Meriahnya Program Osma Pemkab Jember: Dari Senam Sehat, Cek Medis Gratis, hingga Literasi Keuangan

JEMBER, 21 April 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat dan aparatur pemerintahan yang sehat serta produktif melalui program Olahraga Masyarakat atau Olahraga Sore Bersama (Osma). Digelar secara berkelanjutan pada April 2026 di Jember Sport Garden (JSG), kegiatan ini sukses memadukan aktivitas fisik, deteksi dini kesehatan, hingga peningkatan literasi keuangan yang diikuti dengan antusiasme tinggi oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyarakat umum.
Kegiatan Osma ini dirancang sebagai ruang publik yang multifungsi. Tidak hanya menjadi ajang kebugaran jasmani, program ini telah berkembang menjadi ekosistem gaya hidup sehat yang memfasilitasi kebutuhan fisik, mental, dan kebersamaan warga Kabupaten Jember.
Perkuat Sinergi dan Kekompakan Aparatur Daerah
Rangkaian antusiasme Osma telah terlihat sejak Jumat (17/4/2026), ketika kawasan JSG dipenuhi oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi, termasuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember. Mengenakan pakaian olahraga bernuansa merah muda, para pegawai tampak kompak mengikuti senam bersama, jalan santai, hingga lari mengelilingi stadion. Meskipun tanpa kehadiran Bupati Jember, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta.
Kegiatan ini dinilai menjadi sarana strategis untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antarpegawai di luar rutinitas formal kantor. Feny Lay Wijaya, karyawan Disnaker Jember, menuturkan bahwa Osma tidak hanya sekadar ajang menjaga kebugaran, tetapi juga wadah untuk mempererat kebersamaan guna menciptakan suasana kerja yang harmonis. Pendapat senada juga diungkapkan oleh Intan, pegawai Bapenda Jember, yang merasakan langsung dampak positif kegiatan ini terhadap peningkatan semangat kerja dan kolaborasi antar-instansi ke depannya.
Integrasi Layanan Kesehatan Gratis sebagai Langkah Deteksi Dini
Daya tarik utama lain dari pelaksanaan Osma adalah integrasi layanan kesehatan gratis sebagai bentuk upaya promotif dan preventif. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember turut memberikan dukungan penuh dengan mengerahkan tenaga medis dari Puskesmas Silo I, Puskesmas Silo II, Puskesmas Mayang, hingga Puskesmas Mumbulsari.
Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), peserta dapat mengakses skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pengelola Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Triyaningsih, S.KM., M.Kes., menekankan bahwa kehadiran layanan ini merupakan langkah krusial untuk deteksi dini penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, dan dislipidemia, yang sekaligus dapat membantu menurunkan tingkat stres.
Manfaat ini dirasakan langsung oleh partisipan dari kalangan masyarakat. Salah satu peserta, Sarah, mengaku sangat terbantu dengan adanya inisiatif ini. “Saya sangat senang bisa ikut senam bersama di sini, suasananya ramai dan menyenangkan. Apalagi ada cek kesehatan gratis seperti ini sangat membantu, karena saya sendiri punya riwayat gula darah, jadi bisa sekalian kontrol tanpa harus ke fasilitas kesehatan,” ungkapnya.
Antusiasme Peserta Tak Surut oleh Cuaca
Tingginya kesadaran akan pentingnya kesehatan membuat antusiasme peserta Osma tetap terjaga di berbagai kondisi cuaca. Pada Senin (20/4/2026), di bawah cuaca yang cerah, masyarakat tidak hanya mengikuti senam yang dipandu instruktur profesional, tetapi juga memanfaatkan lapangan yang tersedia untuk bermain bola voli dengan penuh sportivitas.
Menariknya, semangat tersebut tidak luntur ketika hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur jalannya Osma pada keesokan harinya, Selasa (21/4/2026). Para peserta tetap bertahan dan saling menyemangati untuk menyelesaikan rangkaian senam hingga usai. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember, Bobby Arie Sandy, memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi tersebut. Ia menegaskan bahwa semangat pantang menyerah ini merupakan indikator nyata dari meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan fisiknya.
Literasi Keuangan Melengkapi Nilai Tambah Kegiatan
Selain fokus pada kesehatan, panitia penyelenggara juga memberikan nilai tambah bagi peserta dengan menggandeng Bank Jatim. Di sela-sela kegiatan, Bank Jatim menghadirkan sosialisasi serta layanan Mobile Banking. Kehadiran layanan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, sehingga warga Kabupaten Jember dapat lebih mudah mengakses transaksi keuangan di era modern saat ini.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Osma di Jember Sport Garden telah membuktikan bahwa sinergi lintas sektor—mulai dari olahraga, layanan kesehatan, hingga perbankan—mampu menciptakan dampak positif. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jember berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas demi mewujudkan masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga produktif dan berdaya saing.



