kesehatan di berbagai titik rawan dan strategis. Pos kesehatan di sepanjang jalur utama mudik, termasuk Posko Kesehatan Pondok Dalem, beroperasi 24 jam dengan sistem shift. Tim dari Puskesmas Tanggul melayani pada pagi hingga malam (07.00–19.00 WIB), sedangkan tim dari Puskesmas Bangsalsari bertugas pada malam hingga pagi (19.00–07.00 WIB). Setiap tim terdiri atas satu dokter, dua perawat, dan satu pengemudi ambulans yang siap melakukan evakuasi jika diperlukan.

Supervisi mendadak dilakukan tim Dinkes PPKB pada Sabtu, 14 Maret 2026, untuk memastikan kesiapan petugas, ketersediaan obat-obatan, administrasi, serta koordinasi lintas sektor di Posko Pondok Dalem dan titik-titik lainnya. Selain itu, pos pelayanan kesehatan di kawasan wisata seperti Watu Ulo juga telah diawasi pada Senin, 16 Maret 2026. Pos di Watu Ulo dikelola oleh Klinik Kasih Ibu Jenggawah, dengan tim supervisi dari Bidang Sekretariat Dinkes PPKB yang memantau alat komunikasi, obat-obatan, serta mekanisme pencatatan dan pelaporan.

Pos Kesehatan di Alun-Alun Jember turut disiagakan sebagai titik layanan strategis di pusat keramaian. Pada Kamis, 19 Maret 2026, pelayanan dibagi menjadi dua shift: pagi hingga malam oleh tim P3K Puskesmas Mangli, dan malam hingga pagi oleh tenaga kesehatan dari Klinik Mitra Keluarga Sejahtera. Pos ini berfungsi sebagai garda terdepan penanganan keluhan kesehatan ringan hingga kondisi darurat sebelum dirujuk ke fasilitas lanjutan.

Imbauan kepada Masyarakat dan Dukungan Tim Gerak Cepat

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Gini Wuryandari, M.Kes., mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan mudik. Masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, menggunakan masker jika merasa kurang sehat, serta membawa obat-obatan pribadi. Selain itu, disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, tetap menjadi kunci untuk mencegah penularan penyakit selama perjalanan.

Seluruh pos pelayanan kesehatan tersebut didukung Tim Gerak Cepat (TGC) untuk mengantisipasi kecelakaan, kondisi darurat, maupun potensi Kejadian Luar Biasa (KLB). Supervisi yang dilakukan secara berkala memastikan bahwa pelayanan di setiap pos berjalan sesuai prosedur dan petugas telah memahami tugas serta mekanisme pelaporan.

Sinergi Lintas Sektor untuk Mudik Aman dan Nyaman

Kesiapan Dinkes PPKB Kabupaten Jember ini menjadi bagian tak terpisahkan dari Operasi Ketupat Semeru 2026 yang melibatkan sinergi kuat antarinstansi. Dengan adanya pos kesehatan di jalur mudik, kawasan wisata, dan titik-titik strategis seperti Alun-Alun Jember, diharapkan seluruh pemudik dan masyarakat dapat menjalani arus mudik serta libur Lebaran dengan aman, sehat, dan nyaman.

Dinkes PPKB Kabupaten Jember terus berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan optimal hingga berakhirnya masa arus mudik Lebaran 2026, sehingga tradisi mudik yang menjadi bagian penting budaya masyarakat dapat berlangsung lancar tanpa kendala kesehatan yang berarti.

Related Articles

Back to top button