Kunjungan Bersama Kemenko Pangan dan Diskopumdag Jember, Pastikan Stabilitas Harga Pasar Tradisional hingga Kesiapan Koperasi Merah Putih

JEMBER, 12 Agustus 2026 – Guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) bersinergi dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia menggelar rangkaian peninjauan lapangan pada Rabu (12/8/2026).

Agenda peninjauan terpadu tersebut meliputi pemantauan harga dan pasokan komoditas di sejumlah pasar tradisional, peninjauan pelaksanaan operasi pasar murah, hingga monitoring kesiapan sarana prasarana Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan.

Pantau Langsung Harga dan Pasokan Komoditas di Pasar Rakyat

Pemantauan komoditas pangan difokuskan di dua titik pasar tradisional, yakni Pasar Tanjung dan Pasar Mangli. Peninjauan ini dihadiri langsung oleh Asisten Deputi Stabilisasi Harga Pangan Kemenko Pangan, Drs. Mohamad Siradj Parwito, M.A., bersama Kepala Diskopumdag Jember, Dra. Sartini, M.M., serta jajaran terkait.

Dalam kegiatan tersebut, tim Kemenko Pangan didampingi Kepala Bidang Perdagangan dan Pengendalian Bapokting Diskopumdag, Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd., beserta staf pasar mengecek langsung pergerakan harga dan ketersediaan berbagai komoditas utama. Komoditas yang menjadi sasaran pantauan meliputi beras SPHP, beras premium, Minyakita, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, cabai, bawang merah, hingga bawang putih.

Kepala Bidang Perdagangan dan Pengendalian Bapokting Diskopumdag Jember, Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peninjauan faktual ini penting untuk memperoleh data riil di tingkat pedagang. “Pemantauan ini penting untuk melihat langsung kondisi harga dan pasokan komoditas pangan di pasar,” ujar Lilik.

Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

Bersamaan dengan agenda pemantauan di Pasar Mangli, Diskopumdag Jember juga menggelar kegiatan operasi pasar rutin. Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi hari untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih miring dibandingkan harga pasaran normal. Komoditas beras dan minyak goreng menjadi kebutuhan yang paling diminati oleh masyarakat.

Kepala Diskopumdag Jember, Dra. Sartini, M.M., menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar secara berkala di pasar-pasar rakyat se-Kabupaten Jember merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat. “Operasi pasar ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau,” tutur Sartini.

Tinjau Kesiapan Sarana Koperasi Merah Putih Kelurahan Sempusari

Selain pasar tradisional, rombongan Kemenko Pangan dan Diskopumdag Jember melanjutkan peninjauan ke gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Monitoring ini turut diikuti oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Kelembagaan Koperasi Diskopumdag Jember beserta pengurus koperasi setempat.

Berdasarkan hasil peninjauan, bangunan fisik gerai telah rampung dan dilengkapi fasilitas penunjang usaha seperti rak dan etalase barang dagangan. Untuk menunjang mobilitas distribusi, koperasi tersebut juga telah memiliki kendaraan operasional berupa truk.

Dra. Sartini, M.M., menjelaskan bahwa setelah kesiapan sarana fisik terpenuhi, langkah lanjutan yang harus disiapkan adalah pengadaan komoditas dagang serta kesiapan operasional usaha agar koperasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. “Secara sarana dan prasarana sudah tersedia, mulai dari gerai, rak, etalase hingga kendaraan. Selanjutnya yang perlu dipersiapkan adalah barang yang akan dijual dan kesiapan operasional koperasi,” jelas Sartini.

Ia menambahkan, evaluasi lapangan ini akan terus ditindaklanjuti secara berkesinambungan. “Monitoring ini penting untuk melihat kesiapan di lapangan. Kami akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan agar koperasi dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Rangkaian peninjauan ini mempertegas penguatan koordinasi berjenjang antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Jember. Data dan temuan lapangan yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi bersama dalam merumuskan langkah intervensi stabilitas pasokan dan harga pangan secara tepat sasaran.

Related Articles

Back to top button