Pemerintah Kabupaten Jember Intensifkan Operasi Pasar Murah di Awal Maret 2026 untuk Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jember, 7 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melanjutkan program operasi pasar murah secara intensif pada minggu pertama Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan memenuhi kebutuhan barang pokok dan barang penting (bapokting) masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah menjelang bulan Ramadhan. Antusiasme warga terlihat dari keramaian yang memadati lokasi operasi sejak pagi hari untuk mendapatkan bahan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.

Rangkaian Operasi Pasar Murah di Berbagai Pasar Tradisional

Pemerintah daerah menggelar operasi pasar murah di empat pasar utama selama empat hari berturut-turut di awal Maret 2026. Pelaksanaan dimulai pada Selasa, 3 Maret 2026 di Pasar Tanjung, dilanjutkan Rabu, 4 Maret 2026 di Pasar Mangli, Kamis, 5 Maret 2026 di Pasar Kreyongan, serta Jumat, 6 Maret 2026 di Pasar Tegal Besar. Penyebaran lokasi ini menunjukkan upaya pemerintah untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Jember secara lebih merata.

Komoditas Esensial dengan Harga Subsidi

Setiap operasi pasar menyediakan komoditas pangan esensial yang sama, yaitu beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan tepung terigu. Harga jual ditetapkan di bawah harga pasar berkat subsidi pemerintah daerah serta kerja sama dengan distributor dan pelaku usaha pangan. Daftar harga yang berlaku konsisten di seluruh lokasi meliputi:

  • Beras: Rp11.000 per kg
  • Gula pasir: Rp17.000 per kg
  • Minyak goreng: Rp31.500 per 2 liter
  • Telur ayam: Rp29.500 per kg

Harga terjangkau ini memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Strategi Stabilisasi Harga Ramadhan

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Bapokting, Lilik Makhfiyah S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa operasi pasar murah merupakan bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kegiatan ini ditingkatkan khusus bulan Ramadhan, saat kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat tajam. Tujuan utama adalah menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan barang pokok tetap aman dan terjangkau.

Pemantauan pemerintah menunjukkan kenaikan harga beberapa komoditas pangan dalam beberapa pekan terakhir, yang dipengaruhi faktor distribusi, kondisi cuaca, dan fluktuasi pasokan. Intervensi melalui operasi pasar murah diharapkan dapat menstabilkan harga di tingkat pedagang dan menekan gejolak inflasi daerah.

Komitmen Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan bahwa operasi pasar murah akan terus dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke berbagai titik strategis lainnya di wilayah kabupaten. Langkah ini tidak hanya bertujuan menekan gejolak harga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika perekonomian saat ini.

Dengan pelaksanaan yang konsisten, program operasi pasar murah diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Jember melalui ketersediaan barang pokok yang cukup dan harga yang stabil, terutama pada periode menjelang dan selama bulan Ramadhan 2026.

Related Articles

Back to top button