DKPP Jember Dorong Peternakan Unggul melalui Teknologi Embrio dan Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu

Jember, 22 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) terus menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor peternakan dengan mengadopsi teknologi reproduksi modern dan memperluas pelayanan kesehatan hewan hingga ke tingkat desa. Langkah strategis ini mencakup kolaborasi intensif dengan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang Bogor serta pelaksanaan rutin Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu (Yankeswandu), yang bertujuan menghasilkan ternak unggul berkualitas tinggi guna mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan peternak lokal.
Kolaborasi Strategis dengan BET Cipelang untuk Teknologi Embrio Ternak
Dalam kunjungan resmi ke BET Cipelang Bogor, DKPP Jember mendapat apresiasi tinggi atas komitmennya dalam memperluas penerapan Teknologi Embrio (TE). BET Cipelang menilai Jember sebagai daerah binaan unggulan di Jawa Timur dengan potensi besar menjadi pusat pengembangan embrio ternak di wilayah timur Indonesia. Langkah ini sejalan dengan agenda nasional percepatan penyediaan bibit ternak unggul.
Kepala BET Cipelang mengusulkan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan kerja sama jangka panjang yang terencana dan terukur. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan TE, transfer embrio, sinkronisasi birahi, penguatan mutu genetik ternak, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) peternakan melalui pelatihan teknis. Pelatihan petugas TE dapat didukung anggaran pusat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun anggaran daerah, dengan BET Cipelang meminta DKPP Jember segera mengajukan jumlah petugas yang dibutuhkan.
Melalui kolaborasi ini, BET Cipelang berharap Jember menjadi contoh sukses penerapan TE di Jawa Timur, sehingga mempercepat lahirnya ternak super unggul yang berkontribusi pada ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Yankeswandu di Kencong: Layanan Kesehatan dan Reproduksi Ternak Langsung ke Peternak
Di tingkat lapangan, DKPP Jember melalui Petugas Puskeswan Kencong menyelenggarakan Yankeswandu pada Jumat, 21 November 2025, di HR. Farm, Desa Kencong, Kecamatan Kencong. Kegiatan yang mendukung program BUNGA DESAKU ini memberikan layanan terpadu berupa pemberian vitamin, mineral, obat cacing, inseminasi buatan (IB), pemeriksaan kebuntingan, vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta edukasi biosekuriti dan pencegahan penyakit menular.
Hasil Yankeswandu menunjukkan dampak nyata: 53 ekor sapi dan 12 ekor domba berhasil divaksin PMK menggunakan vaksin Bioaftogen, 6 ekor sapi terdeteksi bunting, serta 8 ekor sapi lainnya mendapat layanan inseminasi buatan untuk meningkatkan populasi dan kualitas genetik ternak.
Sinergi Teknologi Modern dan Pelayanan Lapangan untuk Peternakan Berkelanjutan
Kunjungan resmi DKPP Jember ke Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang dan pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu (Yankeswandu) di lapangan merupakan dua langkah saling melengkapi dalam upaya memajukan sektor peternakan Kabupaten Jember. Melalui kunjungan ke BET Cipelang, DKPP Jember membangun fondasi kerja sama jangka panjang berbasis teknologi embrio modern yang akan mempercepat lahirnya bibit ternak unggul berkualitas tinggi serta meningkatkan kapasitas SDM peternakan di masa depan. Sementara itu, kegiatan Yankeswandu yang rutin digelar hingga ke tingkat desa menunjukkan komitmen nyata DKPP Jember dalam memberikan pelayanan langsung kepada peternak, mulai dari vaksinasi, inseminasi buatan, hingga pemeriksaan kesehatan ternak, guna menjaga produktivitas dan mencegah kerugian akibat penyakit. Kedua inisiatif ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mewujudkan peternakan yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan peternak lokal di wilayah Jember.



