Kejurprov Drumband Jawa Timur 2025 Berakhir Meriah di Jember: Tensi Tinggi dan Lahirnya Prestasi

Jember, 14 November 2025 – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Timur Tahun 2025 resmi berakhir pada Jumat (14/11) malam di GOR PKPSO Kaliwates, Kabupaten Jember. Hari kedua kompetisi yang penuh adrenalin menjadi puncak acara sekaligus penutupan resmi, ditandai dengan tensi pertandingan yang meledak dan penyerahan penghargaan kepada para juara.

Hari Kedua: Tensi Kompetisi Memuncak, Ribuan Penonton Terpukau

Sejak pagi hingga malam, GOR PKPSO dipenuhi sorak sorai penonton, dentuman ritmis instrumen, serta langkah baris berbaris yang seragam. Kategori Lomba Baris Berbaris (LBB) menjadi highlight hari terakhir dengan divisi SD Non-Brass, SD Brass, SMP Brass, dan Umum Brass yang mempertontonkan ketepatan formasi, kekompakan, serta ketegasan komando.

Setiap tim tampil habis-habisan, memperlihatkan hasil latihan berbulan-bulan dengan gaya khas masing-masing. Suasana semakin panas saat tim-tim unggulan saling kejar poin, menciptakan drama kompetitif yang membuat penonton tak berkedip.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., yang hadir sepanjang hari kedua, menyampaikan rasa bangganya.

“Saya bangga menyaksikan gelora semangat para peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur. Mereka bukan hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga sportivitas dan dedikasi yang luar biasa. Inilah spirit pemuda yang harus terus kita jaga dan fasilitasi,” ujar Kadispora Edy.

Beliau menegaskan bahwa Kejurprov 2025 menjadi bukti nyata komitmen Jember dalam memajukan cabang drum band serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan tangguh.

Puncak Penganugerahan dan Penutupan Resmi

Malam puncak ditutup dengan upacara penyerahan piala, medali, dan piagam penghargaan kepada para juara di 12 kategori lomba. Sorak kemenangan dan pelukan antarpeserta menunjukkan bahwa meski kompetisi ketat, semangat persaudaraan tetap terjaga.

Acara penutupan juga diwarnai penampilan spesial dari tim-tim terbaik serta ucapan terima kasih dari Pengprov PDBI Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas dukungan penuh selama dua hari penyelenggaraan.

DLH Jember Langsung Gerak Cepat, GOR PKPSO Kembali Bersih dalam Hitungan Jam

Tak lama setelah peserta dan penonton meninggalkan venue, puluhan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember bersama armada truk pengangkut sampah langsung turun membersihkan seluruh area GOR PKPSO Kaliwates. Pembersihan dilakukan secara masif pada 13–14 November malam hingga 14 November malam, mencakup tribun, halaman, jalur keluar masuk, dan area parkir.

Kepala DLH Jember menyatakan bahwa respons cepat ini merupakan wujud tanggung jawab sebagai tuan rumah tingkat provinsi.

“Sebagai tuan rumah, kita harus memberikan kesan terbaik. Kebersihan adalah wajah daerah. Setelah Kejurprov berakhir, tim langsung turun memastikan seluruh area kembali bersih,” tegasnya.

Sampah berupa gelas plastik, kemasan makanan, dan atribut kegiatan berhasil dikumpulkan dalam jumlah besar dan langsung diangkut ke TPA. Hingga Jumat malam, GOR PKPSO telah kembali bersih, rapi, dan siap digunakan untuk kegiatan masyarakat berikutnya.

Warisan Prestasi dan Citra Positif Jember

Kejurprov Drumband Jatim 2025 yang melibatkan 2.500–3.000 atlet dari 38 kabupaten/kota ini tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga memperkuat posisi Jember sebagai kabupaten yang mampu menyelenggarakan event olahraga berskala provinsi dengan sukses, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pasca-acara.

Dukungan lintas instansi, semangat peserta, serta kesigapan DLH dalam menjaga kebersihan menjadi catatan manis yang akan dikenang seluruh kontingen. Kejurprov 2025 resmi ditutup dengan harapan bibit-bibit unggul yang lahir hari ini akan terus mengharumkan nama Jawa Timur, khususnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Related Articles

Back to top button