Pemerintah Kabupaten Jember Gencar Laksanakan Program PMT di Berbagai Kecamatan untuk Cegah Stunting sejak Dini

Jember, 23 November 2025 – Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil berisiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita rawan stunting terus digencarkan oleh pemerintah kecamatan di Kabupaten Jember. Pada November 2025, kegiatan PMT berlangsung secara serentak dan berkelanjutan di Kecamatan Ajung, Sumbersari, dan Panti, melibatkan puskesmas, kader posyandu, PKK, serta perangkat desa/kelurahan. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik sejak hulu.

Kecamatan Ajung: Intervensi Terstruktur di Seluruh Desa

Di Kecamatan Ajung, program PMT bagi ibu hamil KEK telah dilaksanakan sejak Oktober-November 2025. Kegiatan berlangsung serentak di semua desa, dengan Puskesmas Ajung dan kader posyandu sebagai pelaksana utama.

Di Desa Klompangan (14 November 2025), enam ibu hamil KEK menerima paket makanan lengkap berbahan dasar lokal yang disesuaikan kebutuhan gizi. Kegiatan dipimpin kader Hotim dan didampingi Bidan Irma yang memberikan pemeriksaan lingkar lengan atas (LILA), pemantauan berat badan, serta edukasi konsumsi makanan tambahan.

Sementara di Desa Mangaran, sejak Oktober 2025, 16 kepala keluarga (termasuk ibu hamil KEK dan balita stunting) menerima pengiriman makanan tambahan setiap pukul 08.00 pagi selama 70 hari. Menu bergantian tiga hari makanan pokok (nasi, lauk hewani-nabati, sayur, buah) dan satu hari kudapan bergizi (bubur kacang hijau, puding protein, roti isi, olahan ubi/pisang). Petugas pengantar Ika Rodatul Jannah sekaligus memberikan edukasi pola makan seimbang. Pemantauan rutin dilakukan melalui posyandu untuk mengevaluasi peningkatan status gizi.

Kecamatan Sumbersari: Penyaluran Massal dengan Dukungan Tiga Pilar

Pada 20 November 2025, Kecamatan Sumbersari menggelar penyaluran PMT di Pendopo Kelurahan Sumbersari. Sebanyak 100 paket makanan tambahan bergizi tinggi dan susu formula dibagikan kepada sekitar 50 ibu hamil serta balita rawan stunting.

Kegiatan dibuka Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP, MM, didampingi Lurah Bhatara Pragusta, ST, Kasi PMKS, bidan kecamatan, serta unsur Tiga Pilar (TNI-Polri-pemerintah kelurahan). Camat Deni menegaskan program ini sejalan arahan Bupati Jember Muhammad Fawait, SE, M.Sc., untuk menurunkan stunting, didukung program pendukung seperti Universal Health Coverage (UHC), beasiswa, dan insentif guru ngaji. Acara dilengkapi pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan kebersihan lingkungan.

Kecamatan Panti: Fokus Pendampingan PKK dan Posyandu

Kecamatan Panti melaksanakan PMT di Desa Serut (20 November 2025) dan Desa Panti (18 November 2025). Kegiatan dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Panti bersama kader posyandu dan bidan desa.

Paket yang dibagikan terutama susu bergizi (3-4 kotak per sasaran sesuai kondisi), ditambah biskuit khusus balita dan makanan bernutrisi tinggi lainnya. Sasaran utama adalah balita stunting serta ibu hamil berisiko KEK. Selain penyaluran, dilakukan penyuluhan pola makan sehat, pentingnya kontrol rutin posyandu, dan rencana pemantauan berat badan pasca-konsumsi oleh KPM serta Petugas RDS.

Komitmen Bersama untuk Generasi Emas

Program PMT di ketiga kecamatan menunjukkan kolaborasi erat antara pemerintah kecamatan, puskesmas, PKK, kader posyandu, dan masyarakat. Pendekatan tidak hanya berupa pembagian makanan, tetapi juga edukasi, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan peningkatan status gizi.

Dengan intervensi yang terarah dan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis angka ibu hamil KEK dan stunting dapat terus ditekan. Langkah ini menjadi fondasi kuat menuju generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

Related Articles

Back to top button